Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMARAYA KOTA KENDARI

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 4 (2021)

DOI
10.37887/jkl-uho.v1i4.18797
ISSN
2723-5203
Published
2021-06-20
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tuberkulosis (TBC) paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan bronkus. Penyakit ini menyebar dan di tularkan melalui udara ketika orang yang terinfeksi tuberkulosis paru batuk, bersin, berbicara atau meludah. Dimana untuk penderita Tuberkulosis Paru BTA Positif pada tahun 2018 sebanyak 159 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2019. Metode penelitian yang di gunakan Penelitian survei yang bersifat deskriptif observasional dengan metode pendekatan case control study, metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelembaban rumah (=0,012) dan suhu rumah (= 0,004) dengan kejadian TB Paru BTA Positif, tidak terdapat hubungan antara ventilasi rumah (= 0,866), kepadatan hunian ( = 0,308), pencahayaan ( = 0,860), jenis lantai ( =0,729), jenis dinding ( = 0,494) dengan kejadian TB paru BTA positif. Kesimpulan penelitian ini ialah ada hubungan antara variabel kelembaban rumah dan suhu rumah dengan kejadian TB paru BTA positif dan tidak ada hubungan antara variabel ventilasi rumah, kepadatan hunian, pencahayaan, jenis lantai dan jenis dinding dengan penyakit TB Paru BTA positif di Wilayah Kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari.

Collaboration network of the authors

40 authors · 192 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo10
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo6
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo4
Lymbran TinaAffiliation unknown4
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo4
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo3
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
Titin ZumartinAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Nisa IndallahUniversitas Halu Oleo2
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Ririn Ali RahminAffiliation unknown2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1
Nining Nur ThoyyebUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Ernawati RambiUniversitas Halu Oleo1
Azzahra Ayu Jelita MujahidinUniversitas Halu Oleo1
Nur NayaniUniversitas Halu Oleo1
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo1
Indrayanti FauziahUniversitas Halu Oleo1
Sitti AsmanurUniversitas Halu Oleo1
YasnaniAffiliation unknown1
Muh. Fadel Fitriansyah AswinUniversitas Halu Oleo1
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo1
Aulia MutmainnaAffiliation unknown1
Wa Ode Mitha Fatrisya SamsulAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF DI WILAYAH KERJA  PUSKESMAS KEMARAYA KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Muliyanti, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Karimuna, Siti Rabbani</dc:creator>
	<dc:creator>Saktiansyah, La Ode Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tuberkulosis (TBC) paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan bronkus. Penyakit ini menyebar dan di tularkan melalui udara ketika orang yang terinfeksi tuberkulosis paru batuk, bersin, berbicara atau meludah. Dimana untuk penderita Tuberkulosis Paru BTA Positif pada tahun 2018 sebanyak 159 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2019. Metode penelitian yang di gunakan Penelitian survei yang bersifat deskriptif observasional dengan metode pendekatan case control study, metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelembaban rumah (=0,012) dan suhu rumah (= 0,004) dengan kejadian TB Paru BTA Positif, tidak terdapat hubungan antara ventilasi rumah (= 0,866), kepadatan hunian ( = 0,308), pencahayaan ( = 0,860), jenis lantai ( =0,729),  jenis dinding ( = 0,494) dengan kejadian TB paru BTA positif. Kesimpulan penelitian ini ialah ada hubungan antara variabel kelembaban rumah dan suhu rumah dengan kejadian TB paru BTA positif dan tidak ada hubungan antara variabel ventilasi rumah, kepadatan hunian, pencahayaan, jenis lantai dan jenis dinding dengan penyakit TB Paru BTA positif di Wilayah Kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/18797</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v1i4.18797</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/18797/12064</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>