Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI SMP N 3 PARIGI KABUPATEN MUNA TAHUN 2023

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jwins.v4i3.46503
ISSN
2797-6270
Published
2023-12-17
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Definisi kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera di mana setiap individu menyadari potensinya sendiri, mampu mengatasi tekanan sehari-hari, mampu bekerja secara produktif, dan mampu berkontribusi pada komunitasnya. Kesejahteraan kognitif, perilaku, dan emosional semuanya terkait dengan kesehatan mental. Ini ada hubungannya dengan bagaimana orang merasa, berpikir, dan berperilaku. Karena dikaitkan dengan kurang tidur, sulit berkonsentrasi, pelupa, dan dapat menurunkan motivasi remaja, penggunaan media sosial berdampak negatif pada kesehatan mental remaja. Topik ini menarik untuk dibicarakan karena menekankan seberapa sering orang menggunakan media sosial. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana penggunaan media sosial mempengaruhi kesehatan mental. Metode: Pendekatan cross sectional digunakan dalam studi kuantitatif ini. 116 siswa SMPN 3 Parigi yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki profil media sosial dijadikan subjek penelitian. Cluster random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Skala intensitas penggunaan media sosial dan kesehatan mental merupakan skala yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara kesehatan mental dan intensitas penggunaan media sosial yang bervariasi, dengan nilai Sig. 0,020. Koefisien korelasi sebesar 0,216. Kesimpulan: Oleh karena itu, diketahui bahwa 0,05% intensitas penggunaan media sosial dapat mengganggu kesehatan mental.

Collaboration network of the authors

40 authors · 210 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown10
Rahman RahmanAffiliation unknown7
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo6
Farit RezalAffiliation unknown5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo4
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo4
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo4
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo4
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Amrin FarzanAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Karma IbrahimAffiliation unknown2
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo1
Adinda ValentinaAffiliation unknown1
Yustiani YustianiAffiliation unknown1
Nurzahra SaputriAffiliation unknown1
Wa Ode Gita AsiyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH  INTENSITAS  PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP  KESEHATAN  MENTAL DI SMP N 3 PARIGI KABUPATEN MUNA TAHUN 2023</dc:title>
	<dc:creator>Syah, La Ode Muhamad Nur Abdul Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Yusran, Sartiah</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Definisi kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera di mana setiap individu menyadari potensinya sendiri, mampu mengatasi tekanan sehari-hari, mampu bekerja secara produktif, dan mampu berkontribusi pada komunitasnya. Kesejahteraan kognitif, perilaku, dan emosional semuanya terkait dengan kesehatan mental. Ini ada hubungannya dengan bagaimana orang merasa, berpikir, dan berperilaku. Karena dikaitkan dengan kurang tidur, sulit berkonsentrasi, pelupa, dan dapat menurunkan motivasi remaja, penggunaan media sosial berdampak negatif pada kesehatan mental remaja. Topik ini menarik untuk dibicarakan karena menekankan seberapa sering orang menggunakan media sosial. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana penggunaan media sosial mempengaruhi kesehatan mental. Metode: Pendekatan cross sectional digunakan dalam studi kuantitatif ini. 116 siswa SMPN 3 Parigi yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki profil media sosial dijadikan subjek penelitian. Cluster random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Skala intensitas penggunaan media sosial dan kesehatan mental merupakan skala yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara kesehatan mental dan intensitas penggunaan media sosial yang bervariasi, dengan nilai Sig. 0,020. Koefisien korelasi sebesar 0,216. Kesimpulan: Oleh karena itu, diketahui bahwa 0,05% intensitas penggunaan media sosial dapat mengganggu kesehatan mental.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/46503</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v4i3.46503</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/46503/19473</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>