Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN PENGGUNAAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA SOMBANO KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 1 (2023)

DOI
10.37887/jkl-uho.v4i1.43259
ISSN
2723-5203
Published
2023-08-22
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang salah satunya di Indonesia, karena masih sering muncul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali disertai dengan kematian tinggi, terutama bagian timur Indonesia. Sanitasi lingkungan yang kurang mendukung dapat menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir di Desa Sombano Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini ada 89 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Simple Random Sampling. Adapun pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan lembar kuesioner kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariate. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga (p-value = 0,024). Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih (p-value = 0,181). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga dengan kejadian diare. Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir.

Collaboration network of the authors

40 authors · 257 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo8
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo5
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Ambo SakkaAffiliation unknown4
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo3
Suhadi SuhadiAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
Melly ErdanaAffiliation unknown2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka MeiyanaAffiliation unknown2
Kurnia Wulan RamadhaniAffiliation unknown2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Syefira SalsabilaAffiliation unknown2
Aurel Amelia Putri TaohaAffiliation unknown1
Nurhijrianti AkibAffiliation unknown1
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo1
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown1
Iin AriantiAffiliation unknown1
Husnul KhatimahAffiliation unknown1
Indah Ade PriantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN PENGGUNAAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA SOMBANO KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Marsella, Marsella</dc:creator>
	<dc:creator>Irma, Irma</dc:creator>
	<dc:creator>Saptaputra, Syawal Kamiluddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang salah satunya di Indonesia, karena masih sering muncul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali disertai dengan kematian tinggi, terutama bagian timur Indonesia. Sanitasi lingkungan yang kurang mendukung dapat menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir di Desa Sombano Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini ada 89 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Simple Random Sampling. Adapun pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan lembar kuesioner kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariate. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga (p-value = 0,024). Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih (p-value = 0,181). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan jamban keluarga dengan kejadian diare. Tidak terdapat hubungan antara penyediaan air bersih dengan kejadian diare pada masyarakat pesisir.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/43259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v4i1.43259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/43259/18945</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>