Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

ANALISIS KADAR FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KOTA KENDARI

Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 2 (2021)

DOI
10.37887/jkl-uho.v1i2.16592
ISSN
2723-5203
Published
2021-02-17
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, formalin merupakan bahan kimia yang di larang digunakan di dalam makanan karena bersifat karsinogen, menyebabkan depresi susunan saraf, kegagalan peredaran darah, kejang, tidak bisa kencing, muntah darah, dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Faktanya masih banyak produsen ikan asin yang menyalahgunakan formalin sebagai bahan tambahan makanan pada ikan asin dengan tujuan meningkatkan daya tahan dan mutu ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar formalin pada ikan asin yang terdapat pada 3 Pasar Tradisional Kendari, diidentifikasi dengan melalui uji kualitatif dan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif, menggunakan uji kualitatif dan uji kuantitatif. Hasil analisis kadar formalin menunjukan bahwa 3 dari 9 sampel mengandung formalin dimana semua jenis ikan yang positif adalah ikan teri, dengan kadar tertintinggi terdapat Pasar Tradisional Mandonga dengan kadar 31,000 ppm, 25,500 ppm, dan terendah terdapat pada Pasar Tradsional Baruga dengan kadar 14,500 ppm. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ikan asin yang dijual di 3 Pasar Tradisional Kendari pada Tahun 2019 positif mengandung formalin

Collaboration network of the authors

40 authors · 228 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo12
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo9
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo8
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo6
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo6
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo5
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Irma IrmaAffiliation unknown4
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo4
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo4
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo3
Riska JalilAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Mariana MarianaAffiliation unknown3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Meilany AmeliaAffiliation unknown2
Sri SusantyAffiliation unknown2
Nurna NingsihAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Ni Wayan Eka NarayaniAffiliation unknown2
Nurwiwin NurwiwinAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Hilda HarunAffiliation unknown2
Fillya Cahaya A. LatifAffiliation unknown2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Nurcahyani NurcahyaniAffiliation unknown2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Iksan AriansyahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KADAR FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL  KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Oheo, Djulita Dwisryatno</dc:creator>
	<dc:creator>Tosepu, Ramadhan</dc:creator>
	<dc:creator>Yasnani, Yasnani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan, formalin merupakan bahan kimia yang di larang digunakan di dalam makanan karena bersifat karsinogen, menyebabkan depresi susunan saraf, kegagalan peredaran darah, kejang, tidak bisa kencing, muntah darah, dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Faktanya masih banyak produsen ikan asin yang menyalahgunakan formalin sebagai bahan tambahan makanan pada ikan asin dengan tujuan meningkatkan daya tahan dan mutu  ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan  kadar formalin pada ikan asin yang terdapat pada 3 Pasar Tradisional Kendari, diidentifikasi dengan melalui uji kualitatif dan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif, menggunakan uji kualitatif dan uji kuantitatif. Hasil analisis kadar formalin menunjukan bahwa 3 dari 9 sampel mengandung formalin dimana semua jenis ikan yang positif adalah ikan teri, dengan kadar tertintinggi terdapat Pasar Tradisional Mandonga dengan kadar 31,000 ppm, 25,500 ppm, dan terendah terdapat pada Pasar Tradsional Baruga dengan kadar 14,500 ppm. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ikan asin yang dijual di 3 Pasar Tradisional Kendari  pada Tahun 2019 positif mengandung formalin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/16592</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jkl-uho.v1i2.16592</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:source>
	<dc:source>2723-5203</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jkl-uho.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jkl-uho/article/view/16592/11104</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>