Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MODAL SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PESISIR DI KELURAHAN LAKORUA KECAMATAN MAWASANGKA TENGAH KABUPATEN BUTON TENGAH

Gemeinschaft · Vol. 2 No. 2 (2020) · pp. 159–166

DOI
10.52423/gjmpp.v2i2.15394
ISSN
2714-8904
Published
2020-10-28
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk modal social masyarakat nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya pesisir di Kelurahan Lakorua di Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah yaitu: (a) Pengeloaan rumput laut yaitu budidaya rumput laut selelah mengetahui jenis yang akan dibudidayakan, sudah memahami pemilihan lokasi yang tepat untuk mengelolanya, (b) pengelolaan ikan kering yaitu yaitu ikan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari, (c) pengelolaan teripang yaitu teripang yang diambil di laut dan diolah dan dikeringkan di bawah terik matahari. Bentuk modal sosial masyarakat nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Buton Tengah yaitu (a) kepercayaan adalah kepercayaan yang memang masyarakat yang ada atau nelayan yang ada bagaimana mereka saling memberikan kepercayaan satu sama lain dalam berkerjasama, (b) jaringan sosial adalah ikatan yang harus selalu tejalin dengan baik bukan hanya sesama mereka saja tapi dengan yang lainnya, (3) norma sosial dimana mereka mempunyai nilai yang banyak terkandung tentang aturan bagaimana saling menghargai karna norma sosial mengontrol segala bentuk perilaku masyarakat atau kelompok.

Collaboration network of the authors

40 authors · 163 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo8
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo6
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo5
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo4
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo4
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo3
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo3
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Rety Reka MerlinsAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Herlin RosdianaAffiliation unknown2
M Najib HusainAffiliation unknown2
Alimuddin AlimuddinAffiliation unknown2
Sumarlin SumarlinUniversitas Halu Oleo1
Dewi AnggrainiAffiliation unknown1
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Rahman TandiAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo1
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo1
Henni AmaliahUniversitas Halu Oleo1
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo1
Olivia Rusmin LiamboUniversitas Halu Oleo1
Egi SaputraUniversitas Halu Oleo1
La BoyInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
Fitriani Binti HasanUniversitas Halu Oleo1
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo1
Sitti PatimahUniversitas Halu Oleo1
Marliana MarlianaAffiliation unknown1
Iksan Mail SyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MODAL SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PESISIR DI KELURAHAN LAKORUA KECAMATAN MAWASANGKA TENGAH KABUPATEN BUTON TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Rafia Waode, Sri Fajar</dc:creator>
	<dc:creator>Hos, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:creator>Anggraini, Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk modal social masyarakat nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya pesisir di Kelurahan Lakorua di Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah yaitu: (a) Pengeloaan rumput laut  yaitu budidaya rumput laut selelah mengetahui jenis yang akan dibudidayakan, sudah memahami pemilihan lokasi yang tepat untuk mengelolanya, (b) pengelolaan ikan kering yaitu yaitu ikan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari, (c) pengelolaan teripang yaitu teripang yang diambil di laut dan diolah dan dikeringkan di bawah terik matahari. Bentuk modal sosial  masyarakat nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah Buton Tengah yaitu (a) kepercayaan adalah kepercayaan yang memang masyarakat yang ada atau nelayan yang ada bagaimana mereka saling memberikan kepercayaan satu sama lain dalam berkerjasama, (b) jaringan sosial adalah ikatan yang harus selalu tejalin dengan baik bukan hanya sesama mereka saja tapi dengan yang lainnya, (3) norma sosial dimana mereka mempunyai nilai yang banyak terkandung tentang aturan bagaimana saling menghargai karna norma sosial mengontrol segala bentuk perilaku masyarakat atau kelompok.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/15394</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v2i2.15394</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 2, No 2 (2020): Edisi Oktober; 159-166</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/15394/10574</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/downloadSuppFile/15394/2169</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>