Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Dukungan Strategi Advokasi dan Bina Suasana dalan Penguatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) (Studi Kasus di Puskesmas Mekar Kota Kendari)

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 1 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jwins.v1i3.29551
ISSN
2797-6270
Published
2023-01-06
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kronis merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) prevalensi penyakit kronis di dunia mencapai 71% dari kasus yang mengakibatkan kematian. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) adalah salah satu manajemen kasus yang dilaksanakan BPJS Kesehatan untuk efisiensi dan efektivitas pembiayaan kesehatan mengingat biaya yang cukup tinggi untuk pengobatan penyakit kronis.Tujuan: Untuk mengetahui studi strategi advokasi dan bina usaha dalam program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Mekar Kota KendariMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 2 informan kunci yaitu kepala puskesmas dan penggung jawab prolanis serta 4 informan biasa yakni peserta prolanis. Analisis data menggunakan Content Analysis.Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa advokasi masih kurang, hal ini terjadi karena pihak Puskesmas sebagai pelaksana program prolanis dari Pihak BPJS kesehatan hanya melakukan komunikasi satu arah yang artinya keputusan penuh berada di pihak BPJS. Sedangkan untuk bina suasana cukup baik dalam lingkup Puskesmas namun, diluar Puskesmas masih belum tercipta.Kesimpulan: Advokasi dan bina suasan dalam program prolanis masih kurang signifikan, hal ini terjadi karena tidak ada komunikasi secara langsung oleh pihak BPJS kesehatan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 212 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo8
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Reski RamdanaUniversitas Halu Oleo1
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Vina AuraningtyasUniversitas Halu Oleo1
Riska MulyaniUniversitas Halu Oleo1
inen mpungiAffiliation unknown1
Herawahyuni HerawahyuniAffiliation unknown1
NUR HIKMAAffiliation unknown1
Wa Ode Widya AstutiAffiliation unknown1
Sitti MartikalAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dukungan Strategi Advokasi dan Bina Suasana dalan Penguatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) (Studi Kasus di Puskesmas Mekar Kota Kendari)</dc:title>
	<dc:creator>LUKSIANI, EKA</dc:creator>
	<dc:creator>ZAINUDDIN, ASNIA</dc:creator>
	<dc:creator>PRASETYA, FIKKY</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Penyakit kronis merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) prevalensi penyakit kronis di dunia mencapai 71% dari kasus yang mengakibatkan kematian. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) adalah salah satu manajemen kasus yang dilaksanakan BPJS Kesehatan untuk efisiensi dan efektivitas pembiayaan kesehatan mengingat biaya yang cukup tinggi untuk pengobatan penyakit kronis.Tujuan: Untuk mengetahui studi strategi advokasi dan bina usaha dalam program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Mekar Kota KendariMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 2 informan kunci yaitu kepala puskesmas dan penggung jawab prolanis serta 4 informan biasa yakni peserta prolanis. Analisis data menggunakan Content Analysis.Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa advokasi masih kurang, hal ini terjadi karena pihak Puskesmas sebagai pelaksana program prolanis dari Pihak BPJS kesehatan hanya melakukan komunikasi satu arah yang artinya keputusan penuh berada di pihak BPJS. Sedangkan untuk bina suasana cukup baik dalam lingkup Puskesmas namun, diluar Puskesmas masih belum tercipta.Kesimpulan: Advokasi dan bina suasan dalam program prolanis masih kurang signifikan, hal ini terjadi karena tidak ada komunikasi secara langsung oleh pihak BPJS kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29551</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v1i3.29551</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29551/17091</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>