Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PRAKTEK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MEKAR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 5 No. 1 (2024)

DOI
10.37887/jwins.v5i1.48807
ISSN
2797-6270
Published
2024-07-09
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi. Tujuan: Untuk memperoleh informasi mengenai dukungan tenaga kesehatan dalam praktik pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu, 5 informan kunci adalah ibu menyusui, informan biasa yaitu satu tenaga kesehatan (bidan). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya ibu menyusui masih minim pengetahuan tentang ASI eksklusif. Di masyarakat Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe masih mempercayai budaya pemberian makanan tambahan pada bayi baru dilahirkan, selain ASI. Bahwa memberikan makanan tambahan selain ASI bayi akan terhindar dari penyakit dan bayi akan sehat dan kuat, tidak mudah jatuh sakit, dan dukungan keluarga yang masih kurang untuk ibu yang memberikan ASI eksklusifnya. Sedangkan untuk petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Ibu menyusui kurang memiliki pengetahuan tentang ASI eksklusif dan manfaat pemberian ASI eksklusif, dan kurangnya pengtahuan ibu akan bahaya memberikan makanan tambahan selain ASI sebelum bayi berusia 6 bulan keatas. Sebagian besar ibu menyusui yang mendapat dukungan keluarga kurang, mengenai pemberian ASI eksklusif. Petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif.

Collaboration network of the authors

40 authors · 173 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Febriana MuchtarAffiliation unknown5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Sri SusantyAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Azzahra Ayu Jelita MujahidinUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Muh. Dimas AdhitamaUniversitas Halu Oleo1
Yusfika YasinUniversitas Halu Oleo1
Putriana PutrianaAffiliation unknown1
Sarni TiaAffiliation unknown1
yftinan azizaAffiliation unknown1
Sukma RizkiAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo1
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo1
Muhammad FitrahAffiliation unknown1
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Besse NurjannahAffiliation unknown1
Wa Ode Khofifah EndarwatiAffiliation unknown1
Khalfia KhalfiaAffiliation unknown1
Meilany AmeliaAffiliation unknown1
Yuyun PuspitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PRAKTEK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MEKAR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE</dc:title>
	<dc:creator>ulfi, Sulistiawati</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Devi Savitri</dc:creator>
	<dc:creator>Erawan, Putu Eka Meiyana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi. Tujuan: Untuk memperoleh informasi mengenai dukungan tenaga kesehatan dalam praktik pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu, 5 informan kunci adalah ibu menyusui, informan biasa yaitu satu tenaga kesehatan (bidan). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya ibu menyusui masih minim pengetahuan tentang ASI eksklusif. Di masyarakat Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe masih mempercayai budaya pemberian makanan tambahan pada bayi baru dilahirkan, selain ASI. Bahwa memberikan makanan tambahan selain ASI bayi akan terhindar dari penyakit dan bayi akan sehat dan kuat, tidak mudah jatuh sakit, dan dukungan keluarga yang masih kurang untuk ibu yang memberikan ASI eksklusifnya. Sedangkan untuk petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Ibu menyusui kurang memiliki pengetahuan tentang ASI eksklusif dan manfaat pemberian ASI eksklusif, dan kurangnya pengtahuan ibu akan bahaya memberikan makanan tambahan selain ASI sebelum bayi berusia 6 bulan keatas. Sebagian besar ibu menyusui yang mendapat dukungan keluarga kurang, mengenai  pemberian ASI eksklusif. Petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-07-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/48807</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v5i1.48807</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/48807/20366</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>