Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN SUMBER POLUTAN DALAM RUMAH DAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURA PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONGGEDUKU KECAMATAN WONGGEDUKU KABUPATEN KONAWE TAHUN 2019

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 1 (2020)

DOI
10.37887/jkl-uho.v1i1.12611
ISSN
2723-5203
Published
2020-06-28
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Indonesia kasus Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selalu menempati urutan pertama penyebab kematian bayi, dan menempati urutan kedua penyebab kematian pada anak-anak dan remaja. ISPA merupakan penyebab utama morbiditas dan motalitas penyakit menular di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber polutan dalam rumah dan sanitasi fisik rumah dengan kejadian Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Wonggeduku Kabupaten Konawe tahun 2019. penelitian ini iyalah survei analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 95 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, tidak ada hubungan yang bermakna antara ventilasi (p-value= 0,419) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian (p-value= 0,006) dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pencahayaan alami rumah pada pagi hari (p-value= 0,248), pada siang hari (p-value= 0,704), pencahayaan pada sore hari (p-value=0,676) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubungan yang bermakna antara keberadaan anggota keluarga perokok (p-value= 0.008) dan penggunaan anti nyamuk bakar (p-value= 0,004) dengan kejadian penyakit ISPA

Collaboration network of the authors

40 authors · 231 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhadi SuhadiAffiliation unknown10
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown7
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo6
Rahman RahmanAffiliation unknown6
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown6
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo5
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Junaid JunaidAffiliation unknown3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown3
Irma IrmaAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Nurnajma Indah ArifAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Putu Eka ErawanAffiliation unknown2
Devi Safitri EffendyAffiliation unknown2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo1
Ismawati IsmawatiUniversitas Halu Oleo1
Mawaddatul WarahmaUniversitas Halu Oleo1
Indrayanti FauziahUniversitas Halu Oleo1
Nina SyukriyahAffiliation unknown1
Sulastri TahirAffiliation unknown1
Fitriyani FitriyaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN SUMBER POLUTAN DALAM RUMAH DAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURA PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH  KERJA PUSKESMAS WONGGEDUKU KECAMATAN WONGGEDUKU  KABUPATEN KONAWE TAHUN 2019</dc:title>
	<dc:creator>Hengki, Rasni</dc:creator>
	<dc:creator>Yuniar, Nani</dc:creator>
	<dc:creator>Fithria, Fithria</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia kasus Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selalu menempati urutan pertama penyebab kematian bayi, dan menempati urutan kedua penyebab kematian pada anak-anak dan remaja. ISPA merupakan penyebab utama morbiditas dan motalitas penyakit menular di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber polutan dalam rumah dan sanitasi fisik rumah dengan kejadian Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Wonggeduku Kabupaten Konawe tahun 2019. penelitian ini iyalah survei analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 95 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, tidak ada hubungan yang bermakna antara ventilasi (p-value= 0,419) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian (p-value= 0,006) dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pencahayaan alami rumah pada pagi hari (p-value= 0,248), pada siang hari (p-value= 0,704), pencahayaan pada sore hari (p-value=0,676) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubungan yang bermakna antara keberadaan anggota keluarga perokok (p-value= 0.008) dan penggunaan anti nyamuk bakar (p-value= 0,004) dengan kejadian penyakit ISPA</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/12611</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v1i1.12611</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/12611/8873</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>