Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

BETON KRIB POROUS SEBAGAI KONSTRUKSI PERLINDUNGAN DI BELOKAN SUNGAI

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 1 No. 1 (2018)

Published
2018-12-27
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

Beton porous atau beton non pasir (BNP) merupakan bentuk sederhana dari beton ringan yang dibuatdengan cara menghilangkan penggunaan agregat halus (pasir). Yaitu campuran antara semen, air, danagregat kasar. Batu split dari UD. Maju Jaya Stone Crusher Konda, Kab.Konawe Selatan adalahmaterial agregat kasar yang digunakan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik UHO dengantujuan penelitian untuk mengetahui hasil nilai kuat tekan, nilai porositas dan laju infiltrasi pada betonporous, serta bagaimana efektifitas (pengaruh) tipe beton porous jika dijadikan kontruksi krib sebagaiperlindungan di belokan sungai. Dengan melakukan perbandingan ukuran agregat serta variasiperbandingan semen dan agregat 1:4 dan 1:6. Hasil pengujian beton porous menunjukan bahwa nilaikuat tekan pada umur 28 hari lebih besar dibanding umur 14 hari pada campuran 1: 4 yaitu padaagregat kasar 1 - 2 cm dengan nilai 12,17 Mpa. Nilai porositas terbesar pada umur beton 28 hari denganvariasi campuran beton porous 1: 4 pada agregat kasar 0,5 – 1 cm dengan nilai 15,6 %. Semakin besarukuran agregat kasar maka semakin besar pula nilai laju infiltrasi dengan nilai 2804,71 inci/jam padaagregat kasar 2-3 cm, hal ini disebabkan karna pori pada agregat ini lebih besar dan mudah untukmeloloskan air. Berdasarkan mutu beton yang direncanakan yaitu 12 Mpa maka yang memenuhi syaratyaitu Beton Non Pasir 1: 4 pada agregat kasar 1 – 2 cm efektif dengan nilai 12,17 Mpa, porositas 9,1 %,dan laju infiltrasi 1487,76 inci/jam. Karena kelebihan yang dimiliki oleh beton porous (porousconcrete) memudahkan air untuk melewatinya sehingga pemasangan konstruksi krib tipe beton poroustersebut dapat meredam kecepatan aliran di belakang krib karena terjadinya gesekan dengan bagiankonstruksi krib. Oleh karena itu efektif digunakan pada daerah tikungan sungai dalam pengurangangerusan dan dapat memungkinkan adanya endapan sedimen yang terkandung dalam aliran.Kata Kunci: Krib, Beton Porous, Kuat Tekan, Laju Infiltrasi, Porositas

Collaboration network of the authors

40 authors · 197 co-authorship links · 13 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ranno Marlany RachmanAffiliation unknown12
Agustan AgustanUniversitas Halu Oleo9
Fathur Rahman RustanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka9
Adris Ade PutraAffiliation unknown8
La WelendoAffiliation unknown8
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo7
sulha sulhaAffiliation unknown6
Wayan MustikaAffiliation unknown4
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo4
Laode M Golok JayaAffiliation unknown4
Sitti Nurjannah AhmadAffiliation unknown4
Muriadin MuriadinUniversitas Halu Oleo4
Fitriah FitriahUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry4
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo3
Muh. Handy Dwi AdityawanUniversitas Halu Oleo3
Muh Thahir AzikinAffiliation unknown3
La Ode Muhamad Nurrakhmad ArsyadUniversitas Halu Oleo3
Baso MursidiAffiliation unknown3
RIdwansyah NuhunAffiliation unknown3
Uniadi MangidiAffiliation unknown3
Riswal KarammaHasanuddin University2
Thahir AzikinAffiliation unknown2
Primus SantosoUniversitas Halu Oleo2
Basrami Dwi PutraAffiliation unknown2
Erich Nov Putra RazakAffiliation unknown2
Prinob AksarUniversitas Halu Oleo2
Latif Budi SuparmaAffiliation unknown2
Uniadi MangidiUniversitas Halu Oleo2
Romi TalanipaAffiliation unknown2
Ridwan Syah NuhunUniversitas Halu Oleo2
Susanti DjalanteAffiliation unknown2
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo1
Nur Fajriah MuchlisUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">BETON KRIB POROUS SEBAGAI KONSTRUKSI PERLINDUNGAN DI BELOKAN SUNGAI</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Tryantini Sundi</dc:creator>
	<dc:creator>Ngii, Edward</dc:creator>
	<dc:creator>Mustarif, Reska Angjella</dc:creator>
	<dc:creator>Sriyani, Rini</dc:creator>
	<dc:creator>Sukri, Ahmad Syarif</dc:creator>
	<dc:creator>Talanipa, Romy</dc:creator>
	<dc:creator>Balaka, Rudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Beton porous atau beton non pasir (BNP) merupakan bentuk sederhana dari beton ringan yang dibuatdengan cara menghilangkan penggunaan agregat halus (pasir). Yaitu campuran antara semen, air, danagregat kasar. Batu split dari UD. Maju Jaya Stone Crusher Konda, Kab.Konawe Selatan adalahmaterial agregat kasar yang digunakan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik UHO dengantujuan penelitian untuk mengetahui hasil nilai kuat tekan, nilai porositas dan laju infiltrasi pada betonporous, serta bagaimana efektifitas (pengaruh) tipe beton porous jika dijadikan kontruksi krib sebagaiperlindungan di belokan sungai. Dengan melakukan perbandingan ukuran agregat serta variasiperbandingan semen dan agregat 1:4 dan 1:6. Hasil pengujian beton porous menunjukan bahwa nilaikuat tekan pada umur 28 hari lebih besar dibanding umur 14 hari pada campuran 1 : 4 yaitu padaagregat kasar 1 - 2 cm dengan nilai 12,17 Mpa. Nilai porositas terbesar pada umur beton 28 hari denganvariasi campuran beton porous 1 : 4 pada agregat kasar 0,5 – 1 cm dengan nilai 15,6 %. Semakin besarukuran agregat kasar maka semakin besar pula nilai laju infiltrasi dengan nilai 2804,71 inci/jam padaagregat kasar 2-3 cm, hal ini disebabkan karna pori pada agregat ini lebih besar dan mudah untukmeloloskan air. Berdasarkan mutu beton yang direncanakan yaitu 12 Mpa maka yang memenuhi syaratyaitu Beton Non Pasir 1 : 4 pada agregat kasar 1 – 2 cm efektif dengan nilai 12,17 Mpa, porositas 9,1 %,dan laju infiltrasi 1487,76 inci/jam. Karena kelebihan yang dimiliki oleh beton porous (porousconcrete) memudahkan air untuk melewatinya sehingga pemasangan konstruksi krib tipe beton poroustersebut dapat meredam kecepatan aliran di belakang krib karena terjadinya gesekan dengan bagiankonstruksi krib. Oleh karena itu efektif digunakan pada daerah tikungan sungai dalam pengurangangerusan dan dapat memungkinkan adanya endapan sedimen yang terkandung dalam aliran.Kata Kunci : Krib , Beton Porous, Kuat Tekan, Laju Infiltrasi, Porositas</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5271</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 1, No 1 (2018): Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal (SNT2BKL)</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5271/3930</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>