Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEBERADAAN MASYARAKAT ADAT AMMATOA DI MASYARAKAT KAJANG DALAM DESA TANA TOA KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA

Gemeinschaft · Vol. 4 No. 1 (2022) · pp. 8–22

DOI
10.52423/gjmpp.v3i2.17282
ISSN
2714-8904
Published
2022-08-15
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan komunitas adat Ammatoa di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba ada beberapa aspek yang menunjukkan keeksistensian komunitas adat Ammatoa yaitu aspek ekonomi, aspek hukum, aspek pendidikan, dan aspek budaya yang ada didalam kehidupan masyarakat, kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba yang dilihat faktor adaptasi, faktor pencapaian tujuan, faktor integrasi, dan faktor latensi. Keberadaan Komunitas adat Ammatoa tidak terlepas dari apa yang mereka yakini, dapat dilihat dari prinsip hidup Tallasa kamase-masea (hidup sederhana) yang tertuang dalam Pasang ri Kajang (pesan di Kajang). Komunitas adat Ammatoa mempertahankan segala bentuk tradisi yang ada sejak dahulu

Collaboration network of the authors

40 authors · 231 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo9
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo9
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo7
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown6
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo6
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo6
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo5
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo5
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo4
Amin TundaUniversitas Halu Oleo4
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo4
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo4
La TarifuUniversitas Halu Oleo3
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown3
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo3
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo3
Damsid DamsidAffiliation unknown3
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Herlin RosdianaAffiliation unknown2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown2
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo2
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo2
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo2
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
Faturachman Alputra SudirmanUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo1
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown1
Surya PradisaAffiliation unknown1
Henni AmaliahUniversitas Halu Oleo1
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1
Mursidah MursidahUniversitas Halu Oleo1
Muh. ArsyadUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEBERADAAN MASYARAKAT ADAT AMMATOA DI MASYARAKAT KAJANG DALAM DESA TANA TOA KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA</dc:title>
	<dc:creator>Aswana, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator>Hos, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Bakri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan komunitas adat Ammatoa di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba ada beberapa aspek yang menunjukkan keeksistensian komunitas adat Ammatoa yaitu aspek ekonomi, aspek hukum, aspek pendidikan, dan aspek budaya yang ada didalam kehidupan masyarakat, kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Komunitas adat Ammatoa pada masyarakat Kajang Dalam di Desa Tana Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba yang dilihat faktor adaptasi, faktor pencapaian tujuan, faktor integrasi, dan faktor latensi. Keberadaan Komunitas adat Ammatoa tidak terlepas dari apa yang mereka yakini, dapat dilihat dari prinsip hidup Tallasa kamase-masea (hidup sederhana) yang tertuang dalam Pasang ri Kajang (pesan di Kajang). Komunitas adat Ammatoa mempertahankan segala bentuk tradisi yang ada sejak dahulu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/17282</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v3i2.17282</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 4, No 1 (2022): Edisi April; 8-22</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/17282/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>