Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 7 No. 1 (2021) · pp. 26–32

DOI
10.33772/pharmauho.v7i1.15759
ISSN
2715-4181
Published
2021-04-22
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Pengelolaan obat yang kurang baik di rumah sakit dapat memberikan dampak yang kurang baik dari segi ekonomi, sosial maupun kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dan concurent yang disertai wawancara mendalam. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian item obat dengan Formularium Nasional sebesar 88.14%, kesesuaian item obat dengan Formularium Rumah Sakit sebesar 100%, persentase jumlah item obat yang direncanakan dengan yang diadakan mencapai 100%, frekuensi kurang lengkapnya surat SP/kontrak sebesar 0%, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun sebanyak 6 kali, frekuensi tertundanya pembayaran sebesar 0%, ketepatan data jumlah obat dengan kenyataan pakai obat sebesar 100%, sistem penataan gudang menggunakan sistem FEFO, persentase obat kadaluwarsa atau rusak sebesar 0%, persentase stok mati sebesar 0%, persentase peresepan nama generik mencapai 87.06% dan rata-rata kecepatan pelayanan resep non racikan 3,8 menit dan resep racikan 4,6 menit. Pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019 sudah efisien, namun persentase kesesuaian item obat yang tersedia dengan formularium nasional belum memenuhi dan frekuensi pengadaan obat dalam setahun masih cukup rendah

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 146 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo9
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo5
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo4
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo3
Mesi LeoritaAffiliation unknown3
Andi Nafisah Tendri AdjengAffiliation unknown3
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo2
Dian Munasari SoloUniversitas Halu Oleo2
Nurramadhani A SidaAffiliation unknown2
Wa Ode Sitti ZubaydahUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Handoyo SahumenaUniversitas Halu Oleo2
Astrid IndalifianyUniversitas Halu Oleo1
Halik HalikUniversitas Halu Oleo1
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo1
Syahbudin SyahbudinUniversitas Halu Oleo1
Nanik HindaryatiningsihUniversitas Halu Oleo1
Rifa’atul MahmuddahUniversitas Halu Oleo1
La AbaUniversitas Halu Oleo1
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo1
Sari Sukmawati KapotaUniversitas Halu Oleo1
Hasyim AbdillahUniversitas Halu Oleo1
La Iru La IruAffiliation unknown1
Andi Syahrir PAffiliation unknown1
Nita TrinovitasariAffiliation unknown1
Rachma MalinaAffiliation unknown1
Ni Komang Ayu RaiAffiliation unknown1
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo1
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo1
Adryan FristiohadyAffiliation unknown1
Elfira HaringiAffiliation unknown1
S SabarudinAffiliation unknown1
N NuralifahAffiliation unknown1
Rusliati DamuAffiliation unknown1
Aswan SudimanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019</dc:title>
	<dc:creator>Sabarudin, Sabarudin</dc:creator>
	<dc:creator>Ihsan, Sunandar</dc:creator>
	<dc:creator>Arfan, Arfan</dc:creator>
	<dc:creator>Hasmi, Waode Indri Sasmita</dc:creator>
	<dc:creator>Anwar, Irvan</dc:creator>
	<dc:creator>Hukmah, Nurul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">manajemen obat, instalasi farmasi, rumah sakit, Kendari</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelolaan obat yang kurang baik di rumah sakit dapat memberikan dampak yang kurang baik dari segi ekonomi, sosial maupun kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dan concurent yang disertai wawancara mendalam. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian item obat dengan Formularium Nasional sebesar 88.14%, kesesuaian item obat dengan Formularium Rumah Sakit sebesar 100%, persentase jumlah item obat yang direncanakan dengan yang diadakan mencapai 100%, frekuensi kurang lengkapnya surat SP/kontrak sebesar 0%, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun sebanyak 6 kali, frekuensi tertundanya pembayaran sebesar 0%, ketepatan data jumlah obat dengan kenyataan pakai obat sebesar 100%, sistem penataan gudang menggunakan sistem FEFO, persentase obat kadaluwarsa atau rusak sebesar 0%, persentase stok mati sebesar 0%, persentase peresepan nama generik mencapai 87.06% dan rata-rata kecepatan pelayanan resep non racikan 3,8 menit dan resep racikan 4,6 menit. Pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019 sudah efisien, namun persentase kesesuaian item obat yang tersedia dengan formularium nasional belum memenuhi dan frekuensi pengadaan obat dalam setahun masih cukup rendah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/15759</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v7i1.15759</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 7, No 1 (2021): Pharmauho; 26-32</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/15759/11724</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Sabarudin Sabarudin, Sunandar Ihsan, Arfan Arfan, Waode Indri Sasmita Hasmi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>