Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

PERBANDINGAN NILAI VISUAL ANALOG SCALE (VAS) ANTARA PEMBERIAN ASAM MEFENAMAT PERORAL PRE DAN POST SIRKUMSISI

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 2 No. 1 (2021)

Published
2021-02-20
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

ABSTRAKSirkumsisi akan menimbulkan nyeri karena perlukaan pada kulit penis yang diakibatkan oleh prosesinflamasi. Nyeri post sirkumsisi bisa dikurangi dengan pemberian analgetik, salah satunya dengan asammefenamat peroral. Pemberian analgetik umumnya dilakukan setelah sirkumsisi. Pemberian analgetiksebelum dilakukan perlukaan untuk mengurangi nyeri pasca tindakan disebut Preemtive Analgesia.Intensitas nyeri pada anak diukur dengan VAS (Visual Analog Scale). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Perbandingan Nilai Visual Analog Scale (VAS) Antara Pemberian Asam Mefenamat PeroralPre dan Post Sirkumsisi. Penelitian ini termasuk quasi-experimental dengan model posttest design onlyyang dilakukan di Desa Pulowaru Kecamatan Basulutu, Kabupaten Konawe. Jumlah sampel padapenelitian ini adalah 36 sampel, yang terdiri dari 18 sampel yang diberikan asam mefenamat peroral 1jam sebelum sirkumsisi dan 18 sampel yang diberikan asam mefenamat peroral segera setelah sirkumsisi. Penilaian VAS dilakukan 1 jam, 2 jam dan 3 jam setelah sirkumsisi (T1, T2 dan T3). Nilai VAS T1 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral pre sirkumsisi lebih rendah dibanding nilai VAS T1 denganpemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai VAST2 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral pre sirkumsisi lebih rendah dibanding nilai VAST2 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig. (2-tailed) sebesar0,005. Nilai VAS T3 pasien dengan pemberian analgetik asam mefenamat pre sirkumsisi lebih tinggidibanding nilai VAS T3 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000.Nilai VAS kelompok yang diberikan asam mefenamat pre sirkumsisi lebih rendahdibandingkan dengan nilai VAS kelompok yang diberikan asam mefenamat post sirkumsisi pada T1 danT2, namun sebaliknya pada T3.

Collaboration network of the authors

10 authors · 16 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Iis Ainu RahmaAffiliation unknown1
Mario Polo WidjayaAffiliation unknown1
Muhammad RustamAffiliation unknown1
Zida MaulinaAffiliation unknown1
Raja Al FathAffiliation unknown1
Muh. Zainsa AsfarAffiliation unknown1
Andi Noor KholidhaAffiliation unknown1
Nabila ShaddadAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERBANDINGAN NILAI VISUAL ANALOG SCALE (VAS) ANTARA PEMBERIAN ASAM MEFENAMAT PERORAL PRE DAN POST SIRKUMSISI</dc:title>
	<dc:creator>Ali, Agussalim</dc:creator>
	<dc:creator>Widodo, La Ode Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKSirkumsisi akan menimbulkan nyeri karena perlukaan pada kulit penis yang diakibatkan oleh prosesinflamasi. Nyeri post sirkumsisi bisa dikurangi dengan pemberian analgetik, salah satunya dengan asammefenamat peroral. Pemberian analgetik umumnya dilakukan setelah sirkumsisi. Pemberian analgetiksebelum dilakukan perlukaan untuk mengurangi nyeri pasca tindakan disebut Preemtive Analgesia.Intensitas nyeri pada anak diukur dengan VAS (Visual Analog Scale). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Perbandingan Nilai Visual Analog Scale (VAS) Antara Pemberian Asam Mefenamat PeroralPre dan Post Sirkumsisi. Penelitian ini termasuk quasi-experimental dengan model posttest design onlyyang dilakukan di Desa Pulowaru Kecamatan Basulutu, Kabupaten Konawe. Jumlah sampel padapenelitian ini adalah 36 sampel, yang terdiri dari 18 sampel yang diberikan asam mefenamat peroral 1jam sebelum sirkumsisi dan 18 sampel yang diberikan asam mefenamat peroral segera setelah sirkumsisi. Penilaian VAS dilakukan 1 jam, 2 jam dan 3 jam setelah sirkumsisi (T1, T2 dan T3). Nilai VAS T1 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral pre sirkumsisi lebih rendah dibanding nilai VAS T1 denganpemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai VAST2 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral pre sirkumsisi lebih rendah dibanding nilai VAST2 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig. (2-tailed) sebesar0,005. Nilai VAS T3 pasien dengan pemberian analgetik asam mefenamat pre sirkumsisi lebih tinggidibanding nilai VAS T3 dengan pemberian analgetik asam mefenamat peroral post sirkumsisi, nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000.Nilai VAS kelompok yang diberikan asam mefenamat pre sirkumsisi lebih rendahdibandingkan dengan nilai VAS kelompok yang diberikan asam mefenamat post sirkumsisi pada T1 danT2, namun sebaliknya pada T3.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9717</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 2, No 1 (2019): Seminar Nasionar Teknologi Terapan Inovasi dan Rekayasa Teknologi</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/9717/7046</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/downloadSuppFile/9717/830</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>