Jurnal
PELUANG DAN TANTANGAN DESA TERTINGGAL MENUJU DESA BERKEMBANG (Studi di Desa Kembar Maminasa Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat)
Gemeinschaft · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 72–79
- ISSN
- 2714-8904
- Published
- 2021-04-28
- Publisher
- Jurusan Sosiologi FISIP UHO
- Language
- eng
Abstract
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui penilaian Indeks Desa Membangun di Desa Kembar Maminasa Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat yang dikategorikan masih desa tertinggal. (2) Untuk mengetahui bagaimanakah peluang dan tantangan yang dihadapi Desa Kembar Maminasa Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat dalam upaya meningkatkan status desa tertinggal menjadi desa berkembang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kembar Maminasa Kecamatan Maginti Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) adalah suatu alat bantu pengukuran terhadap perkembangan status desa yang melalui analisa dari nilai komposit seluruh nilai skoring masing-masing indikator yang terpilih yang didasarkan pada konsep kebijakan pembangunan yang ditetapkan serta otoritas kewenangan, tugas dan fungsi kementerian desa PDTT. IDM terdiri dari Indeks Ketahanan Sosial (IKS) yang terdiri dari dimensi kesehatan, pendidikan, modal sosial dan permukiman; Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) yang terdiri dari dimensi ekonomi; dan Indeks Ketahanan Ekologi/ Lingkungan (IKL) yang terdiri dari dimensi ekologi. Penilaian Indeks Desa Membangun terhadap Desa Kembar Maminasa yang berstatus sebagai desa tertinggal dipengaruhi oleh adanya beberapa hal yaitu kesehatan, pendidikan, modal sosial, permukiman, ekonomi dan ekologi. Dari hasil penilaian Indeks Desa Membangun di atas, adapun yang menjadi peluang yaitu pemanfaatan sumber daya alam seperti pertanian (kakao, nilam dan pembuatan gula merah), perikanan (budidaya ikan bandeng dan udang vanamei), peternakan (budidaya sarang walet) dan sumber air (embung); pembangunan sarana infrastruktur seperti balai desa, koperasi, mushola, sekolah, empang, aliran listrik, alat informasi komunikasi, lapangan olah raga dan parit. Selanjutnya yang menjadi tantangan yaitu akses jalan penghubung, sarana kesehatan (puskesmas, posyandu dan jamkesmas) dan pasar.
Collaboration network of the authors
40 authors · 194 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Bakri Yusuf | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Jamaluddin Hos | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Suharty Roslan | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Muhammad Rusli | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Darmin Tuwu | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Bahtiar Bahtiar | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Harnina Ridwan | Universitas Halu Oleo | 4 |
| La Ode Monto Bauto | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Syaifudin Suhri Kasim | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Megawati Asrul Tawulo | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Masrul Masrul | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Peribadi Peribadi | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Sulsalman Moita | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Juhaepa Juhaepa | Universitas Halu Oleo | 2 |
| SITTI ROSYIDAH | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Zakaria Umar | Affiliation unknown | 2 |
| Mazhfia Umar | Affiliation unknown | 2 |
| Sarmadan Sarmadan | Affiliation unknown | 2 |
| Sirajuddin Sirajuddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Irpan Efendi | Affiliation unknown | 2 |
| Ambo Upe | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Hisna Tomsio | Affiliation unknown | 2 |
| Dandy Hardiyanto | Affiliation unknown | 2 |
| Annas Ma’ruf | Affiliation unknown | 2 |
| Samsul Samsul | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rizal Arsyad | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Montasir | Affiliation unknown | 1 |
| Ashari Usman | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Samhuddin Samhuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Al Ichlas Imran | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Hardianti | Affiliation unknown | 1 |
| Wardiman Wardiman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Nasir | Affiliation unknown | 1 |
| Jopang Jopang | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Tarifu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sarmadan Sarmadan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Faturachman Alputra Sudirman | Universitas Halu Oleo | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.