Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Uji Toksisitas Akut dan Gambaran Histopatologi Hepar Mencit yang Diberi Ekstrak Terpurifikasi Daun Galing (Cayratia trifolia L. Domin)

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 4 No. 1 (2018)

DOI
10.33772/pharmauho.v4i1.4623
ISSN
2715-4181
Published
2018-04-11
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Daun galing memiliki manfaat sebagai antidiabetik, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri dan antikanker. Keamanan adalah suatu syarat penting yang harus dimiliki suatu obat, oleh karena itu perlu dilakukan uji untuk mengetahui keamanan pemanfaatan daun galing perlu diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui LD50 ekstrak terpurifikasi daun galing dan mengetahui gambaran histopatologi hepar mencit setelah pemberian ekstrak terfurifikasi daun galing. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental, dengan rancangan Post test only controlled group design yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan, terdiri dari kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC 0,5%, kelompok perlakuan yang diberi ekstrak terpurifikasi daun galing 50 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 5.000 mg/kgBB dan 50.000 mg/kgBB, tiap kelompok perlakuan yang terdiri atas 4 ekor mencit. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak terpurifikasi daun galing bersifat sangat toksik berdasarkan klasifikasi toksisitas dengan nilai LD50 499,9 mg/kgBB, dengan gambaran histopatologi hepar mencit pada kelompok perlakuan ekstrak dosis 5.000 dan 50.000 (mg/kgBB) menunjukkan adanya kerusakan sel hepar, sedangkan pada kelompok perlakuan dosis 50, 500 (mg/kgBB) dan kontrol negatif tidak mengalami kerusakan (nekrisis) sel hepar. Kata Kunci: Daun galing, purifikasi, histopatologi hepar, toksisitas, mencit

Collaboration network of the authors

40 authors · 136 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown7
S SahidinAffiliation unknown5
Asriullah JabbarAffiliation unknown4
I SahidinAffiliation unknown3
Wa Ode Nia HelmiaAffiliation unknown2
Muhammad Rustam HNAffiliation unknown2
Feny Riskiana PokoAffiliation unknown2
Ari SartinahUniversitas Halu Oleo1
Mesi LeoritaAffiliation unknown1
Sandra Aulia MardikasariAffiliation unknown1
Irman IrmanAffiliation unknown1
Asri YuliAffiliation unknown1
Mustakim HamidAffiliation unknown1
Didi Dharmadi HasanuddinAffiliation unknown1
Indah MawarniAffiliation unknown1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo1
Rini HamsidiAffiliation unknown1
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown1
S SabarudinAffiliation unknown1
Aty WidyawaruyantiAffiliation unknown1
Achmad Fuad HafidAffiliation unknown1
Wiwied EkasariAffiliation unknown1
Rima AngliaAffiliation unknown1
Rakhmad BarusAffiliation unknown1
Chelvin Trio SaputraAffiliation unknown1
Indra Saputra LiamboAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Bayu WirasmantoAffiliation unknown1
Murdjani KamaluddinAffiliation unknown1
S SuaibAffiliation unknown1
Mubarak MubarakAffiliation unknown1
Idin SahidinAffiliation unknown1
Khansa Rafida TriaqilahAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti MusninaAffiliation unknown1
Jumriana AkhyarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Uji Toksisitas Akut dan Gambaran Histopatologi Hepar Mencit yang Diberi Ekstrak Terpurifikasi Daun Galing (Cayratia trifolia L. Domin)</dc:title>
	<dc:creator>Yusuf, Muhammad Ilyas</dc:creator>
	<dc:creator>Wulaisfan, Randa</dc:creator>
	<dc:creator>Haswika, Haswika</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuni, W</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daun galing memiliki manfaat sebagai antidiabetik, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri dan antikanker. Keamanan adalah suatu syarat penting yang harus dimiliki suatu obat, oleh karena itu perlu dilakukan uji untuk mengetahui keamanan pemanfaatan daun galing perlu diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui LD50  ekstrak terpurifikasi daun galing  dan mengetahui gambaran histopatologi hepar mencit setelah pemberian ekstrak terfurifikasi daun galing. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental, dengan rancangan  Post test only controlled group design yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan, terdiri dari kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC 0,5% , kelompok perlakuan yang diberi ekstrak terpurifikasi daun galing 50 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 5.000 mg/kgBB dan 50.000 mg/kgBB, tiap kelompok perlakuan yang terdiri atas 4 ekor mencit . Hasil penelitian menunjukkan ekstrak terpurifikasi daun galing bersifat sangat toksik berdasarkan klasifikasi toksisitas dengan nilai LD50  499,9 mg/kgBB, dengan gambaran histopatologi hepar mencit pada kelompok perlakuan ekstrak dosis 5.000 dan 50.000 (mg/kgBB) menunjukkan adanya kerusakan sel hepar, sedangkan pada kelompok perlakuan dosis 50, 500 (mg/kgBB) dan kontrol negatif tidak mengalami kerusakan (nekrisis) sel hepar. Kata Kunci: Daun galing, purifikasi, histopatologi hepar, toksisitas, mencit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/4623</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v4i1.4623</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 4, No 1 (2018): Pharmauho</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/4623/3497</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Pharmauho</dc:rights>
</oai_dc:dc>