Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

TELAAH PARAMETER DESAIN UNTUK KAWASAN RAWAN KRIMINALITAS DI KAMPUNG KOTA STUDI KASUS: RW 05 KEBON BIBIT, BANDUNG

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 1 No. 1 (2018)

Published
2018-12-27
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

ABSTRAKTingginya tingkat kriminalitas di kawasan perkotaan merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatiankhusus dari pemerintah dan perencana. Kawasan rawan kriminalitas diketahui memiliki pola dan karakteristiklingkungan tertentu yang dapat mendorong terjadinya tindak kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaahpemenuhan parameter desain untuk kawasan rawan kriminalitas di kampung kota dengan area studi kasus KebonBibit, Bandung. Parameter desain yang ditelaah mengacu pada teori Crime Prevention Through EnvironmentalDesign (CPTED), yaitu access control, activity support, dan natural surveillance. Penelitian bersifat groundeddengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan wawancara terstrukturdengan pemilihan sampel secara bebas (non-random sampling). Temuan menunjukkan bahwa kawasan rawankriminalitas belum sepenuhnya memenuhi parameter desain berbasis CPTED, sehingga peluang terjadinya tingkatkriminalitas ditinjau dari keadaan lingkungan binaan di kawasan tersebut tergolong tinggi. Penelitian diharapkandapat diimplementasikan pada studi lanjutan desain perancangan kawasan yang bebas dari tindak kriminalitas.Kata Kunci: CPTED, kampung kota, kriminalitas, parameter desain

Collaboration network of the authors

13 authors · 30 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fathia Ayunia MaulaniAffiliation unknown1
Shofura TsabitaAffiliation unknown1
Syifa Anggita Nur YudantiAffiliation unknown1
Nissa Aulia ArdianAffiliation unknown1
Tifany ClaudiaAffiliation unknown1
Kristina Andre AgungAffiliation unknown1
Grace NathaniaAffiliation unknown1
Nissa A. ArdiaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TELAAH PARAMETER DESAIN UNTUK KAWASAN RAWAN KRIMINALITAS DI KAMPUNG KOTA  STUDI KASUS: RW 05 KEBON BIBIT, BANDUNG</dc:title>
	<dc:creator>Cahyaningtyas, Mutia A.</dc:creator>
	<dc:creator>Tazkia, Anna M.</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriani, Tania</dc:creator>
	<dc:creator>Ekomadyo, Agus S.</dc:creator>
	<dc:creator>Ardiani, Nissa A.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKTingginya tingkat kriminalitas di kawasan perkotaan merupakan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatiankhusus dari pemerintah dan perencana. Kawasan rawan kriminalitas diketahui memiliki pola dan karakteristiklingkungan tertentu yang dapat mendorong terjadinya tindak kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaahpemenuhan parameter desain untuk kawasan rawan kriminalitas di kampung kota dengan area studi kasus KebonBibit, Bandung. Parameter desain yang ditelaah mengacu pada teori Crime Prevention Through EnvironmentalDesign (CPTED), yaitu access control, activity support, dan natural surveillance. Penelitian bersifat groundeddengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan wawancara terstrukturdengan pemilihan sampel secara bebas (non-random sampling). Temuan menunjukkan bahwa kawasan rawankriminalitas belum sepenuhnya memenuhi parameter desain berbasis CPTED, sehingga peluang terjadinya tingkatkriminalitas ditinjau dari keadaan lingkungan binaan di kawasan tersebut tergolong tinggi. Penelitian diharapkandapat diimplementasikan pada studi lanjutan desain perancangan kawasan yang bebas dari tindak kriminalitas.Kata Kunci: CPTED, kampung kota, kriminalitas, parameter desain</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5247</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 1, No 1 (2018): Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal (SNT2BKL)</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5247/3910</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/5247/300</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>