Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Review: Kanker Payudara (Patofisiologi, Epidemiologi, dan Lini Sel)

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 8 No. 1 (2022)

DOI
10.33772/pharmauho.v8i1.13093
ISSN
2715-4181
Published
2022-09-17
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada didunia. Penyakit ini sering diderita oleh wanita dan pria tetapi kemungkinannya sangat kecil. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan instrument pencarian pustaka berbasis online seperti NCBI-PubMed, Google Scholar, dan Elsevier dengan artikel berasal dari tahun 2014-2020. Hasil review yang didapat berdasarkan data epidemiologi pada tahun 2018 World Health Organization (WHO) mencatat bahwa kasus kanker payudara di Indonesia mencapai angka 348,809 dan dari kasus tersebut jumlah yang meninggal mencapai angka 207,210. American Cancer Society (2019) mengatakan bahwa sekitar 41.760 wanita dan 500 pria diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2019. Berdasarkan estimasi International Agency for Research on Cancer, pada tahun 2020 akan ada 1,15 juta kasus kanker payudara dengan 411.000 kematian. Sebanyak 70% kasus baru dan 55% kematian diprediksi terjadi di negara berkembang. Kanker payudara biasanya dimulai dari hiperproliferasi ductus yang kemudian berkembang menjadi tumor jinak atau bahkan karsinoma metastasis setelah terus-menerus distimulasi oleh berbagai faktor karsinogenik. Ada banyak faktor risiko yang dapat memungkinan peningkatkan pertumbuhan kanker payudara seperti seks, penuaan, estrogen, riwayat keluarga, mutasi gen dan gaya hidup tidak sehat.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 145 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
W WahyuniAffiliation unknown6
S SahidinAffiliation unknown4
Sahidin SahidinAffiliation unknown4
Rini HamsidiAffiliation unknown3
Vica AspadiahAffiliation unknown3
Rina AndrianiAffiliation unknown3
Musadar MappasombaAffiliation unknown2
Muhammad Ilyas YusufAffiliation unknown2
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo1
Elfira HaringiAffiliation unknown1
Ari SartinahUniversitas Halu Oleo1
Mesi LeoritaAffiliation unknown1
Sandra Aulia MardikasariAffiliation unknown1
Mustakim HamidAffiliation unknown1
Didi Dharmadi HasanuddinAffiliation unknown1
Indah MawarniAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown1
S SabarudinAffiliation unknown1
Aty WidyawaruyantiAffiliation unknown1
Achmad Fuad HafidAffiliation unknown1
Wiwied EkasariAffiliation unknown1
Rima AngliaAffiliation unknown1
Rakhmad BarusAffiliation unknown1
Chelvin Trio SaputraAffiliation unknown1
I SahidinAffiliation unknown1
Bayu WirasmantoAffiliation unknown1
Muhammad Rustam HNAffiliation unknown1
Feny Riskiana PokoAffiliation unknown1
Agung Wibawa Mahatva YodhaAffiliation unknown1
Muhammad AzharAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Andi ZulbayuAffiliation unknown1
Sutardi SutardiUniversitas Halu Oleo1
Muh YaminUniversitas Halu Oleo1
H. JustawanAffiliation unknown1
Rizky Barkah RamadhaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Review: Kanker Payudara (Patofisiologi, Epidemiologi, dan Lini Sel)</dc:title>
	<dc:creator>Liambo, Indra Saputra</dc:creator>
	<dc:creator>Fristiohady, Adryan</dc:creator>
	<dc:creator>Malaka, Muhammad Hajrul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kanker payudara, Patofisiologi, Lini sel</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kanker Payudara merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada didunia. Penyakit ini sering diderita oleh wanita dan pria tetapi kemungkinannya sangat kecil. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan instrument pencarian pustaka berbasis online seperti NCBI-PubMed, Google Scholar, dan Elsevier dengan artikel berasal dari tahun 2014-2020. Hasil review yang didapat berdasarkan data epidemiologi pada tahun 2018 World Health Organization (WHO) mencatat bahwa kasus kanker payudara di Indonesia mencapai angka 348,809 dan dari kasus tersebut jumlah yang meninggal mencapai angka 207,210. American Cancer Society (2019) mengatakan bahwa sekitar 41.760 wanita dan 500 pria diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2019. Berdasarkan estimasi International Agency for Research on Cancer, pada tahun 2020 akan ada 1,15 juta kasus kanker payudara dengan 411.000 kematian. Sebanyak 70% kasus baru dan 55% kematian diprediksi terjadi di negara berkembang. Kanker payudara biasanya dimulai dari hiperproliferasi ductus yang kemudian berkembang menjadi tumor jinak atau bahkan karsinoma metastasis setelah terus-menerus distimulasi oleh berbagai faktor karsinogenik. Ada banyak faktor risiko yang dapat memungkinan peningkatkan pertumbuhan kanker payudara seperti seks, penuaan, estrogen, riwayat keluarga, mutasi gen dan gaya hidup tidak sehat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-09-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/13093</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v8i1.13093</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 8, No 1 (2022): Pharmauho</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/13093/16281</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Muhammad Hajrul Malaka</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>