Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

GAMBARAN PENANGANAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO KOTA KENDARI TAHUN 2021

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 3 No. 3 (2022)

DOI
10.37887/jwins.v3i3.29333
ISSN
2797-6270
Published
2022-12-26
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Dismenore memberikan dampak buruk bagi remaja putri seperti; keterbatasan aktivitas fisik, isolasi sosial, konsentrasi yang buruk dan ketidakhadiran dalam proses belajar. Mengatasi dismenore primer dapat dilakukan dengan cara minum obat herbal, obat anti peradangan, kompres hangat, dan beristirahat. Tujuan: untuk mengetahui gambaran dismenore primer, penanganan dismenore primer menggunakan obat kimia, obat herbal, terapi fisik dan upaya penanganan berdasarkan derajat nyeri pada remaja di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 271 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden dan upaya penanganan nyeri haid Hasil: menunjukkan gambaran dismenore primer paling banyak adalah mengalami usia menarche 13 tahun dengan lama menstruasi ≤7 hari, lama nyeri menstruasi 2 hari dan skala nyeri haid ringan. Upaya penanganan menggunakan obat kimia sebagian besar minum obat asam mefenamat sebanyak 17 responden (6,3%), penanganan menggunakan obat herbal sebagian besar minum jamu kiranti sebanyak 17 responden (6.3%) dan terapi fisik sebagian besar melakukan pemijatan dan minum air putih yang banyak sebanyak 70 responden (25.8%). Kesimpulan: Upaya penanganan yang paling banyak digunakan adalah terapi fisik dengan minum air putih yang banyak dan pemijatan sebanyak 70 responden (25.8%)

Collaboration network of the authors

40 authors · 276 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo8
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo8
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo7
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Irma IrmaAffiliation unknown5
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo5
Farit RezalAffiliation unknown4
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Eva HerikUniversitas Halu Oleo2
Linda FajriahAffiliation unknown2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1
Dian EkayantiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN PENANGANAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO KOTA KENDARI TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Pradiatma, Andi Anggun</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:creator>Akifah, Akifah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Dismenore memberikan dampak buruk bagi remaja putri seperti; keterbatasan aktivitas fisik, isolasi sosial, konsentrasi yang buruk dan ketidakhadiran dalam proses belajar. Mengatasi dismenore primer dapat dilakukan dengan cara minum obat herbal,  obat anti peradangan, kompres hangat, dan beristirahat. Tujuan: untuk mengetahui gambaran dismenore primer, penanganan dismenore primer menggunakan obat kimia, obat herbal, terapi fisik dan upaya penanganan berdasarkan derajat nyeri pada remaja di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 271 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden dan upaya penanganan nyeri haid Hasil: menunjukkan gambaran dismenore primer paling banyak adalah mengalami usia menarche 13 tahun dengan lama menstruasi ≤7 hari, lama nyeri menstruasi 2 hari dan skala nyeri haid ringan. Upaya penanganan menggunakan obat kimia sebagian besar minum obat asam mefenamat sebanyak 17 responden (6,3%), penanganan menggunakan obat herbal sebagian besar minum jamu kiranti sebanyak 17 responden (6.3%) dan terapi fisik sebagian besar melakukan pemijatan dan minum air putih  yang banyak sebanyak 70 responden (25.8%). Kesimpulan: Upaya penanganan yang paling banyak digunakan adalah terapi fisik dengan minum air putih yang banyak  dan pemijatan sebanyak 70 responden (25.8%)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29333</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v3i3.29333</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v3i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29333/16973</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>