Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

DAMPAK SOSIAL KONTEN #RACUNTIKTOK TERHADAP PERILAKU BELANJA ONLINE REMAJA PEDESAAN

Gemeinschaft · Vol. 6 No. 1 (2024) · pp. 35–45

DOI
10.52423/gjmpp.v6i1.46696
ISSN
2714-8904
Published
2024-04-17
Publisher
Jurusan Sosiologi FISIP UHO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai perilaku belanja online yang dilakukan oleh remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara akibat melihat konten racun pada aplikasi tiktok. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu (1) Untuk megetahui faktor-faktor yang mendorong perilaku belanja online remaja melalui konten #Racuntiktok di Desa Wamboule dan (2) Untuk mengetahui dampak sosial konten #Racuntiktok terhadap perilaku belanja online remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis penelitian ini menggunakan teori Simulacra yang dicetuskan oleh Jean P. Baurdillard yang juga membahas mengenai konsep simulacra dan hipperealitas dalam dunia virtual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mendorong perilaku belanja online remaja melalui konten #Racuntiktok di Desa Wamboule, yaitu (1) Hemat waktu, (2) Biaya/harga yang terjangkau, (3) Kemudahan Transaksi, (4) Fitur Cash Of Delivery (COD), (5) Persuasi Influencer, (6) Kekuatan Celebrity Endorsment dan (7) Electronic Word Of Mouth (WOM). Kemudian dampak sosial konten #Racuntiktok terhadap perilaku belanja online remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara, yaitu (1) Dampak positifnya adalah membantu remaja mendapatkan informasi barang/produk dan dijadikan sebagai tolak ukur dalam menentukan keputusan pembelian, (2) Dampak Negatifnya seperti impulsif buying, berperilaku konsumtif dan berperilaku boros.

Collaboration network of the authors

40 authors · 220 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo9
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo7
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo6
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Amin TundaUniversitas Halu Oleo4
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo4
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo3
Damsid DamsidAffiliation unknown3
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Ikrima NurfikriaUniversitas Halu Oleo2
Sitti Hairani IdrusUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown2
Wa Ode LusianaiUniversitas Halu Oleo2
Muh. ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Herlin RosdianaAffiliation unknown2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Nurul Rezky FitrianaAffiliation unknown1
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad Golok JayaUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SulihinUniversitas Halu Oleo1
La Ode EfriantoUniversitas Halu Oleo1
Waode LusianaiAffiliation unknown1
Henni AmaliahUniversitas Halu Oleo1
Robin RobinUniversitas Halu Oleo1
Rizky NovriAffiliation unknown1
Muh. Rafli Noviq RayhanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DAMPAK SOSIAL KONTEN #RACUNTIKTOK TERHADAP PERILAKU BELANJA ONLINE REMAJA PEDESAAN</dc:title>
	<dc:creator>Budiarco, Sahrin Lis</dc:creator>
	<dc:creator>Hos, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:creator>Jabar, Aryuni Salpiana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini membahas mengenai perilaku belanja online yang dilakukan oleh remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara akibat melihat konten racun pada aplikasi tiktok. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu (1) Untuk megetahui faktor-faktor yang mendorong perilaku belanja online remaja melalui konten #Racuntiktok di Desa Wamboule dan (2) Untuk mengetahui dampak sosial konten #Racuntiktok terhadap perilaku belanja online remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis penelitian ini menggunakan teori Simulacra yang dicetuskan oleh Jean P. Baurdillard yang juga membahas mengenai konsep simulacra dan hipperealitas dalam dunia virtual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mendorong perilaku belanja online remaja melalui konten #Racuntiktok di Desa Wamboule, yaitu (1) Hemat waktu, (2) Biaya/harga yang terjangkau, (3) Kemudahan Transaksi, (4) Fitur Cash Of Delivery (COD), (5) Persuasi Influencer, (6) Kekuatan Celebrity Endorsment dan (7) Electronic Word Of Mouth (WOM). Kemudian dampak sosial konten #Racuntiktok terhadap perilaku belanja online remaja di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara, yaitu (1) Dampak positifnya adalah membantu remaja mendapatkan informasi barang/produk dan dijadikan sebagai tolak ukur dalam menentukan keputusan pembelian, (2) Dampak Negatifnya seperti impulsif buying, berperilaku konsumtif dan berperilaku boros.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Sosiologi FISIP UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-04-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/46696</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/gjmpp.v6i1.46696</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gemeinschaft; Vol 6, No 1 (2024): Edisi April; 35-45</dc:source>
	<dc:source>2714-8904</dc:source>
	<dc:source>10.52423/gjmpp.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/view/46696/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/gemeinschaft/article/downloadSuppFile/46696/99544</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Gemeinschaft</dc:rights>
</oai_dc:dc>