Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng
Abstract
ABSTRAKSaat ini, proses dekontaminasi zat radiaktif cair masih dilakukan secara manual sehingga berpotensimengontaminasi dan meningkatkan dosis akumulasi pekerja. Maka dari itu dibuat prototype robot berodayang dapat medeteksi kontaminan cair pada permukaan dan melakukan proses dekontaminasimenggunakan pengendali ATMEGA 2560. Proses pendeteksian kontaminasi dengan modul pencacahmenggunakan detektor GM Ludlum Model 44-7. Robot dirancang dengan dua mode operasi yaitu modeotomatis dengan memanfaatkan pembacaan empat buah sensor ultrasonik dan mode manual (remotecontrol using bluetooth) menggunakan aplikasi android Bluetooth Controller. Pada mode otomatis, robotmenyisir ruangan dengan pola paralel sambil mendeteksi keberadaan kontaminan, sedangkan pada modemanual, seluruh gerakan robot dikendalikan oleh aplikasi android Bluetooth Controller. Prosesdekontaminasi pada robot menggunakan metode usap hingga kontaminan berkurang ataupun hilang. Hasilpengujian menunjukkan bahwa robot mampu mendeteksi kontaminan menggunakan pola lintasan paraleldan melaukan simulasi proses dekontaminasi pada mode otomatis dengan tingkat keberhasilan 53,33%.Mode operasi manual menggunakan koneksi bluetooth dapat digunakan saat jarak robot dengan ponselpintar kurang dari 17 meter dengan tingkat keakuratan pengiriman karakter kendali adalah 100%. Hasilpenelitian ini diharapkan dapat membantu memudahkan pekerjaan pekerja terutama dalammendekontaminasi permukaan lantai. Kata kunci: prototype, robot beroda, kontaminasi, dekontaminasi, permukaan lantai, otomatis, bluetooth
Collaboration network of the authors
11 authors ·
23 co-authorship links
· 4 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Universitas Sulawesi Tenggara
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.