Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integrasi Sosial Pada Perkawinan Campuran (Studi di Kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat)

Gemeinschaft · Vol. 5 No. 1 (2023) · pp. 83–90

DOI
10.52423/gjmpp.v5i1.35182
ISSN
2714-8904
Published
2023-04-01
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain: (1) Untuk Mengetahui Bentuk integrasi sosial pada perkawinan campuran di kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat(2) Untuk mengetahui Faktor-faktor pendorong terjadinya perkawinan campuran di kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Proses integrasi yang terjadi di Kelurahan Benu-Benua merupakan proses panjang salah satu bentuknya ialah Asimilasi, akulturasi dan akomodasi, perkawaninan campuran antara suku Muna dan Tolaki, Muna dan Bugis, Bugis dan Moronenr dan sebagainya sehingga terjadi penyatuan antar dua kebudayaan yang berlangsung sampai hari ini dan pilihan-pilhan sosial untuk menjadi pasangan suami atau istri dilihat dari budaya seserorang tanpa menghilangkan dua kebuyaan tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan campuran ia agama, pendidikan dan ekonomi, dan keinginan untuk hidup layak di masyarakat, hal tersebut dipengaruhi oleh interaksi sosial yang terjadi di masyarakat dimana keadaan sosial menentukan pilihan-pilihan untuk dilakukan pernikahan campuran antara dua kebuayaan, seperti melihat kualitas agama seseorang, pendapatan perbulan, tinggkat pendidikan dan ekonomi dan juga pernikahan campuran salah upaya untuk keluar dari himpitan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat.

Collaboration network of the authors

40 authors · 208 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Poltekkes Kemenkes Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo9
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo9
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo6
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo5
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo4
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo4
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo4
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo4
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown4
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo4
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo3
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo3
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo3
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
Syaifudin S. KasimAffiliation unknown2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo2
Nila AndrianiUniversitas Halu Oleo1
Efendi EfendiUniversitas Halu Oleo1
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo1
La TarifuUniversitas Halu Oleo1
Faturachman Alputra SudirmanUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1
Rosnah RosnahPoltekkes Kemenkes Kendari1
Rofiqoh RofiqohPoltekkes Kemenkes Kendari1
Purnomo LeksonoPoltekkes Kemenkes Kendari1
Imanuddin ImanuddinPoltekkes Kemenkes Kendari1
Teguh FaturrahmanPoltekkes Kemenkes Kendari1
Henni AmaliahUniversitas Halu Oleo1
Santriani SantrianiAffiliation unknown1
Muhamad Nur IkhsanAffiliation unknown1
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown1
Irma IrmaAffiliation unknown1
Pirda WahyuningsiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integrasi Sosial Pada Perkawinan Campuran (Studi di Kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat)</dc:title>
	<dc:creator>Ahyan, Risky</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Syaifudin Suhri</dc:creator>
	<dc:creator>Tanzil, Tanzil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini antara lain: (1) Untuk Mengetahui Bentuk integrasi sosial pada perkawinan campuran di kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat(2) Untuk mengetahui Faktor-faktor pendorong terjadinya perkawinan campuran di kelurahan Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Proses integrasi yang terjadi di Kelurahan Benu-Benua merupakan proses panjang salah satu bentuknya ialah Asimilasi, akulturasi dan akomodasi, perkawaninan campuran antara suku Muna dan Tolaki, Muna dan Bugis, Bugis dan Moronenr dan sebagainya sehingga terjadi penyatuan antar dua kebudayaan yang berlangsung sampai hari ini dan pilihan-pilhan sosial untuk menjadi pasangan suami atau istri dilihat dari budaya seserorang tanpa menghilangkan dua kebuyaan tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan campuran ia agama, pendidikan dan ekonomi, dan keinginan untuk hidup layak di masyarakat, hal tersebut dipengaruhi oleh interaksi sosial yang terjadi di masyarakat dimana keadaan sosial menentukan pilihan-pilihan untuk dilakukan pernikahan campuran antara dua kebuayaan, seperti melihat kualitas agama seseorang, pendapatan perbulan, tinggkat pendidikan dan ekonomi dan juga pernikahan campuran salah upaya untuk keluar dari himpitan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/35182</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v5i1.35182</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 5, No 1 (2023): Edisi April; 83-90</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/35182/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>