Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDOOLO KECAMATAN ANDOOLO KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 3 No. 1 (2022)

DOI
10.37887/jkl-uho.v3i1.27417
ISSN
2723-5203
Published
2022-08-25
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Dermatitis adalah peradangan kulit sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen dan faktor endogen menimbulkan gangguan klinis berupa efloresensi polimorfi dan keluhan gatal-gatal. Dermatitis termasuk kelompok penyakit yang sering dianggap enteng padahal termasuk 10 besar penyakit yang di derita masyarakat Indonesia. Prevalensi di kabupaten konawe selatan, pada tahun 2016 terrdapat 11,30% yang berobat ke puskesmas, pada tahun 2017 terdapat 16,45% yang berobat ke puskesmas dan pada tahun 2018 terdapat 16,49%. Sedangkan di puskesmasandoolo jumlah kasus penyakit kulit sebesar 934 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Andoolo yang berjumlah 96 orang dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel sanitasi lingkungan termasuk ketersediaan air bersih, kebersihan tempat tidur, ketersediaan sarana pembuangan air limbah, dan ketersediaan sarana pembuangan sampah ada hubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja puskesmas andoolo, p=0,000 (p˂0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan sanitasi lingkungan masyarakat dengan kejadian dermatis.

Collaboration network of the authors

40 authors · 282 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo10
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo9
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo7
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo7
Irma IrmaAffiliation unknown7
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown4
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Fikki PrasetyaAffiliation unknown3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Syawal Kamiluddin SaptaputaAffiliation unknown2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Fadilah SahdaUniversitas Halu Oleo1
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDOOLO KECAMATAN ANDOOLO KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Sapitri, Indah</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:creator>Harleli, Harleli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dermatitis adalah peradangan kulit sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen dan faktor endogen menimbulkan gangguan klinis berupa efloresensi polimorfi dan keluhan gatal-gatal. Dermatitis termasuk kelompok penyakit yang sering dianggap enteng padahal termasuk 10 besar penyakit yang di derita masyarakat Indonesia. Prevalensi di kabupaten konawe selatan, pada tahun 2016 terrdapat 11,30% yang berobat ke puskesmas, pada tahun 2017 terdapat 16,45% yang berobat ke puskesmas dan pada tahun 2018 terdapat 16,49%. Sedangkan di puskesmasandoolo jumlah kasus penyakit kulit sebesar 934 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Andoolo yang berjumlah 96 orang dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel sanitasi lingkungan termasuk ketersediaan air bersih, kebersihan tempat tidur, ketersediaan sarana pembuangan air limbah, dan ketersediaan sarana pembuangan sampah ada hubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja puskesmas andoolo, p=0,000 (p˂0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan sanitasi lingkungan masyarakat dengan kejadian dermatis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27417</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v3i1.27417</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27417/16055</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>