Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

STUDI KEMAMPUAN LIGAN TRIETANOLAMIN UNTUK MEMISAHKAN ION LOGAM KADMIUM (Cd2+) DAN KROMIUM (Cr3+) SECARA EKSTRAKSI PELARUT

Gema Pendidikan · Vol. 29 No. 1 (2022) · pp. 1–16

DOI
10.36709/gapend.v29i1.22789
ISSN
2684-866X, 0854-9044
Published
2022-01-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui waktu optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin. 2) Mengetahui konsentrasi optimum pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin dan 3) Mengetahui efektivitas ion logam Cd2+ dan ion logam Cr3+ dalam membentuk kompleks dengan ligan trietanolamin. Pembentukan kedua kompleks dipengaruhi oleh waktu ekstraksi dan konsentrasi logam, sehingga dilakukan pemisahan menggunakan metode ekstraksi pelarut dengan variasi waktu ekstraksi yaitu 2,5; 5; 10; 15 dan 20 menit dan konsentrasi logam 5, 10, 15 dan 20 ppm. Berdasarkan hasil penelitian, waktu optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin terjadi pada waktu ekstraksi 15 menit dengan persen ekstraksi untuk larutan Cd2+ sebesar 68,93% dan larutan Cr3+ sebesar 74,26%.Konsentrasi optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin terjadi pada konsentrasi ekstraksi 10 ppm dengan persen ekstraksi untuk larutan Cd2+ sebesar 70% dan larutan Cr3+ sebesar 71,7 8%.Cr3+ lebih mudah terekstraksi dengan larutan ligan trietanolamin dibandingkan dengan larutan logam Cd2+ dalam membentuk senyawa kompleks dengan menggunakan metode ekstraksi pelarut.

Keywords

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
RAHMANPIU RAHMANPIUAffiliation unknown1
Harno HarnoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI KEMAMPUAN LIGAN TRIETANOLAMIN UNTUK MEMISAHKAN ION LOGAM KADMIUM (Cd2+) DAN KROMIUM (Cr3+) SECARA EKSTRAKSI PELARUT</dc:title>
	<dc:creator>La Harimu, La Harimu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Cd2+, Cr3+, Ligan Trietanolamin, Ekstraksi Pelarut</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui waktu optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin. 2) Mengetahui konsentrasi optimum pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin dan 3) Mengetahui efektivitas ion logam Cd2+ dan ion logam Cr3+ dalam membentuk kompleks dengan ligan trietanolamin. Pembentukan kedua kompleks dipengaruhi oleh waktu ekstraksi dan konsentrasi logam, sehingga dilakukan pemisahan menggunakan metode ekstraksi pelarut dengan variasi waktu ekstraksi yaitu 2,5; 5; 10; 15 dan 20 menit dan konsentrasi logam 5, 10, 15 dan 20 ppm. Berdasarkan hasil penelitian, waktu optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin terjadi pada waktu ekstraksi 15 menit dengan persen ekstraksi untuk larutan Cd2+ sebesar 68,93% dan larutan Cr3+ sebesar 74,26%.Konsentrasi optimum pembentukan pembentukan senyawa kompleks antara Cd2+ dan Cr3+ dengan larutan ligan trietanolamin terjadi pada konsentrasi ekstraksi 10 ppm dengan persen ekstraksi untuk larutan Cd2+ sebesar 70% dan larutan Cr3+ sebesar 71,7 8%.Cr3+ lebih mudah terekstraksi dengan larutan ligan trietanolamin dibandingkan dengan larutan logam Cd2+ dalam membentuk senyawa kompleks dengan menggunakan metode ekstraksi pelarut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-01-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GP/article/view/22789</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/gapend.v29i1.22789</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Gema Pendidikan; Vol 29, No 1 (2022): Januari, Gema Pendidikan; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2684-866X</dc:source>
	<dc:source>0854-9044</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GP/article/view/22789/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Gema Pendidikan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>