Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI (Studi di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat)

Gemeinschaft · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 116–121

DOI
10.52423/gjmpp.v3i1.20322
ISSN
2714-8904
Published
2021-04-26
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan pada masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa. Adapaun tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggambarkan suatu masalah kemiskinan masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat.Dalam pelaksanaan penelitan ini menggunakan dasar penelitian studi kasus (case study). Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan (purposive sampling) yang dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu yang dimaksud dalam penelitian ini adalah orang yang dianggap paling tahu sehingga akan memudahkan peneliti menjelajahi obyek atau situasi sosial yang diteliti, sehingga dipilih sebanyak 14 orang masyarakat petani di kelurahan Lapadaku yang dianggap mampu memberikan data akurat tentang apa yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1. Kepemilikan lahan/tanah olahan dan luas lahan olahan yang rendah menunjukkan bahwa peningkatan lahan pertanian untuk masyarakat petani masih sangat kecil dalam menggarap lahan pertanian sehingga menghasil pendapatan yang rendah dalam lingkungan keluarganya. 2. Alat yang digunakan dalam pengolahan lahan menunjukkan bahwa masyarakat setempat masih menggunakan alat-alat tradisional dalam menggarap lahan pertanian tanpa disentuh dengan alat-alat yang modern. 3. Tingkat pendidikan sebagai penyebab yang paling utama terjadinya kemiskinan pada masyarakat pedesaaan. 4. Jumlah tanggungan dalam keluarga sebagai faktor utama dalam meningkatkan kemiskinan pada masyarakat petani. 5. Kesehatan merupakan salah satu penyebab kemiskinan pada masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku.

Collaboration network of the authors

40 authors · 159 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo7
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo4
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo3
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo3
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo3
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown3
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo3
Megawati A. TawuloAffiliation unknown3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo2
Wolter MongsidiAffiliation unknown2
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Amin TundaUniversitas Halu Oleo2
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo2
Samsul SamsulUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Rizal ArsyadUniversitas Halu Oleo1
La Ode MontasirAffiliation unknown1
Harnianti HarniantiAffiliation unknown1
Yoenita JayadisastraUniversitas Halu Oleo1
Harita HaritaAffiliation unknown1
Akfan AkfanUniversitas Halu Oleo1
Hasmi HasmiUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo1
Asrul JayaUniversitas Halu Oleo1
La IbaAffiliation unknown1
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo1
Marsia Sumule GenggongAffiliation unknown1
La Ode HermanAffiliation unknown1
La Ode Muhammad UmranAffiliation unknown1
Halfin HalfinAffiliation unknown1
Aljufri LaboneUniversitas Halu Oleo1
Saifu SaifuAffiliation unknown1
Eko SanjayaAffiliation unknown1
Fildayanti FildayantiAffiliation unknown1
Wolter MogsidiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI (Studi di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat)</dc:title>
	<dc:creator>Muli, La</dc:creator>
	<dc:creator>Juhaepa, Juhaepa</dc:creator>
	<dc:creator>Rusli, Muh.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan pada masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa. Adapaun tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan  menggambarkan suatu masalah kemiskinan masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat.Dalam pelaksanaan penelitan ini menggunakan dasar penelitian studi kasus (case study). Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan (purposive sampling) yang dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu yang dimaksud dalam penelitian ini adalah orang yang dianggap paling tahu sehingga akan memudahkan peneliti menjelajahi obyek atau  situasi sosial yang diteliti, sehingga dipilih sebanyak 14 orang masyarakat petani di kelurahan Lapadaku yang dianggap mampu memberikan data akurat tentang apa yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1. Kepemilikan lahan/tanah olahan dan luas lahan olahan yang rendah menunjukkan bahwa peningkatan lahan pertanian untuk masyarakat petani masih sangat kecil dalam menggarap lahan pertanian sehingga menghasil pendapatan yang rendah dalam lingkungan keluarganya. 2. Alat yang digunakan dalam pengolahan lahan menunjukkan bahwa masyarakat setempat masih menggunakan alat-alat tradisional dalam menggarap lahan pertanian tanpa disentuh dengan alat-alat yang modern. 3. Tingkat pendidikan sebagai penyebab yang paling utama terjadinya kemiskinan pada masyarakat pedesaaan. 4. Jumlah tanggungan dalam keluarga sebagai faktor utama dalam meningkatkan kemiskinan pada masyarakat petani. 5. Kesehatan merupakan salah satu penyebab kemiskinan pada masyarakat petani di Kelurahan Lapadaku.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/20322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v3i1.20322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 3, No 1 (2021): Edisi April; 116-121</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/20322/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>