Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MAKNA SIMBOLIS MABBOKA’ DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT LUWU DI KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU PROVINSI SULAWESI SELATAN

Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik · Vol. 10 No. 2 (2019) · pp. 89–97

DOI
10.33772/publica.v10i2.10567
ISSN
2502-5589
Published
2019-10-26
Publisher
Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Permasalahan dan tujuan yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan analisis makna simbol mabboka 'dalam perkawinan orang Luwu di Kabupaten Sulawesi Selatan Kabupaten Luwu Suli, perkawinan orang Luwu di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Propinsi. agama. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan makna simbol dalam adat mabboka termasuk: Kelapa (kaluku) simbol ketangguhan, kekuatan, dan kemandirian, dan kemampuan beradaptasi diri; Minyak kelapa (boka ') adalah simbol dari kerapian, kedewasaan, kepercayaan diri; Pisang dan daun pisang muda (colli loka) simbol simbol pelestarian keturunan dan kelembutan dan sikap mental; Cermin (Camming) sebagai simbol kerapian, kejujuran, kepercayaan diri, dan keindahan; sisir (Jakka) simbol kerapian, kepercayaan diri, dan keindahan; simbol penerangan (Dama 'kendi / panti) simbol penerangan; Padi (Barra) simbol kesejahteraan dan kemakmuran; sarung (lipa) simbol perlindungan diri dan kehormatan; gula merah (golla rarang) simbol keramahan, dan daun tabongo dan daun sirih (Daung Leko ') sebagai simbol perlindungan (perisai). Kata kunci: Pernikahan, komunitas Luwu, Mabboka, Simbol, makna

Collaboration network of the authors

20 authors · 43 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Aswinda AswindaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1
Anwar BeyAffiliation unknown1
Herni AndrianiAffiliation unknown1
La Ode Muh. UmranAffiliation unknown1
Muhidin Sam MongkitoAffiliation unknown1
La Ode Herman HalikaAffiliation unknown1
Joko JokoUniversitas Halu Oleo1
Muh. RajabUniversitas Halu Oleo1
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muh UmranAffiliation unknown1
La Ode HermanAffiliation unknown1
Wa Ode LusianaiUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode Iska Fariana AzisAffiliation unknown1
Sumadi DillaUniversitas Halu Oleo1
Mariati Alvia NingsihAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/publika/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MAKNA SIMBOLIS MABBOKA’ DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT LUWU  DI KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU PROVINSI SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Dimyati, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Harmin, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Rajab, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Permasalahan dan tujuan yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan analisis makna simbol mabboka 'dalam perkawinan orang Luwu di Kabupaten Sulawesi Selatan Kabupaten Luwu Suli, perkawinan orang Luwu di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Propinsi. agama. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan makna simbol dalam adat mabboka termasuk: Kelapa (kaluku) simbol ketangguhan, kekuatan, dan kemandirian, dan kemampuan beradaptasi diri; Minyak kelapa (boka ') adalah simbol dari kerapian, kedewasaan, kepercayaan diri; Pisang dan daun pisang muda (colli loka) simbol simbol pelestarian keturunan dan kelembutan dan sikap mental; Cermin (Camming) sebagai simbol kerapian, kejujuran, kepercayaan diri, dan keindahan; sisir (Jakka) simbol kerapian, kepercayaan diri, dan keindahan; simbol penerangan (Dama 'kendi / panti) simbol penerangan; Padi (Barra) simbol kesejahteraan dan kemakmuran;  sarung (lipa) simbol perlindungan diri dan kehormatan; gula merah (golla rarang) simbol keramahan, dan daun tabongo dan daun sirih (Daung Leko ') sebagai simbol perlindungan (perisai). Kata kunci: Pernikahan, komunitas Luwu, Mabboka, Simbol, makna</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Pascasarjana Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/publika/article/view/10567</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/publica.v10i2.10567</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik; Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Publica Vol 10 No 2; 89-97</dc:source>
	<dc:source>2502-5589</dc:source>
	<dc:source>10.33772/publica.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/publika/article/view/10567/7433</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik</dc:rights>
</oai_dc:dc>