Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

MODIFIKASI METODE PEMILIHAN FORWARDING NODE BERDASARKAN FAKTOR ARAH DAN KECEPATAN KENDARAAN PADA PROTOKOL ROUTING GPSR DALAM LINGKUNGAN VANETS

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 18 No. 1 (2020) · pp. 39–47

DOI
10.12962/j24068535.v18i1.a976
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2020-01-31
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

VANETs (Vehicular ad hoc networks) merupakan teknologi yang digunakan untuk komunikasi antar kendaraan. Dalam VANETs, kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi dan arah yang berbeda-beda, sehingga menyebabkan jaringan komunikasi yang telah terbentuk berubah dengan cepat. Salah satu contoh protokol routing yang sering digunakan dalam komunikasi VANETs adalah GPSR. Greedy perimeter stateless routing (GPSR), routing protokol baru untuk jaringan nirkabel yang menggunakan informasi posisi node tujuan untuk membuat keputusan penerusan paket. Topologi jaringan VANETs yang sangat dinamis menyebabkan komunikasi antar node tidak stabil. Node next hop yang telah dipilih mungkin telah keluar dari jangkauan transmisi sebelum menerima paket. Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah dalam protokol routing GPSR terkait ketidakstabilan komunikasi karena posisi node yang berubah dalam mode greedy forwarding. Dalam penelitian ini penulis menambahkan set parameter yang digunakan untuk mengambil keputusan routing dengan memasukkan faktor kecepatan dan arah pergerakan kendaraan. Setiap node akan melakukan penghitungan rata-rata geometrik kecepatannya sebelum penyiaran beacon message. Informasi rata-rata geometrik tersebut akan ditambahkan pada beacon message. Setelah node menerima paket beacon message, node akan memperbarui informasi yang terdapat pada neighbor table. Pada penelitian ini, neighbor table juga menyimpan informasi posisi node pada waktu sebelumnya dan informasi rata-rata geometrik kecepatan. Informasi dalam neighbor table tersebut akan digunakan dalam pengambilan keputusan routing. Penelitian ini juga melakukan modifikasi pada metode penerusan paket greedy forwarding. Jika penerusan paket menggunakan metode greedy forwarding, tahapan pertama yang dilakukan adalah menemukan node-node yang berada dalam area komunikasi optimum. Selanjutnya dari node-node yang berada pada area komunikasi optimum, akan dilakukan seleksi pemilihan forwarding node. Node yang layak menjadi forwarding node adalah node yang paling minimal perbedaan rata-rata geometrik kecepatannya dan bergerak mendekati node tujuan. Diharapkan dengan penelitian ini dapat meningkatkan performa protokol routing GPSR

Collaboration network of the authors

21 authors · 40 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Supeno DjanaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember5
Waskitho WibisonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Royyana Muslim IjtihadieInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Indera Zainul MuttaqienInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Asad ArismadhaniAffiliation unknown1
I Nyoman Trisna WirawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Lidya Amalia RahmaniaAffiliation unknown1
Muhammad Ziki ElfirmanUniversitas Muhammadiyah Banjarmasin1
Johan Ericka Wahyu PrakasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Mohamad DimyatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Rachmat RachmatInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nurdiansyah RezkinandaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Pascal ManirihoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Maurice NtahobariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faishal Halim SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Rizky Fenaldo MaulanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ary Mazharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu SuadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Fuad Dary RosyadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MODIFIKASI METODE PEMILIHAN FORWARDING NODE BERDASARKAN FAKTOR ARAH DAN KECEPATAN KENDARAAN PADA PROTOKOL ROUTING GPSR DALAM LINGKUNGAN VANETS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pertiwi, Kharisma Monika Dian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggoro, Radityo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">VANETs (Vehicular ad hoc networks) merupakan teknologi yang digunakan untuk komunikasi antar kendaraan. Dalam VANETs, kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi dan arah yang berbeda-beda, sehingga menyebabkan jaringan komunikasi yang telah terbentuk berubah dengan cepat. Salah satu contoh protokol routing yang sering digunakan dalam komunikasi VANETs adalah GPSR. Greedy perimeter stateless routing (GPSR), routing protokol baru untuk jaringan nirkabel yang menggunakan informasi posisi node tujuan untuk membuat keputusan penerusan paket. Topologi jaringan VANETs yang sangat dinamis menyebabkan komunikasi antar node tidak stabil. Node next hop yang telah dipilih mungkin telah keluar dari jangkauan transmisi sebelum menerima paket. Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah dalam protokol routing GPSR terkait ketidakstabilan komunikasi karena posisi node yang berubah dalam mode greedy forwarding. Dalam penelitian ini penulis menambahkan set parameter yang digunakan untuk mengambil keputusan routing dengan memasukkan faktor kecepatan dan arah pergerakan kendaraan. Setiap node akan melakukan penghitungan rata-rata geometrik kecepatannya sebelum penyiaran beacon message. Informasi rata-rata geometrik tersebut akan ditambahkan pada beacon message. Setelah node menerima paket beacon message, node akan memperbarui informasi yang terdapat pada neighbor table. Pada penelitian ini, neighbor table juga menyimpan informasi posisi node pada waktu sebelumnya dan informasi rata-rata geometrik kecepatan. Informasi dalam neighbor table tersebut akan digunakan dalam pengambilan keputusan routing. Penelitian ini juga melakukan modifikasi pada metode penerusan paket greedy forwarding. Jika penerusan paket menggunakan metode greedy forwarding, tahapan pertama yang dilakukan adalah menemukan node-node yang berada dalam area komunikasi optimum. Selanjutnya dari node-node yang berada pada area komunikasi optimum, akan dilakukan seleksi pemilihan forwarding node. Node yang layak menjadi forwarding node adalah node yang paling minimal perbedaan rata-rata geometrik kecepatannya dan bergerak mendekati node tujuan. Diharapkan dengan penelitian ini dapat meningkatkan performa protokol routing GPSR</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/976</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v18i1.a976</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol. 18, No. 1, January 2020; 39-47</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v18i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/976/414</dc:relation>
</oai_dc:dc>