Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

GAMBARAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN, DAN KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi PADA MINUMAN THAI TEA DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 1 (2023)

DOI
10.37887/jkl-uho.v4i1.43254
ISSN
2723-5203
Published
2023-08-22
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Minuman thai tea saat ini menjadi salah satu jenis minuman yang populer saat ini dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Minuman merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme juga menjadi salah satu mediator yang baik dalam penularan penyakit. Salah satu mikroorganisme yang menjadi kontaminan minuman adalah bakteri Salmonella typhi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2021 demam tifoid menempati urutan ke-9 dari 10 kasus terbesar dengan jumlah 1.628 kasus. Berdasarkan data puskesmas Poasia pada tahun 2022 tercatat sebanyak 191 kasus demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan, dan keberadaan bakteri Salmonella typhi pada minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 sampel minuman thai tea sebanyak 5 sampel positif mengandung bakteri Salmonella typhi dengan persentase 33,3% dan 10 sampel negatif bakteri Salmonella typhi dengan persentase 66,7%. Sebanyak 15 pedagang minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tidak memenuhi syarat dalam penerapan higiene sanitasi dengan persentase 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas minuman thai tea sebagian kecil tidak memenuhi syarat karena terdapat bakteri Salmonella typhi dan seluruh penjamah minuman thai tea tidak memenuhi syarat Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Higiene Sanitasi Makanan Jajanan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 272 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo11
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo10
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo8
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo5
Irma IrmaAffiliation unknown5
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo5
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Nurhayati HadjarUniversitas Halu Oleo3
Umar Ode HasaniAffiliation unknown3
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Niken PujirahayuUniversitas Halu Oleo2
Nurnaningsih HamzahUniversitas Halu Oleo2
Abigael KabeUniversitas Halu Oleo2
Rosmarlinasiah RosmarlinasiahUniversitas Halu Oleo2
Safril KasimUniversitas Halu Oleo2
Dewi fitrianiAffiliation unknown2
Davik DavikAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN, DAN KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi PADA MINUMAN THAI TEA  DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Marwah, Sitti</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Minuman thai tea saat ini menjadi salah satu jenis minuman yang populer saat ini dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Minuman merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme juga menjadi salah satu mediator yang baik dalam penularan penyakit. Salah satu mikroorganisme yang menjadi kontaminan minuman adalah bakteri Salmonella typhi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2021 demam tifoid menempati urutan ke-9 dari 10 kasus terbesar dengan jumlah 1.628 kasus. Berdasarkan data puskesmas Poasia pada tahun 2022 tercatat sebanyak 191 kasus demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene penjamah, sanitasi tempat pengolahan, dan keberadaan bakteri Salmonella typhi pada minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 sampel minuman thai tea sebanyak 5 sampel positif mengandung bakteri Salmonella typhi dengan persentase 33,3% dan 10 sampel negatif bakteri Salmonella typhi dengan persentase 66,7%. Sebanyak 15 pedagang minuman thai tea di Kecamatan Poasia Kota Kendari tidak memenuhi syarat dalam penerapan higiene sanitasi dengan persentase 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas minuman thai tea sebagian kecil tidak memenuhi syarat karena terdapat bakteri Salmonella typhi dan seluruh penjamah minuman thai tea tidak memenuhi syarat Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Higiene Sanitasi Makanan Jajanan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-08-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/43254</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v4i1.43254</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/43254/18941</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>