Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Study Kualitatif Terhadap Kejadian Baby Blues Syndrome Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari

Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan · Vol. 2 No. 2 (2022)

DOI
10.37887/jwins.v2i2.29371
ISSN
2797-6270
Published
2022-12-27
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Baby blues Syndrome merupakan suatu gangguan efek ringan tampak dalam minggu pertama setelah persalinan, cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima dan berlangsung dalam rentang waktu 14 hari atau dua minggu baby blues ditandai dengan tangisan singkat, perasaan kesepian atau ditolak, cemas, bingung, gelisah, letih, pelupa dan tidak dapat tidur.Tujuan: Untuk mengetahui dukungan kelurga,sikap,prilaku serta mitos dan kebudayaan terhadap kejadian baby blues syndrome di RSUD Kota Kendari.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenalogis. Informan yang diambil yaitu ibu yang mengalami baby blues syndrome serta suami/keluarga. Teknik pengambilan sampel yakni menggunakan teknik purposive sampling. Data berupa informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik semistruktur. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulandata, reduksi data (emik), display data (penyajian data) dan penarikan kesimpulandari intisari wawancara.Hasil: Penelitian menunjukan bahwa dengan adanya dukungan keluarga sangat penting bagiibu yang sedang menglami baby blues syndrom, adanya dukungan moral, sertadukungan sosial membantu mengurangi kekhawatiran berlebih yang diarasakan oleh ibu. Sikap yang di tunjukan ibu yang mengalami baby blues syndrome yaitu mudah marah, sensitif, mengalami penurunan konsentrasi dan mudah merasa lelah. Perilaku yang di tunjukan ibu yang mengalami baby blues syndrome yaitu ibu mengalami penurunan nafsu makan dan mengalami insomnia. Beberapa mitos dan larangan membuat ibu merasa tertekan, ibu dan keluarga juga masi mempercayai beberapa pantangan dan larangan untuk ibu pasca salin berdasarkan kebudayaan mereka membuat ibu tertekan dan merasa terbebani.

Collaboration network of the authors

40 authors · 137 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo8
Febriana MuchtarAffiliation unknown7
Farit RezalAffiliation unknown7
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown5
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Farid RezalAffiliation unknown3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Farming FarmingAffiliation unknown2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Eva HerikUniversitas Halu Oleo2
Linda FajriahAffiliation unknown2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Sabril MunandarAffiliation unknown2
Putu Eka ErawanAffiliation unknown2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Citra MarhanUniversitas Halu Oleo2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Dian EkayantiUniversitas Halu Oleo1
Irma IrmaUniversitas Halu Oleo1
Rahma CahyaniUniversitas Halu Oleo1
Gabriel KaempeUniversitas Halu Oleo1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Jumiati JumiatiUniversitas Halu Oleo1
Nur AlimInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
, SamrinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Badarwan .Affiliation unknown1
Albrina Roza RezkillahAffiliation unknown1
Idha Rezky IratamaAffiliation unknown1
Ainun SyahidahAffiliation unknown1
Devi Safitri EffendyAffiliation unknown1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Study Kualitatif  Terhadap Kejadian Baby Blues Syndrome Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>ROSMINI, SITI</dc:creator>
	<dc:creator>BAHAR, HARTATI</dc:creator>
	<dc:creator>AKIFAH, AKIFAH</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang : Baby blues Syndrome  merupakan suatu gangguan efek  ringan  tampak dalam minggu pertama setelah persalinan, cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima dan berlangsung dalam rentang waktu 14 hari atau dua minggu baby blues ditandai dengan tangisan singkat, perasaan kesepian atau ditolak, cemas, bingung, gelisah, letih, pelupa dan tidak dapat tidur.Tujuan :  Untuk mengetahui dukungan kelurga,sikap,prilaku serta mitos dan kebudayaan terhadap kejadian baby blues syndrome di RSUD Kota Kendari.Metode : Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenalogis. Informan yang diambil yaitu ibu yang mengalami baby blues syndrome serta suami/keluarga. Teknik pengambilan sampel yakni menggunakan teknik purposive sampling. Data berupa informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik semistruktur. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulandata, reduksi data (emik), display data (penyajian data) dan penarikan kesimpulandari intisari wawancara.Hasil : Penelitian menunjukan bahwa dengan adanya dukungan keluarga sangat penting bagiibu yang sedang menglami baby blues syndrom, adanya dukungan moral, sertadukungan sosial membantu mengurangi kekhawatiran berlebih yang diarasakan oleh ibu. Sikap yang di tunjukan ibu yang mengalami baby blues syndrome yaitu mudah marah, sensitif, mengalami penurunan konsentrasi dan mudah merasa lelah. Perilaku yang di tunjukan ibu yang mengalami baby blues syndrome yaitu ibu mengalami penurunan nafsu makan dan mengalami insomnia. Beberapa mitos dan larangan membuat ibu merasa tertekan, ibu dan keluarga juga masi mempercayai beberapa pantangan dan larangan untuk ibu pasca salin berdasarkan kebudayaan mereka membuat ibu tertekan dan merasa terbebani.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29371</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jwins.v2i2.29371</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan; Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:source>
	<dc:source>2797-6270</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jwins.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/winsjournal/article/view/29371/16992</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>