Jurnal SINTA 2
Penentuan Upah Minimum Kota Berdasarkan Tingkat Inflasi Menggunakan Backpropagation Neural Network (BPNN)
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 2 No. 1 (2015) · pp. 34–40
- ISSN
- 2528-6579, 2355-7699
- Published
- 2015-12-05
- Publisher
- Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
- Language
- en
Abstract
Upah Minimum Kota (UMK) adalah sebuah standardisasi upah atau gaji karyawan atau pegawai untuk diterapkan diperusahaan baik itu BUMN, BUMS, maupun perusahaan lain yang berskala besar. Faktor yang mempengaruhi UMK sangat banyak dan beragam salah satunya adalah rata-rata inflasi pengeluaran dimana terdapat 8 kategori yang dipakai. Tulisan ini memaparkan penggunaan Backpropagation Neural Network (BPNN) untuk memprediksi besarnya UMK. Pada tahap uji coba data dibagi menjadi dua bagian yaitu data latih dan data uji, dimana data latih digunakan untuk mencari jumlah iterasi, jumlah hidden layer, dan nilai learning rate yang optimal. Pengujian data latih memberikan hasil yakni jumlah iterasi optimal diperoleh pada saat iterasi 80, sedangkan untuk jumlah hidden layer yang optimal adalah sebanyak satu hidden layer dan untuk nilai learning rate optimal yakni pada saat bernilai 0.8. Semua variabel yang diperoleh dikatakan optimal karena memiliki rata-rata MSE paling kecil dibandingkan dengan data lainnya. Hasil yang diperoleh saat data uji dengan menggunakan iterasi, jumlah hidden layer, dan nilai learning rate yang optimal didapatkan hasil MSE sebesar 0.07280534710552478.
Collaboration network of the authors
25 authors · 35 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- University of Brawijaya
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Syaiful Anam | University of Brawijaya | 3 |
| Yusuf Priyo Anggodo | University of Brawijaya | 2 |
| Firnanda Al Islama Achyunda Putra | University of Brawijaya | 1 |
| Fitri Utaminingrum | University of Brawijaya | 1 |
| Ida Wahyuni | University of Brawijaya | 1 |
| Hilman Nuril Hadi | University of Brawijaya | 1 |
| Rizal Setya Perdana | University of Brawijaya | 1 |
| Ghenniy Rachmansyah | University of Brawijaya | 1 |
| Ria Febriyana | University of Brawijaya | 1 |
| Vitara Nindya Putri Hasan | University of Brawijaya | 1 |
| Mohammad Zoqi Sarwani | University of Brawijaya | 1 |
| Luthfi Hidayat | University of Brawijaya | 1 |
| Rifki Setya Armanda | University of Brawijaya | 1 |
| Garsinia Ely Riani | University of Brawijaya | 1 |
| Fita Lathifatul Mu’asyaroh | Affiliation unknown | 1 |
| Agus Wahyu Widodo | University of Brawijaya | 1 |
| Diva Kurnianingtyas | University of Brawijaya | 1 |
| Muchammad Chandra Cahyo Utomo | University of Brawijaya | 1 |
| Adyan Nur Alfiyatin | University of Brawijaya | 1 |
| Candra Fajri Ananda | University of Brawijaya | 1 |
| Farhanna Mar’i | University of Brawijaya | 1 |
| Cleoputri Yusainy | University of Brawijaya | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.