Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

GALAMPA IDENTITAS KERAMAHAN DALAM ARSITEKTUR SAPO TADA KALEDUPA

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 2 No. 1 (2021)

Published
2021-02-20
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

ABSTRAKMenurut Amos Rappoport (1981), arsitektur adalah ruang tempat hidup manusia yang lebih dari sekedarfisik, tapi juga menyangkut pranata-pranata budaya dasar. Pranata ini meliputi; tata alur kehidupan sosialdan budaya masyarakat, yang mewadahi dan sekaligus mempengaruhi arsitektur. Masyarakat Kaledupamemiliki tata alur dan budaya yang khas tercermin dalam interaksi masyarakatnya. Dalam melaksanakaninteraksinya, dibutuhkan ruang yang sepadan agar kebutuhan tata alur kehidupan sosial dan budayaterwadahi dengan baik. Sapo Tada merupakan wadah yang tidak hanya berfungsi sebagai pernaungan.Lebih dari itu, sapo tada memiliki hubungan yang erat dengan penghuninya dalam mengekspresikan nilaibudi dan tutur sapa. Setiap bagian ruang memiliki makna dan fungsi untuk mewujudkan asa. Galampaadalah salah satu bagian pertama yang akan menyapa para tamu yang datang. Penelitian ini bertujuanuntuk mengungkap dasar pembentukan galampa, bentuk dan type, fungsi sebagai bagian dari identitasrumah masyarakat kaledupa yang ramah. Data diperoleh dengan cara survey, pengukuran danpengamatan langsung, serta wawancara. Teknis analisis secara kualitatif deskriptif. Hasil analisismenunjukkan bahwa galampa menjadi sarana ekspresi tutur sapa masyarakat baik dalam kehidupansehari-hari maupun dalam tradisi adat istiadat. lebih dari itu galampa merupakan bentuk yang menjadiidentitas, bentuk dan ekspresi bangunan Sapo Tada Kaledupa yang khas.Kata kunci: galampa, identitas, keramahan, sapo tada

Collaboration network of the authors

40 authors · 98 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
M Arzal TahirAffiliation unknown13
Burhan SaidAffiliation unknown6
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown5
Aspin AspinAffiliation unknown3
SITTI ROSYIDAHAffiliation unknown2
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown2
ARIFIN ARIFINAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo1
Putri RamadhaniUniversitas Halu Oleo1
Asrullah TondasiUniversitas Halu Oleo1
Albert Rokky PalulunganUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Dede AgustinaAffiliation unknown1
Annas MarufAffiliation unknown1
Akbar MusibarAffiliation unknown1
Abdi Juryan LadiantoUniversitas Halu Oleo1
Weko Indira RomantiauliaAffiliation unknown1
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown1
santi santiAffiliation unknown1
Hapsarianty HapsariantyAffiliation unknown1
Nuzul Iqra MuhammadAffiliation unknown1
Kartika Damayanti NurAffiliation unknown1
Asri Andrias Herman BAffiliation unknown1
Rony RonyAffiliation unknown1
Satria WibowoAffiliation unknown1
Usman RianseAffiliation unknown1
Tufaila HemonAffiliation unknown1
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo1
Sitti AstijaAffiliation unknown1
Fajar SarananiAffiliation unknown1
Iswandi AkbarAffiliation unknown1
Weka WidayatiAffiliation unknown1
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown1
Anita IndriasaryAffiliation unknown1
Saban RahimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GALAMPA IDENTITAS KERAMAHAN DALAM ARSITEKTUR SAPO TADA KALEDUPA</dc:title>
	<dc:creator>Hasan, La Ode Amrul</dc:creator>
	<dc:creator>kadir, Ishak</dc:creator>
	<dc:creator>Ma'ruf, Annas</dc:creator>
	<dc:creator>Aulia, Weko Indira Romanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKMenurut Amos Rappoport (1981), arsitektur adalah ruang tempat hidup manusia yang lebih dari sekedarfisik, tapi juga menyangkut pranata-pranata budaya dasar. Pranata ini meliputi; tata alur kehidupan sosialdan budaya masyarakat, yang mewadahi dan sekaligus mempengaruhi arsitektur. Masyarakat Kaledupamemiliki tata alur dan budaya yang khas tercermin dalam interaksi masyarakatnya. Dalam melaksanakaninteraksinya, dibutuhkan ruang yang sepadan agar kebutuhan tata alur kehidupan sosial dan budayaterwadahi dengan baik. Sapo Tada merupakan wadah yang tidak hanya berfungsi sebagai pernaungan.Lebih dari itu, sapo tada memiliki hubungan yang erat dengan penghuninya dalam mengekspresikan nilaibudi dan tutur sapa. Setiap bagian ruang memiliki makna dan fungsi untuk mewujudkan asa. Galampaadalah salah satu bagian pertama yang akan menyapa para tamu yang datang. Penelitian ini bertujuanuntuk mengungkap dasar pembentukan galampa, bentuk dan type, fungsi sebagai bagian dari identitasrumah masyarakat kaledupa yang ramah. Data diperoleh dengan cara survey, pengukuran danpengamatan langsung, serta wawancara. Teknis analisis secara kualitatif deskriptif. Hasil analisismenunjukkan bahwa galampa menjadi sarana ekspresi tutur sapa masyarakat baik dalam kehidupansehari-hari maupun dalam tradisi adat istiadat. lebih dari itu galampa merupakan bentuk yang menjadiidentitas, bentuk dan ekspresi bangunan Sapo Tada Kaledupa yang khas.Kata kunci: galampa, identitas, keramahan, sapo tada</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9771</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 2, No 1 (2019): Seminar Nasionar Teknologi Terapan Inovasi dan Rekayasa Teknologi</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9771/7065</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/9771/859</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>