Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT ‎ JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA ‎

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jkl-uho.v4i3.46694
ISSN
2723-5203
Published
2023-12-30
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ‎ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan ‎sebanyak 1.989 kg hal ini dikarenakan jumlah limbah diruang covid-19 meningkat ‎dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, di tahun 2022 mengalami ‎penurunan jumlah limbah medis menjadi 447 kg. Penelitian ini bertujuan untuk ‎mengetahui pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah Sakit Jiwa Provinsi ‎Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian yaitu kepala ‎sanitasi rumah sakit, penanggung jawab pengelolaan limbah medis padat infeksius, ‎dan tenaga sanitasi. Penelitian di rumah sakit jiwa menghasilkan limbah, masing-‎masing ruangan telah di sediakan tempat sampah medis dan medis yang diberi label ‎infeksius dan non infeksius serta safety boox sebagai tempat pewadahan limbah ‎B3. Pewadahan sudah dilakukan untuk limbah medis padat infeksius yang ‎terkontaminasi maupun tidak terkontaminasi,digunakan tong sampah pijakan yang ‎anti tusuk,anti bocor,dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning yang ‎berlabelkan infeksius dan kantong plastik hitam untuk non infeksius.Kemudian ‎safety box untuk limbah benda tajam,pengumpulan limbah medis dilakukan oleh ‎penanggung jawab limbah medis padat infeksius dan tenaga sanitasi. Penelitian ‎menujukan bahwa dalam pengelolaan limbah medis sudah sesuai dengan ‎Kepmenkes Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 terkait dengan proses pemilahan ‎disediakan tempat sampah medis dan non medis serta safety box, pewadahan ‎digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk, bocor, dan anti air serta dilapisi ‎kantong plastik kuning berlabelkan limbah infeksiu dan non infeksius.kemudian ‎safety box untuk limbah B3.‎

Collaboration network of the authors

40 authors · 311 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irma IrmaAffiliation unknown12
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo11
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo11
Lymbran TinaAffiliation unknown9
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo8
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo8
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo7
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Sabril MunandarAffiliation unknown5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown5
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo5
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo5
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Rahman RahmanAffiliation unknown4
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo4
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Farit RezalAffiliation unknown2
Nur FajarAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
Indrawati IndrawatiSriwijaya University2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT ‎ JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA ‎</dc:title>
	<dc:creator>Febrianti, Febrianti</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ‎ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan ‎sebanyak 1.989 kg hal ini dikarenakan jumlah limbah diruang covid-19 meningkat ‎dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, di tahun 2022 mengalami ‎penurunan jumlah limbah medis menjadi  447 kg. Penelitian ini bertujuan untuk ‎mengetahui pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah Sakit Jiwa Provinsi ‎Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian yaitu kepala ‎sanitasi rumah sakit, penanggung jawab pengelolaan limbah medis padat infeksius, ‎dan tenaga sanitasi. Penelitian di rumah sakit jiwa menghasilkan limbah, masing-‎masing ruangan telah di sediakan tempat sampah medis dan medis yang diberi label ‎infeksius dan non infeksius serta safety boox sebagai tempat pewadahan limbah ‎B3. Pewadahan sudah dilakukan untuk limbah medis padat infeksius yang ‎terkontaminasi maupun tidak terkontaminasi,digunakan tong sampah pijakan yang ‎anti tusuk,anti bocor,dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning yang ‎berlabelkan infeksius dan kantong plastik hitam untuk non infeksius.Kemudian ‎safety box untuk limbah benda tajam,pengumpulan limbah medis dilakukan oleh ‎penanggung jawab limbah medis padat infeksius dan tenaga sanitasi. Penelitian ‎menujukan bahwa dalam pengelolaan limbah medis sudah sesuai dengan ‎Kepmenkes Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 terkait dengan proses pemilahan ‎disediakan tempat sampah medis dan non medis serta safety box, pewadahan ‎digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk, bocor, dan anti air serta dilapisi ‎kantong plastik kuning berlabelkan limbah infeksiu dan non infeksius.kemudian ‎safety box untuk limbah B3.‎</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/46694</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v4i3.46694</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/46694/19534</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>