Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng
Abstract
ABSTRAKTingginya tingkat kriminalitas di kawasan perkotaan merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatiankhusus dari pemerintah dan perencana. Kawasan rawan kriminalitas diketahui memiliki pola dan karakteristiklingkungan tertentu yang dapat mendorong terjadinya tindak kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaahpemenuhan parameter desain untuk kawasan rawan kriminalitas di kampung kota dengan area studi kasus KebonBibit, Bandung. Parameter desain yang ditelaah mengacu pada teori Crime Prevention Through EnvironmentalDesign (CPTED), yaitu access control, activity support, dan natural surveillance. Penelitian bersifat groundeddengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan wawancara terstrukturdengan pemilihan sampel secara bebas (non-random sampling). Temuan menunjukkan bahwa kawasan rawankriminalitas belum sepenuhnya memenuhi parameter desain berbasis CPTED, sehingga peluang terjadinya tingkatkriminalitas ditinjau dari keadaan lingkungan binaan di kawasan tersebut tergolong tinggi. Penelitian diharapkandapat diimplementasikan pada studi lanjutan desain perancangan kawasan yang bebas dari tindak kriminalitas.Kata Kunci: CPTED, kampung kota, kriminalitas, parameter desain
Collaboration network of the authors
13 authors ·
30 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.