Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

STUDI DESKRIPTIF PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BENDA TAJAM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 4 (2021)

DOI
10.37887/jkl-uho.v1i4.18801
ISSN
2723-5203
Published
2021-06-20
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Pengelolaan limbah medis benda tajam di rumah sakit adalah suatu metode, teknik, atau proses untuk mengurangi dan meminimalisir bahaya yang ditimbulkan dari materi padat yang memiliki sudut kurang dari 90 derajat dan dapat menyebabkan luka iris atau tusuk tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan Limbah Medis Benda Tajam Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis benda tajam dalam hal pemilahan dan pewadahan telah sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/ dan pengumpulan/pengangkutan serta pengelolaan/pemusnahan limbah medis benda tajam belum memenuhi standar sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/2004 yaitu masih terdapat limbah yang berceceran di TPS saat pengemasan juga terdapat sebuah kantin yang berjarak kurang dari 10 meter dari lokasi TPS, pengangkutan limbah medis benda tajam tidak menggunakan APD lengkap sehingga masih ditemukan beberapa petugas pengangkut limbah yang hanya menggunakan masker pada saat pengangkutan limbah. Alat pemusnahan limbah rumah sakit yaitu incenerator tidak digunakan karena belum memiliki izin operasional sehingga pemusnahannya melibatkan pihak rekanan yaitu PT Hijau Asia Baru. Berat limbah medis benda tajam yang dihasilkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas tahun 2020 setiap bulan adalah 50-80 kg limbah medis benda tajam.

Collaboration network of the authors

40 authors · 286 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo12
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo11
Lymbran TinaAffiliation unknown9
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo7
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo7
Irma IrmaAffiliation unknown6
Sabril MunandarAffiliation unknown6
Suhadi SuhadiAffiliation unknown6
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo4
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Fifi Nirmala GAffiliation unknown4
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown4
Rahman RahmanAffiliation unknown3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Farit RezalAffiliation unknown2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Titin ZumartinAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Indrawati IndrawatiSriwijaya University2
ainurrafiq ainurrafiqAffiliation unknown2
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Rasma RasmaAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI DESKRIPTIF PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BENDA TAJAM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Ratna Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Karimuna, Siti Rabbani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelolaan limbah medis benda tajam di rumah sakit adalah suatu metode, teknik, atau proses untuk mengurangi dan meminimalisir bahaya yang ditimbulkan dari materi padat yang memiliki sudut kurang dari 90 derajat dan dapat menyebabkan luka iris atau tusuk tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan Limbah Medis Benda Tajam Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis benda tajam dalam hal pemilahan dan pewadahan telah sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/ dan pengumpulan/pengangkutan serta pengelolaan/pemusnahan limbah medis benda tajam belum memenuhi standar sesuai dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No.1204/Menkes/SK/X/2004 yaitu masih terdapat limbah yang berceceran di TPS saat pengemasan juga terdapat sebuah kantin yang berjarak kurang dari 10 meter dari lokasi TPS, pengangkutan limbah medis benda tajam tidak menggunakan APD lengkap sehingga masih ditemukan beberapa petugas pengangkut limbah yang hanya menggunakan masker pada saat pengangkutan limbah. Alat pemusnahan limbah rumah sakit yaitu incenerator tidak digunakan karena belum memiliki izin operasional sehingga pemusnahannya melibatkan pihak rekanan yaitu PT Hijau Asia Baru. Berat limbah medis benda tajam yang dihasilkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas tahun 2020 setiap bulan adalah 50-80 kg limbah medis benda tajam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/18801</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v1i4.18801</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/18801/12068</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>