Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN ‎SMELTING PT ANTAM UNIT BISNIS PERTAMBANGAN NIKEL KOLAKA

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jkl-uho.v4i3.46692
ISSN
2723-5203
Published
2023-12-30
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Stres kerja adalah ketegangan yang dialami oleh individu karena adanya tuntutan ‎pekerjaan yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis dan perilaku. Faktor ‎penyebab terjadinya stress kerja yaitu kondisi lingkungan kerja, hubungan ‎interpersonal, tekanan pekerjaan, perasaan tidak nyaman, beban kerja. Berdarkan hasil ‎survei awal dari 15 pekerja didapatkan 10 pekerja (96%) mengalami stres, 5 pekerja (4%) ‎tidak mengalami stres.Gejala stress yang dominan muncul antara lain 2 pekerja (74%) ‎kadang-kadang merasa tidak mampu mengatasi masalah, 4 pekerja (56%) sering sulit ‎berkonsentrasi, 3 pekerja (70%) sering merasa selalu kecapean, 1 pekerja (56%) sering ‎mengalami hal-hal berikut; nyeri punggung dan leher, pusing, nyeri otot, sembelit, ‎diare, hilang selera makan, rasa panas dalam perut (pirosis), gangguan pencernaan. ‎Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebisingan, suhu tempat ‎kerja dan beban kerja dengan stress kerja pada pekerja di bagian Smelting PT ANTAM ‎UBPN Kolaka tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif ‎dengan pendekatan Cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ‎ini menggunakan teknik probability sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah ‎‎140 pekerja, dengan jumlah sampel sebanyak 50 pekerja. Hasil dari penelitian ini ‎menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara kebisingan dengan stres kerja ( p-‎value= 5,22 0,05), tidak terdapat hubungan antara suhu tempat kerja dengan stres ‎kerja (p-value 0,908 0,05), Terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja ‎‎(p-value 0,025

Collaboration network of the authors

40 authors · 315 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo11
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo10
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo8
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Irma IrmaAffiliation unknown5
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo5
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Fikki PrasetyaAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN ‎SMELTING PT ANTAM UNIT BISNIS PERTAMBANGAN NIKEL KOLAKA</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Ray Valdy Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stres kerja adalah ketegangan yang dialami oleh individu karena adanya tuntutan ‎pekerjaan yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis dan perilaku. Faktor ‎penyebab terjadinya stress kerja yaitu kondisi lingkungan kerja, hubungan ‎interpersonal, tekanan pekerjaan,  perasaan tidak nyaman, beban kerja. Berdarkan hasil ‎survei awal dari 15 pekerja didapatkan 10 pekerja (96%) mengalami stres, 5 pekerja (4%) ‎tidak mengalami stres.Gejala stress yang dominan muncul antara lain 2  pekerja (74%) ‎kadang-kadang merasa tidak mampu mengatasi masalah, 4 pekerja (56%) sering sulit ‎berkonsentrasi, 3  pekerja (70%) sering merasa selalu kecapean, 1  pekerja (56%) sering ‎mengalami hal-hal berikut; nyeri punggung dan leher, pusing, nyeri otot, sembelit, ‎diare, hilang selera makan, rasa panas dalam perut (pirosis), gangguan pencernaan. ‎Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebisingan, suhu tempat ‎kerja dan beban kerja dengan stress kerja pada pekerja di bagian Smelting PT ANTAM ‎UBPN Kolaka tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif ‎dengan pendekatan Cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ‎ini menggunakan teknik probability sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah ‎‎140 pekerja, dengan jumlah sampel sebanyak  50 pekerja. Hasil dari penelitian ini ‎menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara kebisingan dengan stres kerja ( p-‎value= 5,22 0,05),  tidak terdapat  hubungan  antara suhu tempat kerja dengan stres ‎kerja (p-value 0,908 0,05), Terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja ‎‎(p-value 0,025</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/46692</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v4i3.46692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/46692/19533</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>