Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MITOS DALAM CERITA RAKYAT MUNA (SUATU KAJIAN SASTRA)

Jurnal Pendidikan Bahasa · Vol. 8 No. 1 (2019) · pp. 60–70

DOI
10.33772/jpb.v8i1.8080
ISSN
2502-4183, 2252-9896
Published
2019-02-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Tesis berjudul “Mitos dalam Cerita Rakyat Muna” dilatar belakangi bahwa cerita rakyat merupakan bagian dari sastra lisan yang mengandung berbagai gagasan dan penuh nilai (makna) yang bermanfaat bagi pembacanya maupun pendengarnya. Cerita rakyat pada masa kini banyak menjadi bahan pelajaran di sekolah, namun cerita rakyat yang diajarkan banyak yang berasal dari provinsi lain, padahal di Sulawesi Tenggara terkhusus Kabupaten Muna terdapat beberapa cerita rakyat berbalut mitos yang dapat dikembangkan sebagai bahan pelajaran. Dengan demikian maka menarik untuk dilakukan penelitian dengan rumusan masalah adalah “bagaimana makna mitos dalam cerita rakyat Muna dengan menggunakan semiotik Roland Barthes?”. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan makna mitos yang ada dalam cerita rakyat Muna berdasarkan analisis semiotik Roland Barthes dan mendeskripsikan relevansi mitos dalam cerita rakyat Muna terhadap pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yaitu informan di Kabupaten Muna yang berjumlah 3 orang yang bernama La Nasi, Wa Kia, dan Wadudu. Data berupa yakni lima cerita rakyat yakni cerita rakyat (1) La Toasari, (2) KentaWandiudiu, (3) TendiBheBaizulzaman, (4) Wa DeKokanda, dan (5) MieNokodosaneWewi. Cerita kemudian dianalisis dengan menggunakan semiotik Roland Barthes yang menghasilkan makna mitos dalam beberapa kode. Kode hermeneutik di antaranya adalah mengenai makna “bidadari” tentang keindahan. Kode simbolik di antaranya adalah “bambu” yang bermakna keluarga besar. Kode kultural di antaranya adalah “karia” sebagai sarana untuk pendidikan anak. Kode proaretik di antaranya adalah aib “hamil di luar nikah” yang menyebabkan seorang ayah membuang anaknya. Kata Kunci: Mitos; Cerita Rakyat; Muna; Semiotik Roland Barthes

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irianto IbrahimAffiliation unknown4
La AsoUniversitas Halu Oleo3
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo3
Amirudin RahimAffiliation unknown3
Syahrun SyahrunUniversitas Sulawesi Tenggara2
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo2
Hasdairta LaniampeAffiliation unknown2
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Amirudin AmirudinUniversitas Halu Oleo1
La Ode AdiliUniversitas Halu Oleo1
Erny HarijatyUniversitas Halu Oleo1
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo1
Maulid TaemboUniversitas Halu Oleo1
Zahrani ZahraniUniversitas Halu Oleo1
Ansor PutraUniversitas Halu Oleo1
La AtaAffiliation unknown1
Bainudin BainudinAffiliation unknown1
Wa Ode Hikma Dani SyamsuddinAffiliation unknown1
Syaifuddin SyaifuddinAffiliation unknown1
Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
Bayana BayanaAffiliation unknown1
Akhmad MarhadiUniversitas Halu Oleo1
Nurzalma Alfianti SaidAffiliation unknown1
La Ode Ali BasriAffiliation unknown1
Sunartin SunartinAffiliation unknown1
Nurdin NurdinAffiliation unknown1
Wa SifatuAffiliation unknown1
Taufiq SaidAffiliation unknown1
Sri WahyuniAffiliation unknown1
Lisa LisaUniversitas Halu Oleo1
Ibnul SaudAffiliation unknown1
Jofi IrfanAffiliation unknown1
Sunaryo SunaryoAffiliation unknown1
Onji MarnaziraAffiliation unknown1
La Yani KonisiAffiliation unknown1
Wahyu AmalAffiliation unknown1
Mardiman MardimanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MITOS DALAM CERITA RAKYAT MUNA (SUATU KAJIAN SASTRA)</dc:title>
	<dc:creator>Dalma, Taslim</dc:creator>
	<dc:creator>Niampe, La</dc:creator>
	<dc:creator>Sahidin, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Tesis berjudul “Mitos dalam Cerita Rakyat Muna” dilatar belakangi bahwa cerita rakyat merupakan bagian dari sastra lisan yang mengandung berbagai gagasan dan penuh nilai (makna) yang bermanfaat bagi pembacanya maupun pendengarnya. Cerita rakyat pada masa kini banyak menjadi bahan pelajaran di sekolah, namun cerita rakyat yang diajarkan banyak yang berasal dari provinsi lain, padahal di Sulawesi Tenggara terkhusus Kabupaten Muna terdapat beberapa cerita rakyat berbalut mitos yang dapat dikembangkan sebagai bahan pelajaran. Dengan demikian maka menarik untuk dilakukan penelitian dengan rumusan masalah adalah “bagaimana makna mitos dalam cerita rakyat Muna dengan menggunakan semiotik Roland Barthes?”. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan makna mitos yang ada dalam cerita rakyat Muna berdasarkan analisis semiotik Roland Barthes dan mendeskripsikan relevansi mitos dalam cerita rakyat Muna terhadap pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data  yaitu informan di Kabupaten Muna yang berjumlah 3 orang yang bernama La Nasi, Wa Kia, dan Wadudu. Data berupa yakni lima cerita rakyat yakni cerita rakyat (1) La Toasari, (2) KentaWandiudiu, (3) TendiBheBaizulzaman, (4) Wa DeKokanda, dan (5) MieNokodosaneWewi. Cerita kemudian dianalisis dengan menggunakan semiotik Roland Barthes yang menghasilkan makna mitos dalam beberapa kode. Kode hermeneutik di antaranya adalah mengenai makna “bidadari” tentang keindahan. Kode simbolik di antaranya adalah “bambu” yang bermakna keluarga besar. Kode kultural di antaranya adalah “karia” sebagai sarana untuk pendidikan anak. Kode proaretik di antaranya adalah aib “hamil di luar nikah” yang menyebabkan seorang ayah membuang anaknya. Kata Kunci: Mitos; Cerita Rakyat; Muna; Semiotik Roland Barthes</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-02-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/8080</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpb.v8i1.8080</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pendidikan Bahasa; Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa; 60 - 70</dc:source>
	<dc:source>2502-4183</dc:source>
	<dc:source>2252-9896</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpb.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/8080/5892</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Pendidikan Bahasa (JPB)</dc:rights>
</oai_dc:dc>