Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI ERA NEW NORMAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI SULAWESI TENGGARA

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 2 No. 3 (2022)

DOI
10.37887/jkl-uho.v2i3.27401
ISSN
2723-5203
Published
2022-08-25
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

New normal atau normal baru adalah suatu cara hidup baru atau cara baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemi Covid-19 yang belum selesai. Provinsi Sulawesi Tenggara per tanggal 19 Agustus 2021 tercatat jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebesar 18.846 orang, terkonfimasi sembuh sebesar 15.812 serta terkonfirmasi meninggal sebanyak 451 kasus. Kota Kendari saat ini memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak dibanding kabupaten lainnya dengan jumlah kasus Covid-19 di Kota Kendari sebanyak 8.993 kasus, 7.532 pasien sembuh, dan 172 pasien meninggal dunia. Upaya untuk mencegah petugas kesehatan terinfeksi COVID-19 adalah dengan mematuhi praktik pencegahan dan pengendalian infeksi. Upaya ini meliputi pengendalian administratif, lingkungan,teknik/engineering dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat. Penggunaan APD dibutuhkan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan dengan aman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) di era new normal sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Sulawesi Tenggara 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan baik (97.4%) dan pengetahuan cukup (2.6%), sikap baik (83.1%), sikap cukup (6.8%), sikap kurang (10.2%), tindakan baik (47.1%), dan tindakan kurang (11.5%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penggunaan alat pelindung diri di era new normal pandemi Covid-19 serta memiliki sikap dan tindakan yang baik terhadap penggunaan alat pelindung diri di era new normal pandemi Covid-19.

Collaboration network of the authors

40 authors · 246 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo9
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo8
Suhadi SuhadiAffiliation unknown8
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown6
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo6
Irma IrmaAffiliation unknown6
Rahman RahmanAffiliation unknown5
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo5
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo4
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo4
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Riska JalilAffiliation unknown3
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Putu Eka ErawanAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Hilda HarunAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Sri Tungga DewiAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo1
Ismawati IsmawatiUniversitas Halu Oleo1
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI ERA NEW NORMAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Alda, Putri Awalya</dc:creator>
	<dc:creator>Yuniar, Nani</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">New normal atau normal baru adalah suatu cara hidup baru atau cara baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemi Covid-19 yang belum selesai. Provinsi Sulawesi Tenggara per tanggal 19 Agustus 2021 tercatat jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebesar 18.846 orang, terkonfimasi sembuh sebesar 15.812 serta terkonfirmasi meninggal sebanyak 451 kasus. Kota Kendari  saat ini memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak dibanding kabupaten lainnya dengan jumlah kasus Covid-19 di Kota Kendari sebanyak 8.993 kasus, 7.532 pasien sembuh, dan 172 pasien meninggal dunia. Upaya untuk mencegah petugas kesehatan terinfeksi COVID-19 adalah dengan mematuhi praktik pencegahan dan pengendalian infeksi. Upaya ini meliputi pengendalian administratif, lingkungan,teknik/engineering dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat. Penggunaan APD dibutuhkan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan dengan aman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) di era new normal sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Sulawesi Tenggara 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan baik (97.4%) dan pengetahuan cukup (2.6%), sikap baik (83.1%), sikap cukup (6.8%), sikap kurang (10.2%), tindakan baik (47.1%), dan tindakan kurang (11.5%) . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penggunaan alat pelindung diri di era new normal pandemi Covid-19 serta memiliki sikap dan tindakan yang baik terhadap penggunaan alat pelindung diri di era new normal pandemi Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27401</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v2i3.27401</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27401/16042</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>