Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH PADA WILAYAH PESISIR TELUK KENDARI

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 2 No. 1 (2021)

Published
2021-02-20
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

ABSTRAKSalah satu kawasan di Kota Kendari yang pesat terjadi pertumbuhan pembangunan adalah kawasanpesisir teluk Kendari, pada kawasan ini banyak dibangun hotel, perumahan, restoran bahkan rumah sakit.Oleh karena itu diperlukan penelitian dan analisa yang lebih detail terhadap daya dukung tanah padakawasan tersebut. Untuk mengetahui besarnya daya dukung tanah di lapangan dapat dilakukan pengujiandaya dukung di antaranya dengan menggunakan alat dynamic cone penetrometer test (DPCT/sondir),dalam penelitian ini dilakukan pengujian daya dukung tanah dengan alat sondir di beberapa lokasi disekitar pesisir Teluk Kendari. Berdasarkan hasil analisis terhadap penelitian daya dukung tanah, dapatdisimpulkan yaitu bahwa hasil penyelidikan tanah pada pada keempat lokasi penelitian, untuk lapisantanah pada kedalaman 1-3 meter secara umum merupakan lapisan tanah lunak dengan nilai pembacaankonus (qc) berkisar antara 5-10 kg./cm2, sedangkan lapisan tanah pada kedalaman 3–10 meter merupakanlapisan tanah agak lunak hingga sedang/kaku dengan nilai pembacaan konus (qc) berkisar antara 10-60kg/cm2. Nilai daya dukung tanah pondasi telapak (dangkal) dengan kedalaman antara 1 - 3 meter danlebar telapak antara 1-3 meter berkisar antara 0,18-3,75 kg./cm2, nilai daya dukung tanah pondasisumuran dengan diameter 70 cm dan kedalaman hingga 1-5 meter berkisar antara 7,6 ton hingga 119,4ton, sedangkan nilai daya dukung tanah pondasi tiang pancang dengan dimensi tiang 25 cm x 25 cm padakedalaman 1-20 meter berkisar antara 2,0 ton hingga 84,9 ton.Kata kunci: daya dukung tanah, sondir, pembacaan konus

Collaboration network of the authors

40 authors · 151 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
sulha sulhaAffiliation unknown8
Umran SaritaAffiliation unknown5
Romy TalanipaUniversitas Halu Oleo5
Fathur Rahman RustanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka5
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo4
Baso MursidiAffiliation unknown4
Fitriah FitriahUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry4
Romy S. E. TamburakaAffiliation unknown3
Anafi MinmahddunUniversitas Halu Oleo3
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown3
RIdwansyah NuhunAffiliation unknown3
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo2
Tryantini Sundi PutriAffiliation unknown2
Muh. Handy Dwi AdityawanUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad Al MurshalatAffiliation unknown2
Muhammad SidiqAffiliation unknown2
Ahmad Syarif SukriUniversitas Halu Oleo1
Rudi BalakaUniversitas Halu Oleo1
Reska Angjella MustarifAffiliation unknown1
Yuni Ikasari Arif RidangkaAffiliation unknown1
Fitriah Mas'udAffiliation unknown1
Sabil SabilAffiliation unknown1
Uchi MusdalifahAffiliation unknown1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Rismon RismonAffiliation unknown1
Randa PratamaUniversitas Sulawesi Tenggara1
Ramjan RamjanAffiliation unknown1
Romi TalanipaAffiliation unknown1
Masykur KimsanAffiliation unknown1
Jefryanto LondongsaluAffiliation unknown1
Jery ShandiAffiliation unknown1
Minsin SimatupangAffiliation unknown1
Sitti Kosma AsmatunAffiliation unknown1
Sepri KoloAffiliation unknown1
Mursalim Ninoy La OlaAffiliation unknown1
Ibnu RamadhanAffiliation unknown1
Erik AstrawanAffiliation unknown1
Salfin Adrian SyarifAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH PADA WILAYAH PESISIR TELUK KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Mustika, Wayan</dc:creator>
	<dc:creator>Sriyani, Rini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKSalah satu kawasan di Kota Kendari yang pesat terjadi pertumbuhan pembangunan adalah kawasanpesisir teluk Kendari, pada kawasan ini banyak dibangun hotel, perumahan, restoran bahkan rumah sakit.Oleh karena itu diperlukan penelitian dan analisa yang lebih detail terhadap daya dukung tanah padakawasan tersebut. Untuk mengetahui besarnya daya dukung tanah di lapangan dapat dilakukan pengujiandaya dukung di antaranya dengan menggunakan alat dynamic cone penetrometer test (DPCT/sondir),dalam penelitian ini dilakukan pengujian daya dukung tanah dengan alat sondir di beberapa lokasi disekitar pesisir Teluk Kendari. Berdasarkan hasil analisis terhadap penelitian daya dukung tanah, dapatdisimpulkan yaitu bahwa hasil penyelidikan tanah pada pada keempat lokasi penelitian, untuk lapisantanah pada kedalaman 1-3 meter secara umum merupakan lapisan tanah lunak dengan nilai pembacaankonus (qc) berkisar antara 5-10 kg./cm2, sedangkan lapisan tanah pada kedalaman 3–10 meter merupakanlapisan tanah agak lunak hingga sedang/kaku dengan nilai pembacaan konus (qc) berkisar antara 10-60kg/cm2. Nilai daya dukung tanah pondasi telapak (dangkal) dengan kedalaman antara 1 - 3 meter danlebar telapak antara 1-3 meter berkisar antara 0,18-3,75 kg./cm2, nilai daya dukung tanah pondasisumuran dengan diameter 70 cm dan kedalaman hingga 1-5 meter berkisar antara 7,6 ton hingga 119,4ton, sedangkan nilai daya dukung tanah pondasi tiang pancang dengan dimensi tiang 25 cm x 25 cm padakedalaman 1-20 meter berkisar antara 2,0 ton hingga 84,9 ton.Kata kunci: daya dukung tanah, sondir, pembacaan konus </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9765</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 2, No 1 (2019): Seminar Nasionar Teknologi Terapan Inovasi dan Rekayasa Teknologi</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9765/7058</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/9765/853</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>