Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Penjadwalan Perkuliahan dengan Pendekatan Evolutionary Algorithm (Studi Kasus: Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brwijaya)

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 1 No. 2 (2014) · pp. 78–82

DOI
10.25126/jtiik.201412115
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2014-10-30
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en

Abstract

Abstrak Untuk menyusun jadwal kuliah bukanlah sesuatu yang mudah karena terkait aturan-aturan yang ada. Penjadwalan perkuliahan jika dilakukan dengan cara manual tentu saja akan memakan waktu cukup lama. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk melakukan pendekatan menggunakan evolutionary algorithm untuk mempermudah dalam pembuatan jadwal kuliah dengan menerapkan aturan yang berlaku. Kromosom disusun dalam bentuk representasi string dengan susunan yang mewakili hari, jam perkuliahan, ruang dan gedung. Dari beberapa percobaan paremeter yang digunakan, diperoleh hasil optimal pada jumlah individu 100 dan peluang crossover sebesar 75%. Kata kunci: algoritma evolusi, algoritma genetik, penjadwalan mata kuliah. Abstract It is not an easy task to arange academic schedule because it is affected by many constraints. If this scheduling is done manually, it will consume many times. Therefore, this research tries to use the evolutionary algorithm approach to do schedulling by applying the applicable rules. Chromosomes are represented as string, which each of them consist of days, times, rooms, dan the buildings. From some experiments whisch are used in this research, optimal result obtained when use 100 individu in one population and 75% chance of crossover. Keywords: evolution algorithm, genetic algorithm, class scheduling

Collaboration network of the authors

35 authors · 72 co-authorship links · 5 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Satrio Hadi WijoyoUniversity of Brawijaya3
Fitra Abdurrachman BachtiarUniversity of Brawijaya3
Admaja Dwi HerlambangUniversity of Brawijaya2
Putra Pandu AdikaraUniversity of Brawijaya2
Aryo PinanditoUniversity of Brawijaya2
Tri Hadiah MuliawatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Reddy AlexandroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nathanael Victor DarenohUniversity of Brawijaya1
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Diana PurwitasariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wayan Firdaus MahmudyUniversity of Brawijaya1
Ghenniy RachmansyahUniversity of Brawijaya1
Raden Arief SetyawanUniversity of Brawijaya1
Issa ArwaniUniversity of Brawijaya1
Indra SyahputraUniversity of Brawijaya1
Fatmawati FatmawatiUniversity of Brawijaya1
Indriati .Affiliation unknown1
Anshar ZulhilmiUniversity of Brawijaya1
Muhammad Fathur Rahman KhairulUniversity of Brawijaya1
Zahra Asma AnnisaUniversity of Brawijaya1
Faiz Aulia Al FarisiUniversity of Brawijaya1
Naufal Fathirachman MahingUniversity of Brawijaya1
Alifi Lazuardi GunawanUniversity of Brawijaya1
Ahmad Foresta Azhar ZenUniversity of Brawijaya1
Multohadi HamzaturrazakUniversity of Brawijaya1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Candra DewiUniversity of Brawijaya1
Firman AfrialdyAffiliation unknown1
Firman AfrialdyAffiliation unknown1
Candra DewiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Penjadwalan Perkuliahan dengan Pendekatan Evolutionary Algorithm (Studi Kasus : Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brwijaya)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wicaksono, Satrio Agung</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiyawan, R. Arief</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiyawan, Budi Darma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hernawan, Ari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Perdana, Rizal Setya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">Abstrak Untuk menyusun jadwal kuliah bukanlah sesuatu yang mudah karena terkait aturan-aturan yang ada. Penjadwalan perkuliahan jika dilakukan dengan cara manual tentu saja akan memakan waktu cukup lama. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk melakukan pendekatan menggunakan evolutionary algorithm untuk mempermudah dalam pembuatan jadwal kuliah dengan menerapkan aturan yang berlaku. Kromosom disusun dalam bentuk representasi string dengan susunan yang mewakili hari, jam perkuliahan, ruang dan gedung. Dari beberapa percobaan paremeter yang digunakan, diperoleh hasil optimal pada jumlah individu 100 dan peluang crossover sebesar 75%. Kata kunci: algoritma evolusi, algoritma genetik, penjadwalan mata kuliah.  Abstract It is not an easy task to arange academic schedule because it is affected by many constraints. If this scheduling is done manually, it will consume many times. Therefore, this research tries to use the evolutionary algorithm approach to do schedulling by applying the applicable rules. Chromosomes are represented as string, which each of them consist of days, times, rooms, dan the buildings. From some experiments whisch are used in this research, optimal result obtained when use 100 individu in one population and 75% chance of crossover. Keywords: evolution algorithm, genetic algorithm, class scheduling</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2014-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/115</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.201412115</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 1 No 2: Oktober 2014; 78-82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 1 No. 2: Oktober 2014; 78-82</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.201412</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/115/pdf</dc:relation>
</oai_dc:dc>