Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERAN TENAGA PROMOSI KESEHATAN DALAM MENANGGULANGI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KATOBU TAHUN 2023

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jwins.v4i3.46498
ISSN
2797-6270
Published
2023-12-17
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi adalah salah satu penyebab utama terjadinya stunting. Kondisi stunting bisa terlihat setelah bayi berusia 2 tahun. Sangat penting untuk meningkatkan peran promosi kesehatan dalam menanggulangi masalah stunting, karena hal itu akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting dan menurunkan prevalensi kondisi tersebut. Tujuan: untuk mengetahui peran tenaga promosi kesehatan dalam menanggulangi kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas katobu tahun 2023. Metode: Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini terbagi menjadi 4 informan kunci yaitu 1 kepala puskesmas, 2 tenaga promosi kesehatan, 1 tenaga gizi. Adapun informan biasa terdiri dari 4 orang tua bayi dengan kategori stunting. Teknik pengumpulan data wawancara mendalam yang dianalisis dengan menggunakan metode content analysis. Hasil: penelitian ini adalah terdapat peran tenaga promosi kesehatan dalam menanggulangi masalah stunting yaitu advokasi yang dilakukan dengan melibatkan instansi pemerintah dan instansi kesehatan, dan gerakan masyarakat berupa konseling, penyuluhan kesehatan, serta pemberian makanan tambahan berupa susu, biskuit, dan bubur kacang hijau saat posyandu. Sedangkan untuk bina suasana belum dilakukan dikarenakan belum termaksud dalam wilayah lokasi khusus stunting. Kesimpulan: Advokasi dan gerakan masyarakat dalam menanggulangi masalah stunting sudah cukup baik, hanya saja strategi bina suasana belum dilakukan dikarenakan puskesmas belum menjadi wilayah lokasi khusus stunting.

Collaboration network of the authors

40 authors · 213 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo8
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo7
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Reski RamdanaUniversitas Halu Oleo1
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Vina AuraningtyasUniversitas Halu Oleo1
Riska MulyaniUniversitas Halu Oleo1
inen mpungiAffiliation unknown1
Herawahyuni HerawahyuniAffiliation unknown1
NUR HIKMAAffiliation unknown1
Wa Ode Widya AstutiAffiliation unknown1
Sitti MartikalAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN TENAGA PROMOSI KESEHATAN DALAM MENANGGULANGI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KATOBU TAHUN 2023</dc:title>
	<dc:creator>Salsyabilah, Annisa Fitri</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:creator>Saptaputra, Syawal K.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Malnutrisi adalah salah satu penyebab utama terjadinya stunting. Kondisi stunting bisa terlihat setelah bayi berusia 2 tahun. Sangat penting untuk meningkatkan peran promosi kesehatan dalam menanggulangi masalah stunting, karena hal itu akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting dan menurunkan prevalensi kondisi tersebut. Tujuan: untuk mengetahui peran tenaga promosi kesehatan dalam menanggulangi kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas katobu tahun 2023. Metode: Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini terbagi menjadi  4 informan kunci yaitu 1 kepala puskesmas, 2 tenaga promosi kesehatan, 1 tenaga gizi. Adapun informan biasa terdiri dari 4 orang tua bayi dengan kategori stunting. Teknik pengumpulan data wawancara mendalam yang dianalisis dengan menggunakan metode content analysis. Hasil: penelitian ini adalah terdapat peran tenaga promosi kesehatan dalam menanggulangi masalah stunting yaitu advokasi yang dilakukan dengan melibatkan instansi pemerintah dan instansi kesehatan, dan gerakan masyarakat berupa konseling, penyuluhan kesehatan, serta pemberian makanan tambahan berupa susu, biskuit, dan bubur kacang hijau saat posyandu. Sedangkan untuk bina suasana belum dilakukan dikarenakan belum termaksud dalam wilayah lokasi khusus stunting. Kesimpulan: Advokasi dan gerakan masyarakat dalam menanggulangi masalah stunting sudah cukup baik, hanya saja strategi bina suasana belum dilakukan dikarenakan puskesmas belum menjadi wilayah lokasi khusus stunting.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/46498</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v4i3.46498</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/46498/19467</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>