Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MODAL SOSIAL PEREMPUAN NELAYAN DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR (Studi Di Desa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton

Gemeinschaft · Vol. 2 No. 1 (2020) · pp. 19–23

DOI
10.52423/gjmpp.v2i1.12693
ISSN
2714-8904
Published
2020-04-28
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Bagaimana fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahiu 1) bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir 2) fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah elemen masyarakat yang terdiri dari 1 kepala desa, 5 Perempuan Nelayan dan 5 Suami Nelayan. data ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian didapati bahwa telah terjadibentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir diDesa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah, bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir sebagai perempuan nelayan yang memiliki karakteristik kehidupan sosial seperti nilai sosial, norma sosial dan kepercayaan sosial yang membentuk interaksi dan kerja sama yang dapat saling menguntungkan dalam kegiatan pengelolaan sumberdaya pesisir, dan fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisirdiDesa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah adalah terdiri atas 3 penelolaan sumberdaya pesisir yaitu, pengelolaan ikan peindang, pengelolaan kerupuk ikan, pengelolaan rumput laut.

Collaboration network of the authors

40 authors · 118 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo8
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo7
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo5
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo5
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo4
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo3
Dewi AnggrainiAffiliation unknown3
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo3
Suhartiwi SuhartiwiAffiliation unknown2
Saifu SaifuAffiliation unknown2
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo2
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo2
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo2
Syaifudin S. KasimAffiliation unknown2
Dandy HardiyantoAffiliation unknown2
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown2
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo2
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo1
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Muh. Aidil HaqAffiliation unknown1
Saiful SaifulUniversitas Halu Oleo1
La Ode Rahman AkbarAffiliation unknown1
La Ode RusdinAffiliation unknown1
Aliasis MarukaAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti SartiniAffiliation unknown1
abdul samanUniversitas Halu Oleo1
SARNI SARNIAffiliation unknown1
La Ode HasfianAffiliation unknown1
Anwar MunaAffiliation unknown1
La Sawali SawaliAffiliation unknown1
Hasanuddin JumarengAffiliation unknown1
wa itaAffiliation unknown1
Jedi HermansyahAffiliation unknown1
La SawaliAffiliation unknown1
Muhammad IhkwanAffiliation unknown1
Sri PurwaningsihAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MODAL SOSIAL PEREMPUAN NELAYAN DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR (Studi Di Desa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton</dc:title>
	<dc:creator>Neriati, Neriati</dc:creator>
	<dc:creator>Rusli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Tanzil, Tanzil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Permasalahan dalam penelitian ini adalah  bagaimana bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Bagaimana fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahiu 1) bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir 2) fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah  elemen masyarakat yang terdiri dari 1 kepala desa, 5 Perempuan Nelayan dan 5 Suami Nelayan. data ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian didapati bahwa telah terjadibentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir diDesa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah, bentuk modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir sebagai perempuan nelayan yang memiliki karakteristik kehidupan sosial seperti nilai sosial, norma sosial dan kepercayaan sosial yang membentuk interaksi dan kerja sama yang dapat saling menguntungkan dalam kegiatan pengelolaan sumberdaya pesisir, dan fungsi modal sosial perempuan nelayan dalam pengelolaan sumberdaya pesisirdiDesa Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah adalah terdiri atas 3 penelolaan sumberdaya pesisir yaitu,  pengelolaan ikan peindang, pengelolaan kerupuk ikan, pengelolaan rumput laut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/12693</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v2i1.12693</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 2, No 1 (2020): Edisi April; 19-23</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/12693/8914</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>