Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Kemampuan Berpikir Geometri Van Hiele Siswa Ditinjau Dari Gender

Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) · Vol. 7 No. 2 (2023)

DOI
10.33772/jpbm.v7i2.30188
ISSN
2502-3284
Published
2023-01-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir geometri Van Hiele siswa kelas VII SMPN 1 Kendari ditinjau dari gender. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan angket gender, tes VHGT, tes kemampuan berpikir geometri materi segiempat yang disesuaikan dengan indikator masing-masing tingkatan, dan wawancara. Berdasarkan hasil angket gender dan VHGT diperoleh dari 21 siswa perempuan secara umum mereka bertipe androgini setelah itu feminim, undifferentiated lalu maskulin. Sementara dari 8 siswa laki-laki mereka bertipe maskulin setelah itu androgini dan undifferentiated lalu feminim dan hasil VHGT menunjukkan bahwa siswa laki-laki maupun perempuan dengan tipe androgini lebih mampu berpikir geometri dibandingkan dengan tipe lainnya. Temuan menunjukkan tingkat berpikir geometri siswa kelas VII-1 SMPN 1 Kendari kurang memuaskan secara umum mereka berada pada tingkat pra 0 - tingkat 0 (visualisasi) dan hanya 1 siswa yang mencapai tingkat 1 (analisis) serta tidak ada yang dapat mencapai level 2 (deduksi informal). Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir geometri yang diikuti dengan wawancara, siswa yang berada pada level 1 (analisis) belum mampu mendefinisikan suatu bangun dengan bahasanya sendiri dengan lengkap, siswa yang berada pada level 0 (visualisasi) masih kesulitan menentukan beberapa sifat bangun datar karena ada komponen bangun yang belum dimengerti, sementara siswa yang berada pada level pra 0 (pra visualisasi) belum dapat menamai bangun-bangun segiempat dengan benar begitupun saat mengidentifkasi komponen bangun geometri.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 184 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abd KadirUniversitas Halu Oleo9
Muhammad SudiaAffiliation unknown7
Mustamin AnggoUniversitas Halu Oleo7
Salim SalimUniversitas Halu Oleo6
Ridway BalakaAffiliation unknown6
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown6
La MasiAffiliation unknown5
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo5
Al Ichlas ImranAffiliation unknown5
Salimin SaliminAffiliation unknown5
Busnawir BusnawirUniversitas Halu Oleo4
Fahinu FahinuAffiliation unknown4
Yuspian GunawanAffiliation unknown4
Agustinus LolokAffiliation unknown4
La HasanudinUniversitas Halu Oleo4
Kodirun KodirunUniversitas Halu Oleo4
La ArapuAffiliation unknown3
Rahmad PrajonoAffiliation unknown3
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo3
La HasanuddinAffiliation unknown3
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala3
Anwar BeyAffiliation unknown3
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo3
Suhar SuharAffiliation unknown2
Jafar JafarAffiliation unknown2
La Ode Ahmad JazuliAffiliation unknown2
Mohamad SalamAffiliation unknown2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
Lukas Kano MangallaUniversitas Halu Oleo2
Budiman SudiaAffiliation unknown2
La NdiaUniversitas Halu Oleo2
Saleh SalehAffiliation unknown2
Nanang EndriatnoAffiliation unknown2
Mohammad SalamAffiliation unknown2
Safari LaAffiliation unknown1
Manat RahimAffiliation unknown1
La Ode SuriadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kemampuan Berpikir Geometri Van Hiele Siswa Ditinjau Dari Gender</dc:title>
	<dc:creator>Putri Fajar, Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Kadir</dc:creator>
	<dc:creator>Misu, La</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kemampuan Berpikir Geometri, Van Hiele, Gender.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir geometri Van Hiele siswa kelas VII SMPN 1 Kendari ditinjau dari gender. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan angket gender, tes VHGT, tes kemampuan berpikir geometri materi segiempat yang disesuaikan dengan indikator masing-masing tingkatan, dan wawancara. Berdasarkan hasil angket gender dan VHGT diperoleh dari 21 siswa perempuan secara umum mereka bertipe androgini setelah itu feminim, undifferentiated lalu maskulin. Sementara dari 8 siswa laki-laki mereka bertipe maskulin setelah itu androgini dan undifferentiated lalu feminim dan hasil VHGT menunjukkan  bahwa siswa laki-laki maupun perempuan dengan tipe androgini lebih mampu berpikir geometri dibandingkan dengan tipe lainnya. Temuan menunjukkan tingkat berpikir geometri siswa kelas VII-1 SMPN 1 Kendari kurang memuaskan secara umum mereka berada pada tingkat pra 0 - tingkat 0 (visualisasi) dan hanya 1 siswa yang mencapai tingkat 1 (analisis) serta tidak ada yang dapat mencapai level 2 (deduksi informal). Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir geometri yang diikuti dengan wawancara, siswa yang berada pada level 1 (analisis) belum mampu mendefinisikan suatu bangun dengan bahasanya sendiri dengan lengkap, siswa yang berada pada level 0 (visualisasi) masih kesulitan menentukan beberapa sifat bangun datar karena ada komponen bangun yang belum dimengerti, sementara siswa yang berada pada level pra 0 (pra visualisasi) belum dapat menamai bangun-bangun segiempat dengan benar begitupun saat mengidentifkasi komponen bangun geometri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/article/view/30188</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpbm.v7i2.30188</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning); Vol 7, No 2 (2022)</dc:source>
	<dc:source>2502-3284</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpbm.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/article/view/30188/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>