Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONFLIK TANAH PADA MASYARAKAT (Studi Di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan)

Gemeinschaft · Vol. 4 No. 1 (2022) · pp. 59–70

DOI
10.52423/gjmpp.v4i1.19353
ISSN
2714-8904
Published
2022-04-27
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Gemeinschaft Vol. 4; No. 1; April 2022Jurnal Masyarakat Pesisir dan Perdesaan Hal. 59-70 Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik tanah pada masyarakat di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) untuk mendeskripsikan proses penyelesaian konflik tanah pada masyarakat di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) konflik tanah pada masyarakat terdiri dari dua bentuk yakni: bentuk konflik pribadi atau individu dan bentuk konflik terbuka. (2) Penyelesaian konflik tanah pada masyarakat yaitu dengan toleransi. dimana seiring berjalannya waktu pihak-pihak yang berkonflik lama-kelamaan melupakan konflik yang terjadi dan mencari solusi agar tidak terjadi perpecahan dan hubungan tali persaudaraan diantara mereka tidak retak karna adanya konflik. Pihak-pihak yang berkonflik, penyelesaiannya adalah dengan cara toleransi yakni konflik tanah diselesaikan secara kekeluargaan yaitu berkumpulnya pihak-pihak yang berkonflik untuk melakukan perundingan. Adapun hasil dari perundingan mengenai konflik tanah tidak menemukan titik penyelesaian sehingga lama-kelamaan salah satu pihak memilih untuk mengalah dan hubungan diantara pihak-pihak yang berkonflik tidak ada lagi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 218 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown7
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo6
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo6
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo4
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo4
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo4
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo4
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo4
La TarifuUniversitas Halu Oleo3
Amin TundaUniversitas Halu Oleo3
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown3
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo3
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo3
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo3
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo3
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown2
Mazhfia UmarAffiliation unknown2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo2
Annas Ma’rufAffiliation unknown2
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo2
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown2
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo2
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown1
Al Ichlas ImranAffiliation unknown1
Wardiman WardimanAffiliation unknown1
Muhammad NasirAffiliation unknown1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo1
Faturachman Alputra SudirmanUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1
Surya PradisaAffiliation unknown1
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONFLIK TANAH PADA MASYARAKAT (Studi Di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan)</dc:title>
	<dc:creator>Rahma, Wa</dc:creator>
	<dc:creator>Arsyad, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Bakri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gemeinschaft                                                                       Vol. 4; No. 1; April 2022Jurnal Masyarakat Pesisir dan Perdesaan                                                  Hal. 59-70 Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik tanah pada masyarakat di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) untuk mendeskripsikan proses penyelesaian konflik tanah pada masyarakat di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) konflik tanah pada masyarakat terdiri dari dua bentuk yakni: bentuk konflik pribadi atau individu dan bentuk konflik terbuka. (2) Penyelesaian konflik tanah pada masyarakat yaitu  dengan toleransi. dimana  seiring berjalannya waktu pihak-pihak yang berkonflik lama-kelamaan melupakan konflik yang terjadi dan mencari solusi agar tidak terjadi perpecahan dan hubungan tali persaudaraan diantara mereka tidak retak karna adanya konflik. Pihak-pihak yang berkonflik, penyelesaiannya adalah dengan cara toleransi yakni konflik tanah diselesaikan secara kekeluargaan yaitu berkumpulnya pihak-pihak yang berkonflik untuk melakukan perundingan. Adapun hasil dari perundingan mengenai konflik tanah tidak menemukan titik penyelesaian sehingga lama-kelamaan salah satu pihak memilih untuk mengalah dan hubungan diantara pihak-pihak yang berkonflik tidak ada lagi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/19353</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v4i1.19353</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 4, No 1 (2022): Edisi April; 59-70</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/19353/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/downloadSuppFile/19353/3108</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>