Salep antiseptik alami dari limbah cangkang telur dan daun tembelekan (Lantana camara L.) diformulasikan untuk penyembuhan luka. Salep dibuat dengan kombinasi serbuk cangkang telur dan ektrak kental daun tembelekan dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Pengujian potensi salep sebagai antiseptik dilakukan secara in vitro dan in vivo. Uji secara in vitro dilakukan pada 2 jenis bakteri yaitu Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Uji secara in vivo dilakukan pada tikus putih galur Wistar sebanyak 14 ekor yang diberi luka sayat sebesar 1,5 cm selama 8 hari, dimana diameter penyembuhan luka dianalisis dengan menggunakan metode ANOVA (Analysis Of Variant). Hasilnya uji in vitro memperlihatkan bahwa salep memiliki aktifitas anti bakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona bening yang semakin meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi. Hasil uji in vivo menunjukkan bahwa salep efektif dalam menyembuhkan luka, dimana semakin tinggi konsetrasi semakin cepat pula proses penyembuhan luka. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah cangkang telur dan daun tembelekan menjadi bahan yang menjanjikan untuk salep antiseptik alami terhadap penyembuhan luka.Kata kunci: Cangkang telur, Lantana camara, salep, antiseptik
Collaboration network of the authors
21 authors ·
58 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.