Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

Integrasi Algoritma K-Means Dengan Bahasa SQL Untuk Klasterisasi IPK Mahasiswa (Studi Kasus: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya)

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 2 No. 2 (2015) · pp. 143–151

DOI
10.25126/jtiik.201522148
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2015-07-22
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en

Abstract

AbstrakSecara umum, aplikasi klasterisasi diimplementasikan di luar DBMS dengan mengambil data terlebih dahulu dari basisdata untuk disimpan sementara dalam variabel program (misal dalam sebuah array), kemudian baru dilakukan proses klasterisasi. Permasalahan waktu dan keamanan dalam pengambilan data dari DBMS dan besarnya data yang akan diklasterisasi mendorong metode lain dimana proses klasterisasi bisa langsung dilakukan di DBMS. Klasterisasi dilakukan dengan mengintegrasikan algoritma klasterisasi pada DBMS menggunakan bahasa SQL. Pada penelitian ini difokuskan pada perancangan dan pengimplementasian integrasi algoritma klasterisasi K-means pada Relational DBMS dengan menggunakan bahasa SQL. Proses klasterisasi dilakukan dengan studi kasus data akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer universitas Brawijaya dengan fitur IPK, sks tempuh, sks lulus dan semester. Berdasarkan hasil uji coba dataset akademik dengan variasi jumlah dimensi, jumlah klaster dan metode perhitungan jarak yang berbeda, telah didapatkan hasil pengklasteran data dengan benar. Berdasarkan hasil perhitungan kompleksitas waktu untuk tiap tahap implementasi K-means menggunakan SQL dan tanpa SQL, menunjukkan hasil kompleksitas waktu asimptotik yang sama dimana tahap menghitung euclidean distance membutuhkan kompleksitas waktu yang paling tinggi.Kata kunci: Clustering, K-means, SQL, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)AbstractGenerally, clustering implemented with taking data from database to be stored temporarily in a program variable (eg, in an array) then continue with clustering process. Direct clustering where the data is stored by integrating the clustering algorithm using the SQL language on the DBMS is proposed. In this study focused on the design and implementation of K-means clustering algorithm on a Relational DBMS using the SQL language. The clustering process carried out with a case study of GPA student in the Faculty of Computer Science University of Brawijaya. Based on results with a variety of dimensions, the number of clusters and different distance calculation methods, has obtained clustering data correctly. Based on time complexity to review each stage of the implementation K - means using SQL and without SQL, showing the same results of asymptotic time complexity where phase euclidean distance still requires the highest time complexity.Keywords: Clustering, K-means, SQL, GPA (Grade Point Average)AbstrakSecara umum, aplikasi klasterisasi diimplementasikan di luar DBMS dengan mengambil data terlebih dahulu dari basisdata untuk disimpan sementara dalam variabel program (misal dalam sebuah array), kemudian baru dilakukan proses klasterisasi. Permasalahan waktu dan keamanan dalam pengambilan data dari DBMS dan besarnya data yang akan diklasterisasi mendorong metode lain dimana proses klasterisasi bisa langsung dilakukan di DBMS. Klasterisasi dilakukan dengan mengintegrasikan algoritma klasterisasi pada DBMS menggunakan bahasa SQL. Pada penelitian ini difokuskan pada perancangan dan pengimplementasian integrasi algoritma klasterisasi K-means pada Relational DBMSdengan menggunakan bahasa SQL. Proses klasterisasi dilakukan dengan studi kasus data akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer universitas Brawijaya dengan fitur IPK, sks tempuh, sks lulus dan semester. Berdasarkan hasil uji coba dataset akademik dengan variasi jumlah dimensi, jumlah klaster dan metode perhitungan jarak yang berbeda, telah didapatkan hasil pengklasteran data dengan benar. Berdasarkan hasil perhitungan kompleksitas waktu untuk tiap tahap implementasi K-means menggunakan SQL dan tanpa SQL, menunjukkan hasil kompleksitas waktu asimptotik yang sama dimana tahap menghitung euclidean distance membutuhkan kompleksitas waktu yang paling tinggi. Kata kunci: Clustering, K-means, SQL, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)Abstract Generally, clustering implemented with taking data from database to be stored temporarily in a program variable (eg, in an array) then continue with clustering process.Directclustering where the data is storedby integrating the clustering algorithm using the SQL language on the DBMS is proposed.In this study focused on the design and implementation of K-means clustering algorithm on a Relational DBMS using the SQL language. The clustering process carried out with a case study of GPA student in the Faculty of Computer Science University of Brawijaya.Based on results with a variety of dimensions, the number of clusters and different distance calculation methods, has obtained clustering data correctly. Based on time complexity to review each stage of the implementation K - means using SQL and without SQL, showing the same results of asymptotic time complexity where phase euclidean distance still requires the highest time complexity. Keywords: Clustering, K-means, SQL, GPA (Grade Point Average)

