Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

FILOSOFIS DAN PERLETAKAN TIANG PETUMBU SEBAGAI KARAKTERISTIK PADA RUMAH MASYARAKAT ADAT DESA ABUKI KABUPATEN KONAWE

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 1 No. 1 (2018)

Published
2018-12-27
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

Desa Abuki merupakan kampung lama dan dulunya menjadi salah satu wilayah Kesultanan Padanguni KerajaanKonawe. Rumah di permukiman desa Abuki saat ini tidak lagi berbentuk rumah panggung sebagaimana sebelumpengungsian. Namun nilai-nilai budaya dalam pembangunan rumah masih dipertahankan. Salah satu nilai budayatersebut adalah tiang petumbu dalam konstruksi rumah. Bagaimana pemahaman masyarakat adat Desa Abuki saatini terhadap tiang petumbu dan perletakannya didalam konstruksi rumah menjadi pendorong untuk dilakukannyapenelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagi obyek tinjauan berdasarkan kelompok golongan, kemudiandilakukan wawancara, pengukuran dan sketsa, serta dokumentasi. Hasil dari pengumpulan data kemudiandianalisis secara kualitatif terkait nilai filosofis dan perletakan tiang petumbu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memahami nilai filosofis tiang petumbu sebagai pusat kekuatanrumah yang akan melindungi dan menyokong kesejahteraan hidup dan sangat erat kaitannya denganpenyelenggaraan kegiatan adat. Dari segi perletakan, tiang petumbu dianggap sebagai pusat rumah dengan aksispotongan melintang atau memanjang. Tiang petumbu selalu disekitar ruang keluarga dan ruang tidur orang tuayang merupakan ruang inti dalam melaksanakan kegiatan adat, selalu berada di bagian tengah dengan orientasi keTimur untuk rumah yang menghadap Utara - Selatan, dan orientasi ke sungai untuk rumah yang menghadap Timur– Barat. Tiang petumbu menjadi penyeimbang dalam pengembangan ruang dan menjadi karakteristik rumahmasyarakat adat Desa Abuki.Kata kunci: filosofis, perletakan, tiang petumbu, rumah, masyarakat adat

Collaboration network of the authors

40 authors · 128 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Halim HalimUniversitas Halu Oleo6
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown6
Jumadil NangiUniversitas Halu Oleo4
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown4
Ainussalbi Al IkhsanAffiliation unknown2
Try Sugiyarto SoeparyantoUniversitas Halu Oleo2
St Nawal JayaUniversitas Halu Oleo2
Dwi Rinnarsuri NoraduolaAffiliation unknown1
Natalis RansiUniversitas Halu Oleo1
Laode Muhamad TajidunUniversitas Halu Oleo1
Rommy SutantoAffiliation unknown1
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Isnawaty IsnawatyAffiliation unknown1
Muh YaminUniversitas Halu Oleo1
Aspin AspinAffiliation unknown1
Kadir KadirAffiliation unknown1
Muhammad Zakaria UmarAffiliation unknown1
Masfan AgusAffiliation unknown1
Siti Nawal JayaAffiliation unknown1
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo1
Herdianto HerdiantoAffiliation unknown1
Andi Mulk Rahim AkbarAffiliation unknown1
Muh. Miftahul FadliAffiliation unknown1
Muh. Jun SawalAffiliation unknown1
M Arzal TahirAffiliation unknown1
Wawan Jajang SupriyatnaAffiliation unknown1
Hapsa RiantyAffiliation unknown1
Ayu Ningtyas MandaremiAffiliation unknown1
Dui Buana MustakimaAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
SARFIN SARFINUniversitas Sulawesi Tenggara1
Muhammad Arzal TahirAffiliation unknown1
Putri Sri WangiAffiliation unknown1
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown1
Restu Dwiastuti SriwiartyAffiliation unknown1
LAODE ABDUL SYUKURUniversitas Halu Oleo1
LM Kasri LM KasriAffiliation unknown1
Weko Indira Romanti AuliaAffiliation unknown1
Yeyen Pricilia Tasya DaudAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FILOSOFIS DAN PERLETAKAN TIANG PETUMBU SEBAGAI KARAKTERISTIK  PADA RUMAH  MASYARAKAT ADAT DESA ABUKI KABUPATEN KONAWE</dc:title>
	<dc:creator>Faslih, Arman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Desa Abuki merupakan kampung lama dan dulunya menjadi salah satu wilayah Kesultanan Padanguni KerajaanKonawe. Rumah di permukiman desa Abuki saat ini tidak lagi berbentuk rumah panggung sebagaimana sebelumpengungsian. Namun nilai-nilai budaya dalam pembangunan rumah masih dipertahankan. Salah satu nilai budayatersebut adalah tiang petumbu dalam konstruksi rumah. Bagaimana pemahaman masyarakat adat Desa Abuki saatini terhadap tiang petumbu dan perletakannya didalam konstruksi rumah menjadi pendorong untuk dilakukannyapenelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagi obyek tinjauan berdasarkan kelompok golongan, kemudiandilakukan wawancara, pengukuran dan sketsa, serta dokumentasi. Hasil dari pengumpulan data kemudiandianalisis secara kualitatif terkait nilai filosofis dan perletakan tiang petumbu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memahami nilai filosofis tiang petumbu sebagai pusat kekuatanrumah yang akan melindungi dan menyokong kesejahteraan hidup dan sangat erat kaitannya denganpenyelenggaraan kegiatan adat. Dari segi perletakan, tiang petumbu dianggap sebagai pusat rumah dengan aksispotongan melintang atau memanjang. Tiang petumbu selalu disekitar ruang keluarga dan ruang tidur orang tuayang merupakan ruang inti dalam melaksanakan kegiatan adat, selalu berada di bagian tengah dengan orientasi keTimur untuk rumah yang menghadap Utara - Selatan, dan orientasi ke sungai untuk rumah yang menghadap Timur– Barat. Tiang petumbu menjadi penyeimbang dalam pengembangan ruang dan menjadi karakteristik rumahmasyarakat adat Desa Abuki.Kata kunci : filosofis, perletakan, tiang petumbu, rumah, masyarakat adat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">UHO</dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5263</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 1, No 1 (2018): Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal (SNT2BKL)</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5263/3898</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/5263/313</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>