Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

STUDI KEHILANGAN HASIL PADA KEGIATAN TEBANG TEBU

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 2 No. 1 (2021)

Published
2021-02-20
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

ABSTRAKSProduktivitas gula diantaranya ditentukan oleh bobot tebu ditebang di lahan dan diangkut ke pabrik.Penebangan batang tebu sekaligus untuk pengeprasan seharusnya tepat di permukaan tanah. Padakenyataannya masih terdapat batang tebu tertinggal di atas permukaan tanah yang disebuttunggak/tunggul. Studi ini bertujuan menganalisis kehilangan tebu pada saat tebang. Tinggi tunggakdiukur masing-masing 50 tunggak dalam 10 kali kegiatan tebang. Bobot batang, nira, brix, dan rendemenbatang atas, tengah dan bawah dilakukan pada 20 contoh analisis. Rata-rata tinggi tunggak adalah 5,0cm. Kehilangan bobot tebu giling dari komponen tunggak adalah 26,9 ku/ atau setara dengan 228,6 kggula kristal putih per hektar. Satu musim giling 2018 PG Kebon Agung telah menebang 17.747 hektar, sehingga terdapat potensi meningkatkan produksi gula kristal putih sebesar 4.058 ton yang bernilai Rp 48,694 milyar. Nilai kehilangan tersebut sangat besar sehingga teknik tebang tebu yang tepat di ataspermukaan tanah untuk mengurangi kehilangan tebu perlu dikembangkan.Kata kunci: tunggak, nira, brix, gula kristal putih, rendemen

Collaboration network of the authors

7 authors · 16 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agung WibowoGunadarma University1
Putri PermatasariAffiliation unknown1
Joko WinarnoAffiliation unknown1
Sapja AnantanyuAffiliation unknown1
Suryono SuryonoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI KEHILANGAN HASIL PADA KEGIATAN TEBANG TEBU</dc:title>
	<dc:creator>Suwarto, Suwarto</dc:creator>
	<dc:creator>Setiawan, Alvyan Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKSProduktivitas gula diantaranya ditentukan oleh bobot tebu ditebang di lahan dan diangkut ke pabrik.Penebangan batang tebu sekaligus untuk pengeprasan seharusnya tepat di permukaan tanah. Padakenyataannya masih terdapat batang tebu tertinggal di atas permukaan tanah yang disebuttunggak/tunggul. Studi ini bertujuan menganalisis kehilangan tebu pada saat tebang. Tinggi tunggakdiukur masing-masing 50 tunggak dalam 10 kali kegiatan tebang. Bobot batang, nira, brix, dan rendemenbatang atas, tengah dan bawah dilakukan pada 20 contoh analisis. Rata-rata tinggi tunggak adalah 5,0cm. Kehilangan bobot tebu giling dari komponen tunggak adalah 26,9 ku/ atau setara dengan 228,6 kggula kristal putih per hektar. Satu musim giling 2018 PG Kebon Agung telah menebang 17.747 hektar, sehingga terdapat potensi meningkatkan produksi gula kristal putih sebesar 4.058 ton yang bernilai Rp 48,694 milyar. Nilai kehilangan tersebut sangat besar sehingga teknik tebang tebu yang tepat di ataspermukaan tanah untuk mengurangi kehilangan tebu perlu dikembangkan.Kata kunci: tunggak, nira, brix, gula kristal putih, rendemen</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9881</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 2, No 1 (2019): Seminar Nasionar Teknologi Terapan Inovasi dan Rekayasa Teknologi</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9881/7114</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/9881/905</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>