Jurnal
STRATEGI BERTAHAN HIDUP MASYARAKAT AGRARIS DI DESA MATAPILA KECAMATAN LASOLO KABUPATEN KONAWE UTARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Gemeinschaft · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 36–42
- ISSN
- 2714-8904
- Published
- 2021-04-28
- Publisher
- Jurusan Sosiologi FISIP UHO
- Language
- eng
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bertahan hidup masyarakat agraris di Desa Matapila Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara di tengah pandemi Covid-19. Metode penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan datanya yaitu studi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, masyarakat petani yang berada di Desa Matapila Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara melakukan berbagai macam strategi agar tetap bisa bertahan hidup dan melangsungkan kehidupan mereka selain mengharap pada hasil pertanian. Strategi-strategi yang dilakukan oleh masyarakat petani yang berada di Desa Matapila yaitu (1) Strategi aktif yaitu strategi yang dilakukan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki, seperti melakukan aktivitasnya sendiri (seperti mencari sayur atau rotan dihutan dan mencari ikan atau kerang dilaut untuk diperjualbelikan sehingga menghasilkan uang), memperpanjang jam kerja (seperti bekerja atau menjadi buruh harian dikebun orang lain dan menjadi buruh harian ditambang batu suplit dari pagi hingga sore hari), dan melakukan apapun demi menambah penghasilan (seperti bekerja atau menjadi tukang bersih-bersih dikebun orang lain, menjadi buruh pengolah sagu, mengolah kayu dihutan untuk diperjualbelikan atau menjadi buruh pengangkat kayu yang telah diolah). (2) Strategi pasif yaitu strategi yang dilakukan dengan cara meminimalisir atau menghemat pengeluaran keluarga, seperti mengganti sumber pangan yang harganya lebih murah/terjangkau (misalnya dari setiap hari makan pakai ikan lalu diganti atau diselang-seling makan pakai telur atau mie instant atau dari biasanya makan daging (ayam/sapi) seminggu sekali diganti menjadi makan pakai ikan, telur, tempe ataupun tahu), mengambil bahan makanan yang bersumber dari alam sekitar (seperti mencari sayur dihutan seperti pakis, umbut rotan, rebung dan lain sebagainya dan mencari ikan atau kerang dilaut untuk dikonsumsi sendiri sehingga tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli sayur dan ikan lagi), dan lebih mengutamakan memenuhi kebutuhan dibanding keinginan (misalnya ingin membeli baju atau barang-barang yang baru, maka ditunda dan dikesampingkan dulu dan lebih memenuhi kebutuhan yang wajib atau pokok seperti memenuhi kebutuhan makanan). (3) Strategi jaringan yaitu strategi yang dilakukan dengan cara memanfaatkan jaringan sosial, seperti memanfaatkan jaringan sosial yang ada disekitar mereka (yaitu meminjam uang atau sembako kepada saudara, tetangga atau kerabat terdekat mereka atau mengutang sembako atau bahan-bahan makanan lainnya di warung atau di toko terdekat mereka.
Collaboration network of the authors
40 authors · 207 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Muhammadiyah Parepare
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Jamaluddin Hos | Universitas Halu Oleo | 9 |
| Ratna Supiyah | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Sulsalman Moita | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Syaifudin Suhri Kasim | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Bahtiar Bahtiar | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Ambo Upe | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Peribadi Peribadi | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sarmadan Sarmadan | Affiliation unknown | 4 |
| Bakri Yusuf | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Suharty Roslan | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sarmadan Sarmadan | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Masrul Masrul | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Darmin Tuwu | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Muhammad Rusli | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Megawati A. Tawulo | Affiliation unknown | 3 |
| Megawati Asrul Tawulo | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Sarpin Sarpin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muhammad Ali Badaruddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Dewi Anggraini | Affiliation unknown | 2 |
| Syaifudin S. Kasim | Affiliation unknown | 2 |
| Aryuni Salpiana Jabar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muh. Rusli | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Samsul Samsul | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rizal Arsyad | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Montasir | Affiliation unknown | 1 |
| Harnianti Harnianti | Affiliation unknown | 1 |
| Yoenita Jayadisastra | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nila Andriani | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Harita Harita | Affiliation unknown | 1 |
| Akfan Akfan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasmi Hasmi | Universitas Muhammadiyah Parepare | 1 |
| Efendi Efendi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Harnina Ridwan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Asrul Jaya | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Iba | Affiliation unknown | 1 |
| Marsia Sumule Genggong | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Herman | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.