Collaboration network of the authors

11 authors · 18 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adharul MuttaqinUniversity of Brawijaya1
Sabriansyah Rizqika AkbarUniversity of Brawijaya1
Rekyan RegasariUniversity of Brawijaya1
Budi Darma SetiawanUniversity of Brawijaya1
Raden Arief SetyawanUniversity of Brawijaya1
Satrio Agung WicaksonoUniversity of Brawijaya1
Admaja Dwi HerlambangUniversity of Brawijaya1
Widhy Hayuhardhika Nugraha PutraUniversity of Brawijaya1
Ghazian HamdiUniversity of Brawijaya1
Tsania DzulkarnainUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Integrasi Algoritma K-Means Dengan Bahasa SQL Untuk Klasterisasi IPK Mahasiswa (Studi Kasus: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arwani, Issa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id">AbstrakSecara umum, aplikasi klasterisasi diimplementasikan di luar DBMS dengan mengambil data terlebih dahulu dari basisdata untuk disimpan sementara dalam variabel program (misal dalam sebuah array), kemudian baru dilakukan proses klasterisasi. Permasalahan waktu dan keamanan dalam pengambilan data dari DBMS dan besarnya data yang akan diklasterisasi mendorong metode lain dimana proses klasterisasi bisa langsung dilakukan di DBMS. Klasterisasi dilakukan dengan mengintegrasikan algoritma klasterisasi pada DBMS menggunakan bahasa SQL. Pada penelitian ini difokuskan pada perancangan dan pengimplementasian integrasi algoritma klasterisasi K-means pada Relational DBMS dengan menggunakan bahasa SQL. Proses klasterisasi dilakukan dengan studi kasus data akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer universitas Brawijaya dengan fitur IPK, sks tempuh, sks lulus dan semester. Berdasarkan hasil uji coba dataset akademik dengan variasi jumlah dimensi, jumlah klaster dan metode perhitungan jarak yang berbeda, telah didapatkan hasil pengklasteran data dengan benar. Berdasarkan hasil perhitungan kompleksitas waktu untuk tiap tahap implementasi K-means menggunakan SQL dan tanpa SQL, menunjukkan hasil kompleksitas waktu asimptotik yang sama dimana tahap menghitung euclidean distance membutuhkan kompleksitas waktu yang paling tinggi.Kata kunci: Clustering, K-means, SQL, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)AbstractGenerally, clustering implemented with taking data from database to be stored temporarily in a program variable (eg, in an array) then continue with clustering process. Direct clustering where the data is stored by integrating the clustering algorithm using the SQL language on the DBMS is proposed. In this study focused on the design and implementation of K-means clustering algorithm on a Relational DBMS using the SQL language. The clustering process carried out with a case study of GPA student in the Faculty of Computer Science University of Brawijaya. Based on results with a variety of dimensions, the number of clusters and different distance calculation methods, has obtained clustering data correctly. Based on time complexity to review each stage of the implementation K - means using SQL and without SQL, showing the same results of asymptotic time complexity where phase euclidean distance still requires the highest time complexity.Keywords: Clustering, K-means, SQL, GPA (Grade Point Average)AbstrakSecara umum, aplikasi klasterisasi diimplementasikan di luar DBMS dengan mengambil data terlebih dahulu dari basisdata untuk disimpan sementara dalam variabel program (misal dalam sebuah array), kemudian baru dilakukan proses klasterisasi. Permasalahan waktu dan keamanan dalam pengambilan data dari DBMS dan besarnya data yang akan diklasterisasi mendorong metode lain dimana proses klasterisasi bisa langsung dilakukan di DBMS. Klasterisasi dilakukan dengan mengintegrasikan algoritma klasterisasi pada DBMS menggunakan bahasa SQL. Pada penelitian ini difokuskan pada perancangan dan pengimplementasian integrasi algoritma klasterisasi K-means pada Relational DBMSdengan menggunakan bahasa SQL. Proses klasterisasi dilakukan dengan studi kasus data akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer universitas Brawijaya dengan fitur IPK, sks tempuh, sks lulus dan semester. Berdasarkan hasil uji coba dataset akademik dengan variasi jumlah dimensi, jumlah klaster dan metode perhitungan jarak yang berbeda, telah didapatkan hasil pengklasteran data dengan benar. Berdasarkan hasil perhitungan kompleksitas waktu untuk tiap tahap implementasi K-means menggunakan SQL dan tanpa SQL, menunjukkan hasil kompleksitas waktu asimptotik yang sama dimana tahap menghitung euclidean distance membutuhkan kompleksitas waktu yang paling tinggi. Kata kunci: Clustering, K-means, SQL, IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)Abstract
Generally, clustering implemented with taking data from database to be stored temporarily in a program variable (eg, in an array) then continue with clustering process.Directclustering where the data is storedby integrating the clustering algorithm using the SQL language on the DBMS is proposed.In this study focused on the design and implementation of K-means clustering algorithm on a Relational DBMS using the SQL language. The clustering process carried out with a case study of GPA student in the Faculty of Computer Science University of Brawijaya.Based on results with a variety of dimensions, the number of clusters and different distance calculation methods, has obtained clustering data correctly. Based on time complexity to review each stage of the implementation K - means using SQL and without SQL, showing the same results of asymptotic time complexity where phase euclidean distance still requires the highest time complexity. Keywords: Clustering, K-means, SQL, GPA (Grade Point Average)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2015-07-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.201522148</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 2 No 2: Oktober 2015; 143-151</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 2 No. 2: Oktober 2015; 143-151</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.201522</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/148/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
</oai_dc:dc>