Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor Faktor Yang Menyebabkan Kemiskinan Pada Masyarakat Petani Palawija (Studi di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat)

Gemeinschaft · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 176–182

DOI
10.52423/gjmpp.v4i2.21179
ISSN
2714-8904
Published
2022-10-12
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani palawija dan untuk mengetahui dampak kemiskinan pada masyarakat petani palawija di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data yang diperlukan akan disajikan dalam bentuk penjelasan, uraian, dan gambaran tentang faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Adapun yang menjadi sumber informan dalam penelitian ini yakni 8 orang masyarakat yang bekerja sebagai petani palawija dan 1 orang kepala desa Sidamangura. Dengan demikian jumlah informan secara keseluruhan yakni sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani palawija di Desa Sidamangura disebabkan oleh dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang asalnya dari dalam diri seseorang atau masyarakat, seperti a) Modal kerja tidak ada, b)Tidak memiliki Keahlian dan keterampilan, dan c) Sikap terhadap perubahan. Faktor eksternal adalah faktor yang asalnya dari luar diri individu atau masyarakat, seperti a) Terbatasnya layanan sosial, b) Akses sarana produksi terbatas, dan c) Akses pasar hasil pertanian. Kemiskinan yang dialami oleh petani palawija Di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi kabupaten Muna barat memiliki dampak terhadap kehidupan keluarga para petani palawija yang terbagi menjadi dua Aspek, yakni aspek pendidikan dan aspek ekonomi. Akibat dari tingkat kemiskinan yang tinggi akan mempengaruhi aspek pendidikan, Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Dampak terhadap aspek ekonomi, kemiskinan merupakan kesenjangan antara lemahnya daya pembelian dan keinginan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Collaboration network of the authors

40 authors · 188 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Islam Negeri Mataram
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo8
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo8
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo6
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo5
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo4
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo4
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo4
Herlin RosdianaAffiliation unknown4
Damsid DamsidAffiliation unknown3
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown3
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown2
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo2
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo1
Bahtiar BahtiarUniversitas Islam Negeri Mataram1
Dewi KrisnawatiUniversitas Halu Oleo1
Yulia ChandraUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Aqil RusliUniversitas Halu Oleo1
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Sunarni SunarniUniversitas Halu Oleo1
SITI RAHIMAUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo1
Hasrianti Amiludin AmiludinUniversitas Halu Oleo1
Desti DestiAffiliation unknown1
Henni AmaliahUniversitas Halu Oleo1
Aris RahmatAffiliation unknown1
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown1
Ervilan AdilanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor Faktor Yang Menyebabkan Kemiskinan Pada Masyarakat Petani Palawija (Studi di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat)</dc:title>
	<dc:creator>Almuharam, Almuharam</dc:creator>
	<dc:creator>Supiyah, Ratna</dc:creator>
	<dc:creator>Hos, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani palawija dan untuk mengetahui dampak kemiskinan pada masyarakat petani palawija di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data yang diperlukan akan disajikan dalam bentuk penjelasan, uraian, dan gambaran tentang faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat. Adapun yang menjadi sumber informan dalam penelitian ini yakni 8 orang masyarakat yang bekerja sebagai petani palawija dan 1 orang kepala desa Sidamangura. Dengan demikian jumlah informan secara keseluruhan yakni sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kemiskinan pada masyarakat petani palawija di Desa Sidamangura disebabkan oleh dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang asalnya dari dalam diri seseorang atau masyarakat, seperti a) Modal kerja tidak ada, b)Tidak memiliki Keahlian dan keterampilan, dan c) Sikap terhadap perubahan. Faktor eksternal adalah faktor yang asalnya dari luar diri individu atau masyarakat, seperti a) Terbatasnya layanan sosial, b) Akses sarana produksi terbatas, dan c) Akses pasar hasil pertanian.  Kemiskinan yang dialami oleh petani palawija Di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi kabupaten Muna barat memiliki dampak terhadap kehidupan keluarga para petani palawija yang terbagi menjadi dua Aspek, yakni aspek pendidikan dan aspek ekonomi. Akibat dari tingkat kemiskinan yang tinggi akan mempengaruhi aspek pendidikan, Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Dampak terhadap aspek ekonomi,  kemiskinan  merupakan  kesenjangan   antara   lemahnya   daya   pembelian  dan keinginan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/21179</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v4i2.21179</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 4, No 2 (2022): Edisi Oktober; 176-182</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/21179/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>