Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli DAN GAMBARAN HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2021

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 2 No. 3 (2022)

DOI
10.37887/jkl-uho.v2i3.27397
ISSN
2723-5203
Published
2022-08-25
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) memiliki peranan penting dalam memastikan penyediaan air minum kepada konsumen melalui proses pengolahan air baku menjadi air minum yang siap untuk dikonsumsi sehingga masyarakat akan terhindar dari kemungkinan terkontaminasi bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan air. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan bahwa pada tahun 2020 total kasus penyakit diare yang dilayani di sarana kesehatan sebesar 21.246 kasus yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli dan gambaran higiene sanitasi DAMIU wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengembalian sampel menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini menujukkan dari 42 DAMIU terdapat 5 (11,9%) DAMIU yang positif ditemukan bakteri Escherichia coli dan Higiene sanitasi DAMIU dari 42 DAMIU terdapat 10 (23,8%) DAMIU yang tidak memenuhi syarat Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 karena memiliki nilai 70 dan terdapat 32 (76,2%) DAMIU yang memenuhi syarat Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 karena memiliki nilai ≥ 70. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas air minum yang ditinjau dari keberadaan bakteri Escherichia coli sebagian besar telah memenuhi syarat sesuai Permenkes RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 dan ditinjau dari higiene sanitasi DAMIU sebagian besar telah memenuhi syarat sesuai Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi DAMIU.

Collaboration network of the authors

40 authors · 214 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo12
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo8
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo7
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Lymbran TinaAffiliation unknown5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Titin ZumartinAffiliation unknown4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Rizal Adi SaputraUniversitas Halu Oleo2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Ernawati RambiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Reni MeliahsariAffiliation unknown2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Ni Wayan Eka NarayaniAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Venesa VenesaUniversitas Halu Oleo1
Nurnashriana JufriUniversitas Halu Oleo1
Kristianti MangngaUniversitas Halu Oleo1
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo1
Gledys Marsita M. KonggoasaUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nur NayaniUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli DAN GAMBARAN HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat MS, Muh. Taufik</dc:creator>
	<dc:creator>Karimuna, Siti Rabbani</dc:creator>
	<dc:creator>Nurmaladewi, Nurmaladewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) memiliki peranan penting dalam memastikan penyediaan air minum kepada konsumen melalui proses pengolahan air baku menjadi air minum yang siap untuk dikonsumsi sehingga masyarakat akan terhindar dari kemungkinan terkontaminasi bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan air. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan bahwa pada tahun 2020 total kasus penyakit diare yang dilayani di sarana kesehatan sebesar 21.246 kasus yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli dan gambaran higiene sanitasi DAMIU wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengembalian sampel menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini menujukkan dari 42 DAMIU terdapat 5 (11,9%) DAMIU yang positif ditemukan bakteri Escherichia coli dan Higiene sanitasi DAMIU dari 42 DAMIU terdapat 10 (23,8%) DAMIU yang tidak memenuhi syarat Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 karena memiliki nilai  70 dan terdapat 32 (76,2%) DAMIU yang memenuhi syarat Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 karena memiliki nilai ≥ 70. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas air minum yang ditinjau dari keberadaan bakteri Escherichia coli sebagian besar telah memenuhi syarat sesuai Permenkes RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 dan ditinjau dari higiene sanitasi DAMIU sebagian besar telah memenuhi syarat sesuai Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi DAMIU.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27397</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v2i3.27397</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/27397/16038</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>