Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Formulasi dan Uji Stabilitas Gel Transdermal Salbutamol Sulfat dalam Pembawa Vesikular Etosom

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 8 No. 1 (2022)

DOI
10.33772/pharmauho.v8i1.16945
ISSN
2715-4181
Published
2022-09-17
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Salbutamol sulfat sebagai bronkodilator memiliki waktu paruh elimininasi 4-6 jam dan penggunaan oral bioavailabilitasnya hanya 50% karena mengalami metabolisme lintas pertama. Telah dikembangkan sediaan gel transdermal dengan sistem penghantaran vesikel etosom. Penelitian ini bertujuan memperoleh formula gel salbutamol sulfat dalam pembawa vesikular etosom yang stabil. Preparasi salbutamol sulfat dalam pembawa vesikular etosom dilakukan dengan metode dingin (30oC) dan komposisinya adalah fosfatidilkolin 2%, etanol 40%, propilen glikol 1%, salbutamol sulfat 0,3% dan air suling hingga 100%. Formulasi gel dilakukan dengan teknik pencampuran mekanik dengan variasi basis karbomer 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Selanjutnya dilakukan uji stabilitas dengan metode cycling test pada dua suhu yang berbeda (5o C dan 40o C). Hasil yang diperoleh meliputi viskositas sebelum dan sesudah cycling test adalah 13.000-26.500 cP dan 12.000-25.500 cP; pH sebelum dan sesudah cycling test adalah 6,76-6,84 dan 6,75-7,15; serta daya sebar sebelum dan sesudah cycling test adalah 4,4-6,4 cm dan 4,35-6,4 cm. Disimpulkan bahwa gel gel dengan konsentrasi basis karbomer 0,5% dan 1% memiliki stabilitas yang baik

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 154 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Nafisah Tendri Adjeng MallarangengAffiliation unknown4
Rini HamsidiAffiliation unknown3
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo3
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo3
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Handoyo SahumenaUniversitas Halu Oleo2
Husnaeni HusnaeniAffiliation unknown2
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo2
Ari SartinahUniversitas Halu Oleo2
Halimahtussaddiyah RitongaAffiliation unknown2
Vica AspadiahAffiliation unknown2
Nurramadhani Armada SidaUniversitas Halu Oleo1
Arfan ArfanUniversitas Halu Oleo1
Herlina HerlinaUniversitas Halu Oleo1
Sri WahyuniAffiliation unknown1
Ardiyanti ArdiyantiAffiliation unknown1
Nurhayani HMAffiliation unknown1
Muhammad Juharisman SaputraAffiliation unknown1
Wa BaaneAffiliation unknown1
Novi NoviAffiliation unknown1
Ayu Sasta FiyanaAffiliation unknown1
Wahyuni WahyuniAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti MusninaAffiliation unknown1
Ulfa WildaAffiliation unknown1
S SabarudinAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown1
Aty WidyawaruyantiAffiliation unknown1
Achmad Fuad HafidAffiliation unknown1
Wiwied EkasariAffiliation unknown1
Andi Nafisah Tendri AdjengAffiliation unknown1
Muhammad ArbaAffiliation unknown1
Y YaminAffiliation unknown1
N NurhasanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Formulasi dan Uji Stabilitas Gel Transdermal Salbutamol Sulfat dalam Pembawa Vesikular Etosom</dc:title>
	<dc:creator>Akib, Nur Illiyyin</dc:creator>
	<dc:creator>Mahmudah, Rifa'atul</dc:creator>
	<dc:creator>Zubaydah, Wa Ode Sitti</dc:creator>
	<dc:creator>Halik, H</dc:creator>
	<dc:creator>Ramlah, R</dc:creator>
	<dc:creator>Armadany, Fery Indradewi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">transdermal, gel, etosom, salbutamol</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salbutamol sulfat sebagai bronkodilator memiliki waktu paruh elimininasi 4-6 jam dan penggunaan oral bioavailabilitasnya hanya 50% karena mengalami metabolisme lintas pertama. Telah dikembangkan sediaan gel transdermal dengan sistem penghantaran vesikel etosom. Penelitian ini bertujuan memperoleh formula gel salbutamol sulfat dalam pembawa vesikular etosom yang stabil. Preparasi salbutamol sulfat dalam pembawa vesikular etosom dilakukan dengan metode dingin (30oC) dan komposisinya adalah fosfatidilkolin 2%, etanol 40%, propilen glikol 1%, salbutamol sulfat 0,3% dan air suling hingga 100%. Formulasi gel dilakukan dengan teknik pencampuran mekanik dengan variasi basis karbomer 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Selanjutnya dilakukan uji stabilitas dengan metode cycling test pada dua suhu yang berbeda (5o C dan 40o C). Hasil yang diperoleh meliputi viskositas sebelum dan sesudah cycling test adalah 13.000-26.500 cP dan 12.000-25.500 cP; pH sebelum dan sesudah cycling test adalah 6,76-6,84 dan 6,75-7,15; serta daya sebar sebelum dan sesudah cycling test adalah 4,4-6,4 cm dan 4,35-6,4 cm. Disimpulkan bahwa gel gel dengan konsentrasi basis karbomer 0,5% dan 1% memiliki stabilitas yang baik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:contributor>
	<dc:date>2022-09-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/16945</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v8i1.16945</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/16945/16282</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/downloadSuppFile/16945/2525</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Nur Illiyyin Akib</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>