Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Dampak Kerentanan Ekosistem Akibat Pertambangan Batu Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara)

Gemeinschaft · Vol. 5 No. 1 (2023) · pp. 23–27

DOI
10.52423/gjmpp.v5i1.29473
ISSN
2714-8904
Published
2023-04-01
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk bentuk kerentanan ekosistem yang ada di Desa Tetelupai Dan Bagaimana dampak kerentanan ekosistem akibat pertambangan batu terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan 1). Kerentanan Ekosistem Akibat Pertambangan Batu baik itu berupa Kerusakan Tanah, Pencemaran Udara dan Kerusakan Jaringan Jalan benar terjadi di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo. 2). Dampak Sosial Ekonomi. Adapun dampak social ekonomi mulai dari segi Pendapatan, Kesehatan, Gangguan Kebisingan Kenyamanan Dan Keamanan Berkendara mendapat respon yang buruk dari masyarakat setempat. Hal ini sesuai dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa keberadaan tambang batu di Desa Tetelupai telah mengusik ketenangan masyarakat yang ada di Desa Tetelupai. Adapun secara praktis penelitian ini dapat berguna sebagai acuan pihak tambang di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo ataupun tambang di daerah lain. Selanjutnya adapun bagi masyarakat, penelitian atau temuan penelitian ini dapat menjadi sumber pengetahuan lebih bagi para orang-orang yang berkepentingan di dunia tambang khususnya para petinggi-petinggi tambang yang ada di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara

Collaboration network of the authors

40 authors · 231 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo7
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo7
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo6
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo6
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo6
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo5
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo5
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo5
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo5
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo4
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo4
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo4
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo3
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown3
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo3
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo2
I Ketut SuardikaUniversitas Halu Oleo2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown2
Rety Reka MerlinsAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
Hisna TomsioAffiliation unknown2
Dandy HardiyantoAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo1
Samsul SamsulUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Rizal ArsyadUniversitas Halu Oleo1
La Ode MontasirAffiliation unknown1
La Ode Sidu MarafadAffiliation unknown1
Watiyani WatiyaniUniversitas Halu Oleo1
Nurul Rezky FitrianaAffiliation unknown1
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
La TarifuUniversitas Halu Oleo1
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo1
Faturachman Alputra SudirmanUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dampak Kerentanan Ekosistem Akibat Pertambangan  Batu Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara)</dc:title>
	<dc:creator>Hardiyanti, Hardiyanti</dc:creator>
	<dc:creator>Moita, Sulsalman</dc:creator>
	<dc:creator>Sarpin, Sarpin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk bentuk kerentanan ekosistem yang ada di Desa Tetelupai Dan Bagaimana dampak kerentanan ekosistem akibat pertambangan batu terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Tetelupai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan 1). Kerentanan Ekosistem Akibat Pertambangan Batu baik itu berupa  Kerusakan Tanah, Pencemaran Udara dan Kerusakan Jaringan Jalan benar terjadi di Desa Tetelupai      Kecamatan Lasolo. 2). Dampak Sosial Ekonomi. Adapun dampak social ekonomi mulai dari segi Pendapatan, Kesehatan, Gangguan Kebisingan Kenyamanan Dan Keamanan Berkendara mendapat respon yang buruk dari masyarakat setempat. Hal ini sesuai dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa keberadaan tambang batu di Desa Tetelupai telah mengusik ketenangan masyarakat yang ada di Desa Tetelupai. Adapun secara praktis penelitian ini dapat berguna sebagai acuan pihak  tambang di Desa Tetelupai   Kecamatan Lasolo ataupun tambang di daerah lain. Selanjutnya adapun bagi masyarakat, penelitian atau temuan penelitian ini dapat menjadi sumber pengetahuan lebih bagi para orang-orang yang berkepentingan di dunia tambang khususnya para petinggi-petinggi tambang yang ada di Desa Tetelupai      Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/29473</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v5i1.29473</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 5, No 1 (2023): Edisi April; 23-27</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/29473/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>