Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Formulasi Nanopartikel Kurkumin dengan Teknik Gelasi Ionik Menggunakan Kitosan, Tripolifosfat dan Natrium Alginat serta Uji Stabilitasnya Secara In Vitro

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 2 No. 1 (2016)

DOI
10.33772/pharmauho.v2i1.3476
ISSN
2715-4181
Published
2016-04-12
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa obat yang memiliki potensi cukup besar sebagai antioksidan, antiinflamasi, antimikroba dan antikarsinogenesis, namun terkendala oleh sifat kurkumin yang sukar larut dalam air sehingga menyebabkan rendahnya bioavailibilitas di dalam sirkulasi sistemik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan formulasi kurkumin dalam bentuk nanopartikel menggunakan polimer kitosan, suatu derivat dari kitin yang dapat diperoleh dari limbah cangkang kepiting maupun udang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi nanopartikel kurkumin dengan teknik gelasi ionik menggunakan kitosan, tripolifosfat (TPP) dan natrium alginate serta mengevaluasi stabilitas nanopartikel secara in vitro. Karakterisasi nanopartikel yang dilakukan meliputi uji efisiensi penjerapan, penentuan ukuran partikel dan zeta potensial menggunakan alat Particle Size Analyzer dan pengamatan morfologi menggunakan alat Transmission Electron Microscopy (TEM). Stabilitas nanopartikel kurkumin secara in vitro menggunakan cairan lambung buatan dan cairan usus buatan dan hasilnya diperoleh dengan menghitung pelepasan kurkumin dari nanopartikel. Hasil penelitian menunjukkan formula nanopartikel paling baik mengandung komposisi kurkumin 0,01%; kitosan 0,02%; tripolifosfat 0,01%; dan natrium alginat 0,02%. Efisiensi penjerapan kurkumin dalam nanopartikel berkisar 86,60% - 93,21%, ukuran partikel rata-rata 693,8 nm dan zeta potensial +15,13 mV. Hasil pengamatan morfologi memperlihatkan partikel berbentuk bulat dengan permukaan yang tidak rata. Nanopartikel diketahui lebih stabil di dalam cairan usus buatan dibandingkan dalam cairan lambung buatan. Hal ini mengindikasikan nanopartikel kurkumin sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sistem penghantaran obat yang efektif.Kata kunci: nanopartikel kurkumin, kitosan, gelasi ionik, natrium alginat, stabilitas

Collaboration network of the authors

40 authors · 103 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo6
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo4
Fadhliyah MalikAffiliation unknown3
Mentarry BafadalAffiliation unknown3
Sahidin SahidinAffiliation unknown3
Rini HamsidiAffiliation unknown3
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown3
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad FitrawanUniversitas Halu Oleo2
Maysara MaysaraUniversitas Halu Oleo2
Asrul SaniAffiliation unknown2
Vica AspadiahAffiliation unknown2
Nurramadhani Armada SidaUniversitas Halu Oleo1
Aswani AswaniUniversitas Halu Oleo1
Nurlena IkawatiAffiliation unknown1
La Ode IndoAffiliation unknown1
Haeruddin HaeruddinAffiliation unknown1
Ayu LestariAffiliation unknown1
Nasrudin NasrudinAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Riska Angriani MustaminAffiliation unknown1
Ahmad SaifullahAffiliation unknown1
Dahlan DahlanAffiliation unknown1
Narma NarmaAffiliation unknown1
La RudiUniversitas Halu Oleo1
Irma SafitriAffiliation unknown1
Rustam MustaAffiliation unknown1
Muriadrianti MuriadriantiAffiliation unknown1
Muh. Alim MarhadiUniversitas Halu Oleo1
Novianti UsuAffiliation unknown1
Atna TirmiziAffiliation unknown1
Nanggita Karini PratiwiAffiliation unknown1
Asniadin AsniadinAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Irmanaya SariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Formulasi Nanopartikel Kurkumin dengan Teknik Gelasi Ionik Menggunakan Kitosan, Tripolifosfat dan Natrium Alginat serta Uji Stabilitasnya Secara In Vitro</dc:title>
	<dc:creator>Suryani, Suryani</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuni, Wahyuni</dc:creator>
	<dc:creator>Ariastika, Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmanpiu, Rahmanpiu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kurkumin merupakan senyawa obat yang memiliki potensi cukup besar sebagai antioksidan, antiinflamasi, antimikroba dan antikarsinogenesis, namun terkendala oleh sifat kurkumin yang sukar larut dalam air sehingga menyebabkan rendahnya bioavailibilitas di dalam sirkulasi sistemik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan formulasi kurkumin dalam bentuk nanopartikel menggunakan polimer kitosan, suatu derivat dari kitin yang dapat diperoleh dari limbah cangkang kepiting maupun udang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi nanopartikel kurkumin dengan teknik gelasi ionik menggunakan kitosan, tripolifosfat (TPP) dan natrium alginate serta mengevaluasi stabilitas nanopartikel secara in vitro. Karakterisasi nanopartikel yang dilakukan meliputi uji efisiensi penjerapan, penentuan ukuran partikel dan zeta potensial menggunakan alat Particle Size Analyzer dan pengamatan morfologi menggunakan alat Transmission Electron Microscopy (TEM). Stabilitas nanopartikel kurkumin secara in vitro menggunakan cairan lambung buatan dan cairan usus buatan dan hasilnya diperoleh dengan menghitung pelepasan kurkumin dari nanopartikel. Hasil penelitian menunjukkan formula nanopartikel paling baik mengandung komposisi kurkumin 0,01%; kitosan 0,02%; tripolifosfat 0,01%; dan natrium alginat 0,02%. Efisiensi penjerapan kurkumin dalam nanopartikel berkisar 86,60% - 93,21%, ukuran partikel rata-rata 693,8 nm dan zeta potensial +15,13 mV. Hasil pengamatan morfologi memperlihatkan partikel berbentuk bulat dengan permukaan yang tidak rata. Nanopartikel diketahui lebih stabil di dalam cairan usus buatan dibandingkan dalam cairan lambung buatan. Hal ini mengindikasikan nanopartikel kurkumin sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sistem penghantaran obat yang efektif.Kata kunci : nanopartikel kurkumin, kitosan, gelasi ionik, natrium alginat, stabilitas</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-04-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/3476</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v2i1.3476</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/3476/2629</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Pharmauho</dc:rights>
</oai_dc:dc>